Rindrianie's Blog

Belajar (Lagi)

Ini memang baru sebatas keinginan belaka. Tapi tidak ada salahnya mencoba kan ya?

Beberapa hari yang lalu seorang teman Little Stories mengirimi saya sebuah link berikut : http://dkj.or.id/berita/kelas-penulisan-cerita-anak-dkj-2017-bersama-reda-gaudiamo/ yang baru saya buka sekitar dua puluh menit sebelum saya (akhirnya) menulis postingan di blog yang sudah seperti kuburan ini halah hihihihi.

Singkatnya, tautan di atas adalah pengumuman bahwa tim DKJ akan mengadakan sebuah kelas menulis cerita anak, dan pengajarnya adalah Reda Gaudiamo!! Saya sudah cukup lama menjadi pengagum mbak Reda, sila baca review singkat saya untuk buku kumcer-nya yang berjudul Tentang Kita.

Sudah cukup lama juga saya tahu saya mengakui bahwa saya tidak bisa (dan mungkin tidak akan pernah bisa) menulis cerita anak dengan baik. Cerita anak itu … begitu kompleks karena harus sederhana. Blah! 😛 Bahkan, cukup lama saya mengubek-ubek blog ini, mencari cerita anak dari sekian banyak fiksi yang pernah saya tulis. Yahhh … Surat Ujang untuk Pak Presiden ini sepertinya lumayan juga sih ya muji diri sendiri hihihihi.

Eniwey, syarat mengikuti kelas penulis tersebut -tentu saja- adalah dengan mengirimkan minimal satu (maksimal 3 cerita) cerita anak. Duh, saya mah boro-boro punya 3 stok cerita anak, satu saja pun udah uyuhan sodara-sodara! hahahaha. Tapi ya begitulah, saya kan memang suka nekat ya, jadi si cerpen satu-satunya itu sudah saya kirimkan! Bukan, bukan surat si Ujang di atas, tapi cerita lain yang (mudah-mudahan sih) bisa dimasukkan kategori lumayan juga oleh tim DKJ hehehehe. Nothing to lose lah ya, meskipun saya sungguh berharap Dewi Fortuna memihak saya untuk bisa ikut kelas penulisan tersebut. Aamiin.

Tapi sungguh, saya kangen belajar lagi. Apalagi kemarin ini saya sempat latihan yoga di kampus, sempat melihat para mahasiswa yang tetap khusyu’ memerhatikan dosen di depan kelas meski di Sabtu sore yang ceria. Dan saya percaya usia bukanlah jadi batasan untuk belajar, toh hidup itu sendiri adalah sekolah seumur hidup, bukan? Eh, kenapa jadi sok-sokan berfilsafat begini ya hahahaha *abaikan.

Ya sudahlah ya. Mari kita sudahi saja postingan ini, bagi teman-teman yang ingin belajar lagi seperti saya, gih buruan kirimin cernak-nya, siapa tau nanti kita jadi teman sekelas, yes? 🙂

 

5 Comments

  1. Arman

    selamat belajar ya rin! 🙂

    Reply
  2. brizki

    semoga sukses dgn kelas menulisnya…

    Reply
  3. Ragil

    Coba buka situs guyonan, biasanya banyak tuh inspirasi buat bahannya terus tinggal nentuin arah ceritanya

    Reply
  4. Jalan-Jalan KeNai

    Semoga lancar belajarnya, ya 🙂

    Reply
  5. D I J A

    Assalamualaikum Tante Orin…
    apakabarnya???

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: