Rindrianie's Blog

Ayam Goreng

Berantem? Harus dunk, sepertinya malah aneh kalau tidak ada prosesi berantem sama suami ya #eh? qiqiqiqi.

Namapun dua orang manusia yang berbeda cara berpikir, karakter dan kepribadian, juga sudut pandang dalam melihat sesuatu, pasti ada saja perselisihan dan ketidaksepakatan. Dan seperti halnya tanaman, cinta pun sangat penting untuk tetap dirawat, dipupuk, dan diperhatikan *sotoy dot com*.

Salah satu solusinya bisa menggunakan konsep “agree to disagree” dimana masing-masing individu dibebaskan memilih keputusannya sendiri selama itu tidak merugikan pihak lain. Walaupun tentu saja ini tidak bisa diaplikasikan ke semua masalah.

Cara lain yang lebih ampuh mungkin adanya musyawarah untuk mufakat *haiyah…jadi kayak pelajaran PPKn :P*. Maksud saya adalah, komunikasi tidak boleh tidak dilakukan, walaupun tentunya perluΒ effort tersendiri untuk berkomunikasi dengan cara yang santun saat esmosi tingkat tinggi ya hehehe. Misalnya saja, walaupun sedang beradu argumen, saya dan Akang Matahari tetap memanggil satu sama lain dengan sebutan ‘Sayang, Honey, Beib” dan teman-temannya itu. Jadi tidak akan ada scene lempar-lemparan piring sambil saling berteriak dengan sebutan-sebutan aneh bin ajaib seperti di sinetron yang super lebay :D.

Silence is (not always) gold. Ini nih tipe berantem yang agak-agak susah ditaklukkan tapi entah kenapa justru yang paling sering dihadapi. Perang dingin! Saat marah, saya memang cenderung diam (karena kalau bicara malah jadi nangis *halah* qiqiqiqi). Dan Akang Matahari juga belakangan malah mengikuti jejak saya untuk marah dengan diam. Dalam acara diam-diaman ini, saya masih membuatkannya teh hangat di pagi hari, suami saya masih mencium kening saat pergi kerja, seperti normal tapi dilakukan tanpa kata. Berbahaya sekali kalau dibiarkan berhari-hari, walaupun terkadang gengsi juga ya untuk berbaikan duluan kalau memang tidak (merasa) bersalah *ups* qiqiqiqi.

Nah, untuk melumerkan perang yang terlanjur dingin begitu, biasanya saya menyiasatinya dengan memasak : ayam goreng! Iyaa…suami saya ini setipe dengan Ipin sang pecinta ayam goreng. Kalau sudah ada ayam goreng dan sambal terasi, sudah dipastikan si Akang ini senyum-senyum dan tidak marah lagi, lantas makan dengan lahap hihihihi. Jadi jimatnya cuma ayam goreng saja pemirsah! πŸ˜›

Satu hal yang penting dalam sebuah pernikahan -menurut saya- adalah, keikhlasan untuk menerima kelebihan dan kekurangan pasangan *tsaaah*, Karena memang tidak ada yang sempurna, bukan? Jadi putuskan saja untuk berbahagia bersama sang sahabat jiwa dalam ke(tidak)sempurnaan yang telah dipilihkanNYA πŸ™‚

_DSC0601

Tulisan ini diikutsertakan untuk GA dalam rangka launching blog My Give Away Niken Kusumowardhani

0 Comments

  1. niken kusumowardhani

    Wuiih, fotonya kereeen.. ehhh, salah fokus, qiqiqi

    Kayaknya ayam goreng Orin mantap punya nih, sampai bikin suami klepek-klepek. πŸ˜€

    Terima kasih ya Orin, tercatat sebagai peserta.
    ___
    Emang hobinya ayam goreng aja Bun hihihihi. Makasih yaa udh tercatat^^

    Reply
  2. titi esti

    Mauu doooong resep ayam gorengnyaaa…
    ___
    Pssttt…sebetulnya Orin pake bumbu instan doang Teh, entah kenapa katanya enak bgt qiqiqi

    Reply
  3. miss rochma

    oke pemirsah.. mari kita makan ayam goreng bersama-sama mbak orin dan akang matahari πŸ™‚
    ___
    yuk mariii

    Reply
  4. LJ

    terus belajar saling mengenal sampai akhir hayat,
    semoga cahayaNYA terus menyinari rumah tangga kalian berdua. aamiin.

    sukses wat kontesnya, Orin..!
    ___
    Aamiin…makasih doanya ya eMak cayaang

    Reply
  5. Insan Robbani

    Wah nanti jangan2 kalau si akang pengen matahari pengen ayam goreng pura2 marahan… hihihihihi…
    kasih sambelnya doang ya Rin
    ___
    hahahaha….bisa jadi ya mas πŸ˜›

    Reply
  6. Esti Sulistyawan

    Ayam goyeeeeng
    Kalo gak beda malah gak sedep mbak πŸ˜€
    ___
    he-eh, ga seru kalo semua serba sama ya mba he he

    Reply
  7. Erit07

    HAha,saya juga penggemar ayam goreng..
    ___
    Toss hehehe

    Reply
  8. Enny Mamito

    fotonya kereenn..dimana nih mb ?
    sukses GAnya yaa πŸ™‚
    ___
    Itu di Bromo mbak^^

    Reply
  9. Arman

    wah silence emang gak golden at all dah. harus diselesaikan dengan ngomong. kalo diem trus jadi dendem itu malah bahaya. πŸ˜€
    ___
    Iya mas, perang dingin emang lebih berbahaya ya

    Reply
  10. rinasusantiesaputra

    perselisihan memang bumbunya rumah tangga, klo abis ‘diem-dieman ‘ kan jadi kangen hehehe
    ___
    hahaha…iya bener Rin, klo biz berantem jd kangen ya *halah* qiqiqi

    Reply
  11. ronal

    Aku walaupun gak lagi ngambek mau bgt Orin kalo disuguhin Ayam goreng hehhe
    #Loooh
    ___
    Wani piro, Nal? hihihihi

    Reply
  12. yuniarinukti

    Sama deh, aku juga klo marah suka diem. Bisa ilang marahnya kalau diajak jalan-jalan ke Bromo πŸ˜€

    Reply
  13. chocoVanilla

    Suit…suiitt… judulnya: Cinta dalam Sepotong Ayam Goreng hahahaha….
    Sukses ya, Saay…
    ___
    berpotong2 dia makannya buCho, ga cukup satu potong #eh? qiqiqiqi

    Reply
    1. Wong Cilik

      ikut suit suit ah …
      ___
      ish…ikut2an ajah πŸ˜›

      Reply
  14. Lyliana Thia

    sama dong sama Vania… kalau susah makan ya sediain aja ayam goreng, hihihi… ^_^

    bersyukur selalu dengan hadiah yang telah Allah berikan untukmu, Rin.. πŸ™‚

    semoga sukses GA nya yah Rin πŸ™‚
    ___
    Waahhh…Vania jg penyuka ayam goreng toh hihihi. Aamiin, makasih mbak *ketjup*

    Reply
  15. myra anastasia

    ayam goreng Ipin eh ayam goreng cintah :p
    ___
    ahahahaha

    Reply
  16. mridwanpurnomo

    datang berkunjung….

    haih saya juga mau tuh ayam gorengnya. bisa dikirim ke sini?
    πŸ˜€

    Reply
  17. Lidya

    hebatan euy Orin bisa naik keatas mobil πŸ™‚

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: