Rindrianie's Blog

Aku Mau Sama Bapak

“Ikutlah dengan Om itu, Nak.”

“Aku mau di sini sama Bapak.”

“Jangan,  sama Bapak kamu makan aja susah, Om itu punya banyak makanan enak.”

“Aku mau sama Bapak.”

“Rumah Om itu bagus, bukan dari kardus, ngga akan kedinginan kalau hujan. ”

“Aku mau sama Bapak.”

“Kamu bisa sekolah kalau ikut Om itu, Nak.”

Aku berhenti merengek.

“Sekolah, Pak?” tanyaku takjub.

“Iya, Nak. Nanti kamu pakai seragam, punya banyak buku.”

“Baiklah.” Aku mau sama Bapak, tapi aku juga mau sekolah.

Bapak seperti menangis, Om gendut sumringah, dan aku merasa entah.

Setelah berpamitan, kulihat Om gendut menjejalkan amplop tebal ke saku kemeja Bapak.

***

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

0 Comments

  1. lovelyristin

    🙁 kok sedih ya… Hiks…

    Reply
  2. LJ

    perih..

    Reply
  3. eda

    dijual 🙁

    Reply
  4. Masya

    perih mbak 🙁

    Reply
  5. Baginda Ratu

    Astaghfirullah.. dadaku sesak, Rin.. :'(

    Reply
  6. Chrismana"bee"

    jangaann mauu sama om gendutt 😀

    Reply
  7. latree

    om gendut baik hati kok 😀

    Reply
  8. yeye

    Orinnn,,,, kunaon sih ceritana sedih2 mulu.. 🙁
    Yg gumbira atuh ceu 😀

    Reply
  9. Lidya

    pingin sekolah tapi tetap sama bapak ya

    Reply
  10. nyonyasepatu

    maksutnya dijual apa di adopsi 🙁

    Reply
  11. ranny

    khas teh orin ff nya ^.^
    miriss karena kemiskinan, anak dijual 🙁

    Reply
  12. ranny

    ff khas teh orin ^.^
    miris yaaah, karena kemiskinan jadi menjual anak 🙁

    Reply
  13. jampang

    kemaren banyak cerita aborsi anak, sekarang jual anak

    Reply
  14. Arman

    wuiiii bapaknya gak bener banget…

    Reply
  15. akhmad muhaimin azzet

    sekolah??
    hiks…!

    Reply
    1. akhmad muhaimin azzet

      masih sedih

      Reply
  16. riga

    hiks… 🙁

    Reply
  17. Mas Jier

    hikz

    Reply
  18. junioranger

    Sini Nak, Om bayar :))

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: