Rindrianie's Blog

AnaK 4L@Y G4UL

Semalam, suami saya iseng memindahkan channel TV ke acara infotainment super lebay (yup, yang host-nya Melaney Ricardo sama Ichsan Akbar ituh). Mau tau lebaynya bagaimana? Bayangkan saja, mereka membandingkan ketenaran Dek Justin Beiber yang baru manggung tempo hari itu, dengan fenomena Mas Briptu Chaiya chaiya!! Lebay pisan kaaan? hihihihihi

Dan liputan mengenai konser Justin Beiber itu memang cukup menarik perhatian saya. Bukaaaan, saya bukan fansnya si JB kok, walaupun kalau ada lagu dia ya ikut joget-joget juga (halah.. :P), biasa saja lah sayah mah sama dia. Oke, kembali ke hal yang menarik perhatian saya ya. Itu bukan karena fans Dek JB yang berteriak histeris-menangis-meraung di bandara Soeta, bukan konsernya yang sempat membuat macet sejak siang hari, juga bukan harga tiket konser yang berkali lipat dijual para calo. Akan tetapi, hasil wawancara para abegeh yang menonton konsep JB-lah yang membuat saya menulis postingan ini.

Saya lumayan sulit mengikuti apa yang para ABG ini katakan dalam sesi interview itu. Kenapa? Karena mereka menggunakan bahasa alay sodara-sodara! Tidak semua tentu, mungkin karena yang mampu menonton konser ini lebih banyak para ABG yang berasal dari keluarga menengah ke atas ya. Tapi tetap saja dalam wawancara yang saya tonton itu, saya merasa sebagai alien, berusaha berpikir keras apa yang anak-anak ini sampaikan, bahkan sempat bertanya “kenapa ga pake subtitle sih?” segala. Ups, saya ikutan lebay sepertinya ๐Ÿ˜€

Hal ini membuat saya teringat beberapa hari lalu mendapat sebuah telepon dari nomor yang tak dikenal. Saat saya angkat dan mengatakan “Hallo…” telepon langsung dimatikan. Lantas tak berapa lama ada sms dari nomor tadi yang bunyinya “HLO gHE PaiN NIe”. Betuuuulll, itu sms dari anak alaaaay!!! Uhuk, kenapa nyasar ke henpun tante cantik macam saya ya??

Dari para fans JB dan SMS nyasar itu, saya jadi berkhayal bagaimana dengan anak saya kelak ya? Bahasa macam apa yang akan mereka gunakan? Jika ‘jarak’ saya dengan para abegeh ini sekarang belum terlalu jauh tapi pemahaman saya terhadap mereka sedemikian sulit, lantas bagaimana nanti saat saya harus terhubung dengan anak-anak saya yang pastinya berjarak lebih jauh?

Hmm…berlebihan mungkin ya. Entahlah, mungkin karena saat saya abege dulu kami masih menggunakan bahasa yang sama dengan para orang tua kami, menjadikan saya sedikit ‘parno’ melihat fans JB dan SMS nyasar ini ๐Ÿ˜€

Semoga sahabat tidak punya masalah dengan para anak muda zaman sekarang seperti saya ya (sok tua banget gue hihihihi).

Happy Tuesday, Pals ๐Ÿ˜‰


PS : Maafkan jika judulnya sulit dibaca yaa ๐Ÿ™‚

0 Comments

  1. bundamahes

    akuwh sukkahhh postin94n niech!

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Hadeeuuhh… lieur bacanya Bun ๐Ÿ˜›

      Reply
  2. Lidya

    lieur baca tulisan Alay, kalau di blog tulisannya alay aku skip aja bacanya. komen aja hehehe

    Reply
    1. Orin (Post author)

      hahaha…. perhatian nih teman2, jgn ngeblog ber-alay ria, nanti ga dibaca mama Cal-Vin lhooo ๐Ÿ˜€

      Reply
  3. nia/mama ina

    hmmm bahasa alayy….darimana anak2 itu dapat bahasa sprti itu yachh….perlu dicari tahu nechh…trus minta bikinin kamusnya heuheuheu…….

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Persis mba Nia, sepertinya perlu ya kamus bahasa alay ๐Ÿ˜€

      Reply
  4. dewifatma

    Pernah juga dapet sms alay kyk gitu, duh..bikin migren.
    Padahal apa bagusnya yah, nulis kayak gitu? Bikin ribet sendiri menurut eyke. ๐Ÿ™‚

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Sepakaaattt, saya saja baru ngerti sms nyasar itu setelah 3x baca Mba hihihihi

      Reply
  5. Desita Hanafiah

    hwehehehe iyah, saya sering dapet sms dengan gaya alay dari anak sekolahan, ckckckc
    padahal tanpa mereka sadari hal tersebut mempersulit si pembaca.
    Salam Kenal mbak :D.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Buat mereka mungkin kita yg ga mengerti ini dianggap ga gaul ya Des he he

      Reply
  6. Kris

    Gak susah dibaca kok… dan lagi kalau sering dekat dan bicara sama anak-anak spt itu, dijamin tidak lama kemudian kita bakal ketularan spt mereka… alay gitu…. heheheheheheheheheehe…
    Salam kenal…

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Hmm..sepertinya harus dicari cara biar tetap dekat dengan mereka tanpa tertular jadi anak alay ya Kris ๐Ÿ˜‰

      Reply
  7. Adi Nugroho

    saya korban sms abg yang lebay, ampun gak bisa baca

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Toss dulu ah mas Adi ๐Ÿ˜‰

      Reply
  8. Pakde Cholik

    Setiap membuat kontes menulis selalu saya minta agar peserta tidak menggunakan tulisan dengan huruf 94ul karena bisa membuat pusing kepala juri.

    4n4k-4n4k j4m4n s3k4r4n9 m3m4n9 4n3h y444444444 nduk.

    Salam hangat dari Surabaya

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Hadeuuh, kebayang kecubung 3 warna versi alay gimana jadinya ya Pak Dhe hihihihi

      Reply
  9. guru rusydi

    saya aneh aja ngeliat anak2 alay sekarang. kok bisa ya berperilaku gitu. pengen terliat beda kali ya mereka

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya Pak Guru, kenapa ya mereka begitu? rasanya zaman saya abege ga gitu2 amat ๐Ÿ˜€

      Reply
  10. monda

    Yah namanya juga ababil..hi..hi..

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Waah…keren BunMon tau istilah ababil hihihihi… *coz temen kantorku yg masing ‘mas-mas’ ga tau ababil apaan ๐Ÿ˜€

      Reply
  11. Mechta

    rasanya tiap masa punya bahasa gaul masing2 ya…mungkin mereka juga akan kesrimpet-srimpet (ups..sori, yg ini bukan bhs alay lho…asli bahasa ibu, hehe) saat baca bahasa gaul era emak2 mereka, haha…

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya sih Auntie, mudah2an aja fenomena alay ini segera mereda ya ๐Ÿ˜€

      Reply
  12. Tiara Putri

    yang masih muda aja suka heran liat yang ngegunain bahasa alay, hhohho *maksudnya yang muda itu saya hhehe*
    salam kenal ^^

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Untunglah ga semua anak muda ber-alay ria ya he he.
      Terima kaish sudah mampir Tiara ๐Ÿ˜‰

      Reply
  13. Gaphe

    namanya juga anak-anak Rin, anggep aja hikmah.. *eh musibah dink. wakakakakak.
    mari menundukkan kepala memohon agar kita semua dijauhkan dari godaan alay-alay terkutuk

    Reply
    1. Orin (Post author)

      huahaha….suka dengan doanya mas Gaphe *tertunduk khusyu

      Reply
  14. bundadontworry

    dari dulu selalu ada bahasa gaul, sesuai dgn zamannya ya Rin,
    tapi kalau bahasa gaul yg nulis nya campur2 antara huruf besar dan kecil dgn angka…….
    ampuuuun deh, kliyeng2 bacanya ๐Ÿ™
    salam

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Betul Bun, apa karena anak2 sekarang lebih kreatif ya Bun? hiks..

      Reply
  15. ais ariani

    benul.. benull.. jadi mikir : besok kalau udah punya anak,
    pegimane bahasanya yah Teh?
    ah teteh.. kalau ada subtitle nya, kek nya bakal lebih seru
    hehehehehehe

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iyaaa…. mudah2an aja pas anak2 kita bahasa gaulnya ga se-alay sekarang ya *halah..

      Reply
  16. Prima

    aku gak bakat jadi alay.. padahal sudah berusaha, wkakakakakkka.. *plis deh prim…

    Reply
    1. bundadontworry

      Bagus Pim, nyadar ya gak cocok alay2an …… ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€
      mana ada alay yang seneng ngakak …….. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€
      alay tuh senengnya lenjeh2 gitzuu, weiceh ……. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€
      salam

      Reply
      1. Orin (Post author)

        Hihihihi…
        moral of the story : ngakak akan menghindarkan Anda dari godaan anak alay!
        Tengkyu Prim, Tengkyu Bunda Lily, saya bisa tersenyum setelah sepagian tadi ‘kusut’ ๐Ÿ˜€

        Reply
  17. Agung Rangga

    Selamat malam… 8)

    Ho-oh, saya juga pusing kalau teman-teman 4l@Y saya sms ke saya, nerjemahinnya aja butuh waktu 1 jam kak… ๐Ÿ˜ฅ

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Kamu ga usah ikut2an alay ya Dek!

      Reply
  18. maspri

    alay itu apa to arrtinya ga mudenhg aku heheh

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Ya yang begitu itu maspri, pokonya bikin puyeng hehehe

      Reply
  19. choirunnangim

    assalamu ‘alaikum…
    Ya sebagai anak muda saya merasa kebanyakan temen-temen hanya mengedepankan
    style, kepemilikan dan gaya bahasa britis.. biar dianggap orang gaul. padahal subtansinya nollll..
    yah itulah dampak globalisasi yang membuat si Anu di indonesia yang bermukim dipegunungan, bergaya kaya Mr X di LasVegas

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Wa’alaikumussalam..
      Semoga anak-anak mudah yg berpikiran seperti Choirun semakin banyak ya.. Amiiin

      Reply
  20. layungwengi

    aku malah ngebayangin ketemu blog yang tulisannya gaya alay, gimana ya cara bacanya?

    ah, bu orin tak perlu kuatir anak akan ketularan alay kalau sejak kecil dibiasakan membaca buku (dengan syarat bukunya jangan buku alay, hehe…). coba deh kalau anak-anak kirim sms dibiasakan pake eyd, jangan main singkat-singkatan karena toh sekarang biaya sms sudah murah meriah.

    waduh, maaf ya bu, kok kesannya aku malah nyeramahin aja, hehe…

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Waah…kalo ada blog berbahasa alay, skip aja Icen *pengikut mba Lid ๐Ÿ˜€

      Reply
  21. kamal

    wah… terpengaruh media TV ni hehe

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Sepertinya begitu ya ๐Ÿ™

      Reply
  22. Susi

    Selalu ada masanya, mbak. Seperti kita dulu juga menciptakan bahasa gaul agar generasi tua tidak tahu & tidak mengganggu. Biarkan saja sepanjang masih di jalur positif.
    *jadi terkenang dengan bahasa gaul yang sengaja kuciptakan untuk berkomusnikasi dengan Lia. masih ingatkah dia?*

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya sih mba Sus, makanya saya jg pengen ngerti, tapi ya itu, susaaaah, malah pusying sendiri ๐Ÿ˜€

      Reply
  23. mereka ngomong apa saja dalam sesi interview? ๐Ÿ˜€

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Nah, itu dia mba Er, saking ga mudengnya aku lupa apa aja yg mereka katakan hahahaha

      Reply
  24. Nchie

    Oriin..
    Emang 4n4k 469 s3k4r4n9 4la4 smu4 hihi..
    apa sih lokh..JB aku ga suka akh..
    mendingan Briptu ajah dweeh hahha..

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Ish, Teh Nchie bisaan uy berbahasa alay, ajarin laaaah *gubrak

      Reply
  25. Mabruri Sirampog

    satu hal yang saya lakukan kalau nemuin hal2 yg ginian.. “ABAIKAN”.. ๐Ÿ˜€

    Reply
    1. Orin (Post author)

      sepakaaat ๐Ÿ˜‰

      Reply
  26. lozz akbar

    saya enggak bisa bayangin jika saja bahasa alay semakin merajalela. semoga enggak merambah ke dunia blogging deh.. sebab saya takut jika banyak posting yang memakai tulisan alay nanti yang baca sulit menerjemahkannya. kan masih belum ada tuh Google translate veris alay hehe

    salam kenal Mbak

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Amiiiin… Jangan sampai ya mas, tapi mungkin nanti blogger alay punya komunitas ngeblog alay tersendiri mas *halah..

      Reply
  27. Asop

    Huahahahahaha~
    DAsar, menurut saya ke-alay-an ini merupakan suatu masalah. ๐Ÿ˜€
    Bukannya belajar menulis dan berbahasa indonesia dengan baik dan benar (formal dan baku), kok malah mengerti bahasa 4l4y??

    Benci banget saya…. ๐Ÿ˜† *sambil ketawa*

    Coba ambil contoh:

    โ€œHLO gHE PaiN NIeโ€

    Coba, makusdnya apaan?? ๐Ÿ˜›
    Repot amat untuk baca kayak gituan…. ๐Ÿ˜

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Aseli pusing emang, saya aja 3x baca baru ngeh maksud sms ituh ๐Ÿ™

      Reply
  28. bintangtimur

    Hehe, saya juga bingung dengan hebohnya anak-anak belia sekarang buat ngikutin trend. Lebay banget kayaknya ๐Ÿ˜›

    Masa-masa buat ngikutin trend alay kayaknya di penghujung SD dan SMP plus awal SMA. Mungkin…mungkin nih, seiring pertambahan usia mereka juga males nulis sms dengan kata-kata ribet kayak begitu.

    Orin, komen saya ini lebay dan super alay nggak?
    ๐Ÿ˜‰

    Reply
    1. Orin (Post author)

      hihihi… ngga alay kok Bu Ir, tapi tetap gaul :>

      Reply
  29. archer

    anak alay emang pada lebay haha

    Reply
    1. Orin (Post author)

      lebay surabay yak hihihihi

      Reply
  30. sedjatee

    ikut-ikutan alay RIn…
    oke lah… sesekali boleh kok…

    sedj

    Reply
    1. Orin (Post author)

      He he, ga ikutan ah mas, ga mudeng ๐Ÿ˜€

      Reply
  31. inge

    beritanya alay, penggunaan tulisan yg alay, bicara juga sepertinya semakin alay… duuuuh… apa donk yg g alay… blog blog kita aja kali mba’ yah yang nggak alay *ajakin toss*

    oia, masalah mengikutkan dua tulisan, nggak bisa mba’… tp kalau mau diganti dengan review buku yang lain bisa, yang diikutkan review yang terbaru… (yg memenuhi syarat yah :D)

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Toss dulu ah sm non inge ๐Ÿ˜‰
      Owh..begitu yah? baiklaaaah, sepertinya yg kmrn aja yg diikutkan, belum ada yg kelar lagi bukunya hihihihi

      Reply
  32. entik-ibunaikhsan

    saya sering banget dapat sms alay macem gitu dari asisten saya di rumah. Wes, kalao di sms, pasti mbalesnya pake bahasa gaul itu. Pusing saya..

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Nah itu ibuna Ikhsan, para asisten yg pengen gaul jadi ikutan alay deh ๐Ÿ™

      Reply
  33. choirul

    temen saya juga kadang sms begitu…. padahal aku udah nyoba ngirim biasa aja lho

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Waah…temenmu mungkin sudah menjadi alay sejati ya *halah..

      Reply
  34. mauna

    Setuju banget mbak orin… . aku juga ngrasain hal yang sama dengan para abege jaman sekarang. Makin sulit dimengerti saja bahasa mereka.
    Salam kenal

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Toss ah sama mba Mauna ๐Ÿ˜‰
      Makasih udah mampir mba..

      Reply
  35. Kakaakin

    12in…
    3lo m454k ph4 r3 n3?
    Hahahaha…

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Whoaa…. hebat Kaka bisa bahasa alay ih *takjub dan terpesona

      Reply
  36. Susan Noerina

    Itulah Cyiiinnn gw juga pengen nampolin dah anak2 abegeh jaman sekarang karena telah merusak keindahan tata bahasa Indonesia *jadi inget adek ipar gw yang setiap nulis sms dan pesen di Fb ke gw pake bahasa alay. Bikin pening kepala ajah bacanya!!*

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Jangan sampai Princess ikut2an ya Bu he he

      Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: