Rindrianie's Blog

[Berani Cerita #26] Gudang Kenangan

Bagiku, memasuki ruangan ini seperti berada di dalam mesin waktu, yang selalu berhasil membawaku berlayar ke masa itu, hari-hari dimana hidupku masih gemintang bersamanya, lelaki separuh sayap yang sanggup menemaniku terbang. Ah, mungkin terlalu berlebihan, tapi biarlah, setidaknya lelaki itu memang pernah bermakna demikian dalam hidupku. Maka aku akan masuk ke gudang ini untuk mengunjungi masa lalu, untuk kembali bercengkerama dengannya dalam kenangan dan angan-angan.

Setumpuk koran olahraga berjejalan di sebuah kardus, sebagian kertasnya sudah mulai menguning, menguarkan aroma debu yang segera membuatku bersin, berkali-kali. Dulu, aku sempat merasa cemburu pada koran-koran itu, pada para pesepak bola club anu yang bertanding di liga anu, pada jadwal-jadwal pertandingan olahraga anu di stasiun televisi anu, pada informasi-informasi atlet olahraga anu yang sedang anu. Bah, mengingatnya sekarang ini pun masih membuatku cemburu.

Tapi lelakiku itu selalu saja membeli koran terbaru dan membacanya hingga terkadang melupakanku. Membuatku kadang meradang mengajaknya perang, walaupun pada akhirnya, selalu saja dia berhasil membuatku kembali tersenyum.

Kardus berikutnya adalah CD musik yang selalu menemani lelaki itu saat bekerja di garasi, mengotak atik motor atau mobil kesayangannya. CD musik di kardus itu tidak beragam, hanya milik Dave Matthews dan John Mayer, dan dia begitu setia mengoleksi setiap albumnya. Membosankan, sekaligus membuatku merindu lelakiku itu saat tak sengaja mendengar lagu-lagu dari keduanya.

Tapi kemudian aku tahu, hanya pada Dave Matthews dan John Mayer lelaki itu bisa setia, tidak pada perempuan seperti diriku. Tapi tak apa, toh semua benda di gudang ini yang adalah miliknya dulu, telah dan akan menjadi milikku selalu.

Satu demi satu kardus aku sapa, menatap isinya hingga berlama-lama, seolah aku sedang bercakap dengan lelakiku itu seperti sebelum-sebelumnya.

Kardus berisi sepatu-sepatu.

Kardus berisi obeng-obeng

Kardus berisi baju-baju.

Kardus berisi foto-foto.

Kardus berisi buku-buku.

Hanya tinggal satu kardus lagi, kardus terakhir yang sengaja aku simpan di sudut, kardus kecil yang aku letakkan sedikit terpisah dengan kardus-kardus lainnya. Perlahan, aku buka kardus itu, di dalamnya masih tersimpan dalam diam, sebuah botol kecil berisi abu lelakiku. Aku menciuminya dengan cinta, seraya merapal sebaris doa untuknya di neraka. Yahh…seandainya saja dia tidak berselingkuh dariku, mungkin saat ini dia masih mendengarkan John Mayer kesukaannya seraya membaca koran olahraga seperti biasanya.

Note : 357 kata, sila klik bannernya untuk ikutan Berani Cerita yaa 😉

0 Comments

  1. jampang

    pembunuhan….

    pembunuhan juga yang jadi ide cerita saya di berani cerita kali ini 😀
    ___
    Toss ah BangRif he he

    Reply
  2. elfarizi

    Serem, ada pembunuhan *kabur*
    ___
    *kejar El*

    Reply
  3. fannywa

    Keren Mbak as usual 🙂
    ___
    Terima kasih ya^^

    Reply
  4. sari

    ngeriiii..
    ___
    ayo ngumpeeet hihihihi

    Reply
  5. riga

    sadis, tapi diceritakan dengan manis…. well..sadisnya baru ketahuan di akhir sih…tapi tetap manis… 🙂
    ___
    hahahaha….sadis yg manis, istilah baru tuh Bang, tengkyu ya 😀

    Reply
  6. Ryan

    ah… Mba Orin…
    moga gak ada yang selingkuh dari mba… kalau gak bakalan…
    ___
    hahahaha….sepertinya fiksi ini mesti dibaca suamiku ya mas #eh? qiqiqiqi

    Reply
  7. eksak

    Kalo nyeritain cowok pembunuh mungkin kurang kedenger sadis ea? Dan cerita cewek pembunuh emang selalu dapet nilai plus buat sadismenya! <== kursus = kurang suka sadisme.. Hehe
    ___
    Iya Sak, aku nulisnya jg ngeri, berdarah dingin gitu si aku ya *begidik sendiri* qiqiqiqi

    Reply
  8. jiah al jafara

    hadeh~
    berat
    ___
    Eh? ga bawa barbel kok dia Jiah hihihihi

    Reply
  9. myra anastasia

    sadis ceweknya hihi
    ___
    hihihi….iya mba sadis banged 😀

    Reply
  10. abi_gilang

    Sering koq klik banner-nya, tapi biasanya cuma ngintip cara bikin cerita ber-dialog di beranicerita.com :mrgreen: abis Orin jarang bikin tutorial-nya sih 🙂
    ___
    Ups….nyumput ah sieun ku akang hihihihi

    Reply
  11. herma1206

    mendingan selingkuhnya ama benda dari pada ama org ya mba..xixixi,,
    ___
    hehehehe

    Reply
  12. rina susanti

    gak nyangka endingnya , makin jago aja orin bikin fiksinya.
    ___
    waduh? tengkyu Rin^^

    Reply
  13. mamayara

    Dijamin akang Matahari nggak berani selingkuh, Rin.. he..he…
    ___
    hehehe…jangan lah ya Mam 😀

    Reply
  14. latree

    heu…
    ___
    apa maksutnyah mbak Laaaa? 😛

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: