Rindrianie's Blog

2 tahun kemudian..

2 tahun lalu, saya membuat sebuah tulisan tentang sahabat saya sehari setelah farewell party-nya. Menstimulasi diri ini dengan mengajukan banyak pertanyaan menjadi apa-bagaimana-dimana saya akan berada 2 tahun kemudian. Mencoba mengkomparasi beliau dan saya 2 tahun mendatang.

2 tahun kemudian, beliau sudah menjadi seorang master dari salah satu universitas di Delft-Belanda, dengan gelar M.Sc di belakang namanya. Dan tak lama lagi, beliau akan memulai petualangan baru-nya bekerja -minimal- 2 tahun ke depan, di sebuah perusahaan bergengsi, di Jerman ! kabitapisan

Begitulah. Setiap manusia memiliki jalannya masing-masing tentu saja. Dan terkadang,  -sebagaimana rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau- jalan milik sahabat maupun orang-orang di sekitar kita ‘terlihat’ lebih menyenangkan. Sehingga (mungkin) membuat kita -saya maksudnya- menjadi tidak (baca : kurang) mensyukuri jalan yang sedang kita (=saya) tempuh. Ouch..

Pertemuan kembali dengannya semalam, sungguh mengingatkan saya atas pertanyaan-pertanyaan dulu, yang rasanya tidak terjawab dengan jelas hingga detik ini. Saya merasa belum menjadi apa-apa, saya merasa belum melakukan apa-apa, saya merasa belum ‘kemana-mana’.

Menyedihkan? Ya, sedikit. Memalukan? Mungkin. Menyesal? Entahlah. Kecewa? He-eh. Tetap bersyukur? -> Ahh… HARUS  saya jawab dengan kata YA 🙂

2 tahun kemudian. Ini lah saya. Begini lah saya. Disini lah saya. Alhamdulillah..

**Photo Note : 2 tahun kemudian bersama Jepun 🙂

Leave a Reply

%d bloggers like this: