Rindrianie's Blog

7 Tip Meningkatkan Konsentrasi saat Menulis

Pagi ini tiba-tiba saja menerima email dari nulisbuku.com. Cukup mengagetkan juga sih, secara ya, sebelum-sebelumnya (rasanya sih) saya belum pernah dikirimi email semacam demikian. Sempat bingung juga, karena isinya 7 tip meningkatkan konsentrasi saat menulis dari Michael Purdy. Biasanya kan paling kalau saya pesan buku di sana ya hehehehe.

Tapi berhubung tipsnya bagus, jadi saya share saja di sini, yes? Siapa tahu temas memerlukannya juga, fokusnya memang pada menulis cerita fiksi, tapi saya pikir bisa banget kok diaplikasikan untuk menulis apa pun, termasuk ngeblog.

Ini dia ketujuh tips tersebut:

1. Mengeliminasi gangguan sebelum mulai mengerjakan tulisanmu. Misalnya: email, twitter, HP, TV, dan lain-lain.

Ngaku deh, paling sering terdistraksi sama socmed kan ya? Saya sih iya hihihihi. Jadi kalau dikejar deadline, sudah bisa dipastikan saya akan puasa buka facebook, twitter dan teman-temannya. Pokoknya internet digunakan untuk membuka email dan google just in case  saya harus mencari referensi.

2. Selalu proaktif. Jangan menunggu mood datang. Ketika mendapat ide, tulislah. Bawalah catatan ke mana-mana. Jadi, ketika ingin menulis kamu bisa menorehkannya terlebih dahulu di sana.

Sejujurnya saya tidak pernah membawa catatan. Jika menemukan ide di tengah jalan, atau di mana pun yang tidak memungkinkan saya segera menuliskannya, maka saya hanya akan mengendapkannya di kepala :).

3. Bangun suasana menulis yang kondusif. Rapikan meja tulismu. Hiasi dindingmu dengan kover buku, penulis, atau kutipan-kutipan favorit yang bisa memotivasimu. Temukan waktu terbaik untuk menulis. Seperti apa tempat atau waktu yang paling menginspirasimu menulis?

Kalau saya sih, tergantung deadline ya. Mau di mana pun jadi deh kalau sudah dikejar si deadline itu hihihihi.

4. Buat deadline untuk tulisanmu. Proyek yang ujungnya tidak jelas akan lebih membuatmu lelah. Beri batas waktu pengerjaan naskahmu, tepati, dan selanjutnya kamu bisa pindah ke proyek menulis yang lain.

Kepengen no comment, tapi kok ya nggak bisa hahahaha. Maksud saya begini, mungkin ini tergantung karakter masing-masing. Misalnya saya, akan mati kebosanan kalau harus fokus mengerjakan satu naskah, baru beralih pada naskah lain jika si naskah sebelumnya sudah selesai. Karena saya memang tipe pembosan. Tapi tentu saja ‘beri batas waktu pengerjaan naskah’ itu tetap dilakukan, kalau nggak mah kapan beresnya atuh heuheu.

5. Berolahragalah secara teratur. Meski menulis terlihat sebagai pekerjaan yang tidak memeras keringat, justru di situlah tantangannya. Terlalu lama duduk dan memandang laptop bisa membuat tubuhmu lelah. Melakukan pemanasan sebentar bisa membuatmu duduk lebih nyaman. Berolahraga juga akan menghasilkan tubuh bugar yang bisa bertahan lebih lama ketika menulis.

Iya, ini penting banget! Saya pernah ya, satu hari itu banyak sekali deadline. Jadi yang biasanya disambi nyapu-nyusi baju-ngepel dan segala macam pekerjaan emak-emak itu, tidak saya lakukan. Teruuuuuus aja ngetik (ya sesekali minum-makan, pipis sih ya) meskipun berpindah-pindah tempat duduk. Besoknya beneran kaku lho punggung saya, harus panggil tukang urut segala macem karena sakitnya ampun-ampunan kalau rukuk atau sujud pas sholat :(.

6. Beri dirimu sendiri hadiah ketika mencapai target tertentu. Adanya hadiah bisa menjadi pemicumu untuk lebih sigap mengerjakan naskah.

Biasanya sih hadiah saya tidur, sederhana aja hahahaha.

7. Berubahlah. Ubah tempatmu menulis. Misalnya jalan-jalan ke sekitar rumah dan menulis di taman. Atau jika kamu biasa mengetik di laptop, cobalah untuk mengetik di buku tulis. Perubahan suasan bisa mengembalikan momen konsentrasimu yang sempat hilang, juga membuka persepsi baru atas cerita yang sedang kamu tulis.

Ini sering juga saya lakukan. Bawa laptop ke restoran, pesannya sih cuma cemilan sama minum, tapi ngetik berjam-jam sampai baterenya habis baru pulang hihihihi.

Nah, gimana tipsnya? Ada yang mau tambahin nggak? Eniwey, selamat menulis yaa 😉

0 Comments

  1. dey

    Duh, saya mah masih tergantung mood nih …

    Reply
  2. susanti dewi

    gak pernah ngasih hadiah buat diri sendiri hiks

    Reply
  3. dani

    Gw sekarang dah sebar tema-tema tulisan di blog Rin di google calendar. Jadi biar lebih termotivasi gitu. Hehehe.

    Reply
  4. Burhan

    Yep … proaktif. Saya suka yg ini. Paling gk jadikan nulis sebagai ritual. Entah 500 atau 1000 kata perhari. Saya suka analogi slh satu penulis perancis yg menganalogikan ide dgn keran air. Ide akan lebih mudah datang dan mengalir saat kita rajin membuka keran dgn rutin menulis.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Sepakat bgt sama analoginya mbak, kalo ga rajin berlatih ya tersendat deh ya

      Reply
  5. Nchie Hanie

    hadoohh..mood nya up n down

    makanya salut sama temen2 blogger yang aktif

    tapi beneran kadang kopdar selalu bikin ngeblog tambah cemungut eeaa

    Reply
    1. Orin (Post author)

      aktif ga atif sih Orin mah Teh *halah* hihihihi

      Reply
  6. omnduut

    Keren banget tipsnya. Dan emang bener sih (y)

    Reply
    1. Orin (Post author)

      hehehe…iya ya Om, bagus tipsnya

      Reply
  7. -n-

    Setuju bgt sama yg nomer 1.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      virus nomor 1 kyknya ya Mem *nyengir*

      Reply
      1. -n-

        Yoi. Awal2 mainan twitter, aku nyuekin blog…. ga posting blog sama sekali…. Sampe hampir 2 bulan 😆 kebayang dong, dari yg biasanya posting blog sehari sekali, at least 2 hari sekali.

        Reply
  8. yantist

    Sy juga dapat emailnya, Mbak. Tapi baru baca isinya di postingan ini. Di email di skip aja gitu 😀

    Reply
    1. Orin (Post author)

      hahaha….iya ya mbak Yanti, kalo bukan email yg ditunggu2 suka langsung skip aja 😀

      Reply
  9. liandamarta.com

    Cakep banget nih tips-tipsnya. Thanks for sharing mbaa.. Bisa diterapin juga ke blogging dan kalo ada lomba2 blog hihi

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Nah! penting bgt itu tuh buat pas ikut lomba ya, Lia hihihihi

      Reply
  10. Lia

    ternyata olah raga teratur bisa meningkatkan konsentras ya, cobain ah. Kalau mau nulis jangan wasapan trus rin :-p

    Reply
  11. rinasusantiesaputra

    duh no 1 nih saya mah godaannya….

    Reply
  12. agung

    iya sosmed itu muauh terbesar saat nulis
    karena pasti gatel buat ngecek TL

    Reply
  13. alrisblog

    Saya sambil menulis kadang dengerin musik supaya bisa lebih rileks. Kadang kalau senyap begitu ide gak keluar.

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: