Rindrianie's Blog

Berkumpul

Mamah maupun Bapak saya sama-sama lahir di Bandung. Garis keturunan Bapak semuanya berasal dari Bandung.  Sementara orang tua Mamah berasal dari Tasik dan Ciamis, yang pindah ke Bandung sejak mereka menikah, tapi kemudian nenek kembali ke Ciamis saat Kakek meninggal. Lantas kenapa kami sekeluarga akhirnya tersesat di Majalengka? Itu karena Bapak saya ditugaskan di sana saat menjadi PNS. Maka sejak saya masih bayi, kami sekeluarga berpetualang di Majalengka.

Menjadi keluarga pendatang seperti itu tentu ada suka dukanya. Dukanya adalah kami merasa sangat ‘sendirian’, tidak ada sanak saudara tempat berbagi. Apalagi dulu belum ada telepon ya, seperti terasing karena jarang sekali tahu kabar satu sama lain. Teteh sepupu yang menikah baru tahu sebulan kemudian, Uyut yang meninggal juga baru tahu saat Lebaran, hiks. Tapi kami menjalin persaudaraan baru dengan para tetangga-tetangga di sana. Apalagi saat masih nomaden belum punya rumah, kami sering berpindah-pindah rumah kontrakan, sehingga kami pun memiliki banyak sekali saudara tetangga. Dan bukankah saudara paling dekat adalah tetangga kita?

Sukanya adalah kami -saya terutama- memiliki tujuan berlibur. Waktu saya kecil, saat Lebaran pasti pulang ke Ciamis, dan kalau liburan sekolah biasanya saya akan berlibur ke Bandung, berpindah-pindah menginap dari satu saudara ke saudara lainnya di sana. Menyenangkan sekali, karena saya bisa pamer cerita ke teman-teman saat kembali bersekolah, dan sukses membuat mereka ngiri akibat tidak berlibur ke mana pun karena kakek nenek dan saudara-saudaranya semua berkumpul di situ hihihi…

Nah, bagaimana bisa mengundang kedua keluarga besar itu berkumpul di rumah kami? Jawabannya adalah kami harus menggelar hajatan alias pesta! Pada saat syukuran seperti itulah saudara-saudara saya dari berbagai penjuru halah :p akan datang berbondong-bondong tumpek blek di rumah kami yang imut-imut. Ramai, gegap gempita, penuh sesak, bahkan hingga para bapak-bapak terkadang harus menggelar karpet untuk tidur di teras 😀

Momen yang jarang sekali terjadi itu sangat membahagiakan. Terbayang lah ya bagaimana Mamah lembur (sebutan saya bagi nenek dari Mamah) bertemu dengan Uwa (kakak perempuan Bapak, nenek sudah lama sekali meninggal) bercerita tentang ini itu. Mamah saya yang seolah tidak pernah kehabisan energi untuk mengobrol dengan semua yang hadir. Bapak saya yang tertawa-tawa main catur sambil mengobrol dengan para lelaki lainnya. Belum lagi bocah-bocah yang pastinya riang gembira bertemu banyak teman seusia untuk lari-larian berkeliling rumah sambil berteriak-teriak. Pokoknya mah heboh kuadrat lah.

Mamah saya adalah anak sulung, dan saya menjadi cucu pertama di keluarga besar Mamah. Ketika saya ‘dilangkahi’ menikah 2 orang adik sepupu, maka pernikahan saya seolah menjadi agenda besar yang ditunggu-tunggu semua saudara. Dari keluarga besar Bapak juga begitu, sepupu dan keponakan saya yang lebih muda banyak yang cepat menikah. Dan hal itu pun menjadikan pernikahan saya bagaikan sebuah peristiwa besar yang dinantikan. Duh terharu 🙂

Begitulah, sebelum dan sesudah 19 September setahun lalu, keluarga besar dari Mamah dan Bapak menyempatkan diri datang ke Majalengka, dari Bandung, dari Ciamis, dari Bekasi. Entah kapan kedua keluarga besar itu berkumpul lagi di rumah kami, karena ketiga adik laki-laki saya sudah dikhitan, dan pernikahan adik perempuan saya  sepertinya masih sangat lama, dia baru kelas 2 SMU sodara-sodara hehehehe.

Persitiwa tersebut adalah satu dari sekian banyak moment to remember membahagiakan yang terjadi dalam kehidupan saya. Bagaimana denganmu teman? 😉

***

Happy anniversary ya mba, semoga bahagia selalu 🙂

0 Comments

  1. omman

    teH Orin se7 banget…walau jauh dari saudara tapi dekat dgn tetangga, jadilakan ‘tetangga saudara terdekat..kalau saling hormat-menghormati dan sayang-menyayangi, tetangga kita ‘lebih dari saudara.. 😛

    Orin : Iya Om, makanya hrs baik sm tetangga ya 😀

    Reply
  2. rina

    sudah lama dirikuw tak berkunjung di marih…. pa kabar mbak orin??….

    Orin : Hai mba Rin, aku baik2 sajaa *nyanyi* he he he

    Reply
  3. ~Amela~

    aaah,… kalau pas lagi kumpul keluarga besar pasti seru.. dan rame..
    ah teteh,.maaf ya nyama2in idenya.. ga sengaja itu teh,.. beneran deh 😀

    Orin : He-eh Mel, ruamai pokonya mah.
    hehehe…no problemo neng cantik, cari pangsit lg 😉

    Reply
    1. ~Amela~

      semoga segera ketemu pangsitnya ya teh 😀 *muach*

      Reply
  4. Fahrie Sadah

    Semoga suskes dengan giveawaynya..^^

    Orin : Terima kasih 🙂

    Reply
  5. mama hilsya

    meni rame nya Neng?

    Orin : pisan Teh he he

    Reply
  6. Mama Kinan

    Bener mbak..acara acara penting spt itu sangat berharga bagi keluarga yang menyebar kemana mana..menyatukan tali silahturahmi kembali…seperti misalnya pas moment lebaran seperti itu juga..:)
    semoga sukses give away-nya 🙂

    Orin : Iya mba, seru bgt deh kalo udh ngumpul begitu ya, menyenangkan^^

    Reply
  7. bundadontworry

    enak ya Rin, kalau punya keluarga besar pas bisa kumpul2 gitu.. 🙂
    semoga sukses ya Rin dikontesnya …
    salam

    Orin : Seru Bun, coz jarang2 bgt bisa ngumpul semua begitu 😀

    Reply
  8. kangmartho

    acara seperti ini biasanya menjadikan moment yg g terlupakan, namun terkadang diantara kita menikmati (=baca menyukai) dikarnakan status atau yang lainnya… tapi pokoknya…makan g makan asal kumpul?

    Orin : Tidak terlupakan kang, coz kalo ga ada acara khusus jarang2 bisa ngumpul semua begitu 😀

    Reply
  9. monda

    seruuu pastinya deh Rin. kalau ngumpul terus ngobrol sama saudara2 , cerita apa aja nggak bakal abis2

    Orin : Iya Bun, sampe jam 3 pagi aj msh ada yg blm tidur, ngobrol bisik2 hihihi

    Reply
  10. abi_gilang

    Peribahasa sunda bilang “jeung dulur mah jauh ka ambeu seungit, deukeut ka ambeu hangit” artinya : dengan saudara itu kalau jauh yang teringat kebaikannya saja tetapi kalau dekat yang terlihat kejelekannya melulu (kalo artinya salah teh Orin yang benerin ya!!!). Jadi ga apa jauh yang penting tetap silaturahim terjaga baik he he…!

    Orin : Leres pisan Bi… he he

    Reply
  11. onesetia82

    berkunjung dan salam persahabatan . . . 🙂

    orin : terima kasih kunjungannya 🙂

    Reply
  12. Lidya

    detik-detik terakhir nih rin,semoga menang ya

    Orin : entah terhitung sbg peserta atw tidak Teh he he

    Reply
  13. della

    Waktu baca judulnya, langsung deg-degan. Jangan-jangan isi postingannya adalah kopdar (punya mimpi untuk kopdar sama Orin soalnya, kelak nanti ^_^)
    Tapi ternyata bukan, hehehe..

    Gudlak ya kontesnya ^O^

    Orin : Bubiiiil, yuk kapan2 kita kopdar yuk 😉

    Reply
    1. della

      Yuuuuuuuuuuuukk.. 😀

      Reply
  14. nia/mama ina

    senangnya bisa berkumpul sm semua keluarga yg tersebar itu…….memang moment hajatan moment yg paling tepat utk mengumpulkan semua keluarga……sukses utk kontesnya yachh….

    Orin : iya mba, kalo ga ada hajatan ya ga pada dateng ya 😀

    Reply
  15. entik

    saat berkumpul dengan keluarga besar memang sangat menyenangkan karena ga setiap saat bisa dilakukan…

    sukses untuk kontesnya ya jeng…

    Orin : Iya bu, makanya bela2in smp begadang segala ya hihihihi

    Reply
  16. sulunglahitani

    Waa, saya juga paling suka kumpul2 sama saudara2.
    Dan memang, semuanya baru bisa ngumpul kalau ada yang kawin.
    Makanya saya selalu berharap banyak saudara saya yang kawin secepatnya. Hihi

    Orin : Sulung atuh nikah biar saudaranya pada dateng 😉

    Reply
  17. fanny

    sip sip semoga menang ya Rin. ternyata dikau emang USA. urang sunda asli hehehe…

    Orin : Wahh..sayah mah USA pisan mba Fan qiqiqiqi

    Reply
  18. catatan kecilku

    Berkumpul bersama keluarga memang momen yg tak bakal dapat dilupakan ya mbak… apalagi setelah punya rumah tangga masing2 jadi terpisah kan?

    Orin : Betul sekali mba Ren, jadi susah ketemuan 🙁

    Reply
  19. the others...

    Ikut meramaikan giveaway-nya mbak Misfah ya mbak.. semoga menang ya.

    Orin : Iya nih mba, tapi sepertinya shohibul hajat blm datang hehe

    Reply
  20. LJ

    jauh di mata dekat di hati ya Rin, meski jarang berkumpul yang penting selalu menjaga silaturrahim.. sekarang sudah mudah dengan banyaknya fasilitas, Orin gak akan ketinggalan berita lagi saat ada keluarga yang akan menikah ataupun ketika ada berita duka cita.

    Orin : Betul Mak, kalo soal info skrg mah udh cepat ya, walopun tetap saja momen bisa ngumpul semua ini tetap ditunggu2 🙂

    Reply
  21. Mabruri Sirampog

    aah, benar sekali bun,,
    untuk menyatukan buat berkumpul memang harus mengadakan suatu hajatan.
    sama seperti saya, keluarga dari ibu memang terpecar, jadi sangat jarang sekali kumpul bareng keluarga dari ibu.
    Selain lebaran ya susah buat ngumpul, kecuali memang kalau ngadain suatu hajatan 😀

    sukses di GA-nya

    Orin : Itulah Mab dukanya berpetualang, jd susah ngumpul2 sm keluarga 😀

    Reply
  22. riez

    Kumpul keluarga besar memang menyenangkan…apalagi bisa ketemu saudara sepupu yang sepantaran…asal jangan jadi ajang pamer kesuksessan

    Orin : Ah iya Riez, terkadang begitu ya, jd ajang pamer kesuksesan, harusnya murni untuk silaturahim ya..

    Reply
  23. ais ariani

    setujuuuu… kumpul keluarga besar apalagi kalau kita ‘keluarga pendatang’ yang keluarga besar lebih banyak ngumpul di daerah asal memang menyenangkan Teh…

    ya berarti tinggal nunggu adek teteh yang kelas dua SMA itu. hihihihihi.

    Orin : heuheu…sepertinya itu msh lama sekali Is, nunggu adikku nikah qiqiqiqi

    Reply
  24. Pencerah

    ternyata semua tetap membawa berkah

    Reply
  25. Nchie

    Wah Moment yang paling indah memang pas hajatan,kumpul bareng..
    Kebetulan Mamaku anak perempuan paling gede dari 11 bersaudara ,jadi ngumpulnya suka di rumah kalo lebaran,ato ada hajatan,

    Huu Ruame pisan,lieur..kabagean nyuci piring wae jeung masaka hiks..
    Tapi seneng,

    Sukses ya ngontesnya.

    Orin : Wah iya Teh, kalo gi ngumpul gitu masak terus ya, habis wae banyak orang gitu mah hihihi

    Reply
  26. Yunda Hamasah

    Kebayang serunya… ..Menyenangkan skali bisa bkumpul bsama sanak family dalam satu moment indah, meski itu jarang bisa terjadi. Semoga sucses giveawaynya ya …

    Orin : Seru bgt Ummi, sampe ga mau tidur kalo ga dimarahin mah hihihihi

    Reply
  27. umahnya fityanakifah

    sono pasti ya sama keluarga besar yang nu jarang pendak

    selamat semoga sukses

    Orin : Sono pissaan 😀

    Reply
  28. adini

    Bener Rin, acara yang gitu-gituyang di nanti…jadi rame berkumpul sanak sodara.
    meskipun harus desak2kan tapi itu khasnya dan rasanya kita di sayang banget sama seluruh keluarga jauh.

    Orin : Iya mba Imung, mengharukan bangeet ya..

    Reply
  29. [L]ain

    orang sunda atuh, satu rumpun sama saya

    Orin : Toss dulu ah sma [L] 😉

    Reply
  30. Una

    Semoga menang mbakkk 🙂
    Memang asik ya kalau kumpul keluarga besar~

    Orin : Asyik bin seru Na 😉

    Reply
  31. Lyliana Thia

    Oriiiiinnn…. pa kabaaar? *hug*

    Rin, kangen nih komen di blog Orin… hipertensiku kumat krn kurang tdr, jd blm selesai “keliling” dah keliyengan huhuhuhu…

    jd pengen jalan2… kopdar yuk… *halah ini komennya nggak nyambung bgt*

    maaapkaaan, hehehe…
    Rin, gmn klo setiap Lebaran aja usul hajatan kumpul keluarganya di rumah Orin… klo jd tuan rumah kumpul keluarga itu menyenangkan ya Rin… ^_^

    dulu keluarga besarku suka bikin ketemuan setahun sekali… tp yg namanya keluarga besar, susaaah bgt pas in waktunya… smua punya kesibukan masing2… jd nggak lanjut deh 🙁

    tp mudah2an keluarga Orin bisa ya… and semoga sukses kontesnya… 😀

    Orin : Lebaran di rumah Orin blm memungkinkan mba, coz nenek kan msh ada, nanti ngambek beliau kalo pada ngumpulnya di rumah hihihihi…

    Semoga keliyengannya sudah membaik ya mba..

    Hayulah kopdar, ada titipan dari bu Dey nih buat mba Tia..

    Reply
  32. sheno monkey

    kalau kita punya tempat mudik rasanya memang menyenangkan, apalagi ketika memiliki moment berkumpul dengan kerabat.

    Orin : Iya Shen, punya ‘kampung halaman’ 😀

    Reply
  33. nique

    iya ya, susah banget ngumpulin keluarga, biasanya hanya pada momen pernikahan atau meninggal 🙁

    sukses kontesnya ya Rin

    Orin : Iya Kak, hari biasa mah sibuk sendiri2 ya 🙁

    Reply
  34. dhila13

    aku juga ngerasa seneng bgt teth klo lg ada momen kumpul2 keluarga 🙂

    Orin : rame ya Dhil 🙂

    Reply
  35. Dhenok Habibie

    banci konteeeeeeeeeeeeeeessss.. :p

    koneksi dhe lagi amburadul mbak Yin, makanya bulan ini kayaknya banyak banget GA yang terlewatkan oleh dhe.. #mewek

    ngomongin berkumpul, berkumpul dengan keluarga besar itu memang moment yang luar biasa indah yaa mbak.. bentar lagi keluarga dhe juga bakal kumpul, tapi cuma dari pihak ibu aja.. hehe

    Orin : Walaaaah…semoga modemnya segera sembuh ya Dhe.
    Oh? bentar lg ada acara ya? ditunggu cerita2nya Dhe 😉

    Reply
  36. kakaakin

    Ehm… semoga kalo giliranku tiba, ntar keluarga besarku juga akan ‘berkumpul’ 😀
    Gudlak ngontesnya ya… 🙂

    Orin : Aamiin..insyaALLAH keluarga besar Kaka akan segera berkumpul ya *kedip kedip*

    Reply
  37. maminx

    Seru ya teh. moment paling ditunggu memang pas pada kumpul tuh. paling pas lebaran aja teh, rame kumpul kkumpul ma ponakan. terus mudik ke panjalu deh. ngala lauk di balong, hehehe..

    wah masih 2 SMU adiknya uy 😀

    Orin : Mamiiiin…dulu waktu msh kecil Lebaran ke Panjalu jg, ka situ paparahuan, ah jd pengen :p

    Reply
  38. Puteriamirillis

    pasti merupakan moment berharga ya teh untuk ngumpul lagi, dengan jauhnya jarak moga tetep ada rindu di dada (wasyah…apapaan sih pu)

    Orin : He-eh Pu, bikin kangeeen

    Reply
  39. sarip2hamid

    Hendak Memberi PR nih untuk Neng Orien:
    http://sarip2hamid.wordpress.com/2011/11/14/masa-sekolah-dasar-msd/

    Orin : Huwaaa…dapet PR 😀

    Reply
  40. Dewifatma

    Ah, serunya keluarga Orin…. Kami nggak seseru itu, habiz mamaku anak tunggal. Kalo keluarga bpak sih rame. Tapi jarang ngumpul. Nggak serulah, pokoke.

    Sukses ngontesnya, Rin..!

    Orin : Bapakku jg cuma 3 bersaudara sih mba (kalo mamahku 8 bersaudara he he), tapi tetep rame kalo ngumpul, sepupunya buanyaakkk he he

    Reply
  41. Imelda

    Yang pasti di keluarga besarku, apalagi Mutter (dari pihak mama) berkumpul HANYA waktu pernikahan dan kematian. Dan aku senang bergaul dgn mereka karena di kedua saat penting itu, kami bisa TERTAWA. Mungkin tidak banyak orang yang bisa tertawa pada waktu melayat keluarga yang meninggal, tapi di keluarga Mutter itu bisa. Kita menertawakan kejadiaan lucu, aneh dari yang meninggal, mengenang almarhum dari sisi yang ceria. Tentu menangis juga, tapi tertawa sambil menangis hanya bisa terjadi di keluarga Mutter. I miss them very much!

    Orin : Tertawa sambil menangis, terbayang kok mba, pernah merasa begitu jg..

    Reply
  42. bintangtimur

    Kebayang serunyaaaaa!
    Keluarga yang tadinya tidak terhubung, justru bisa berkumpul karena ikatan pernikahan…
    😀

    Orin : Seru dan ruamai Bu 😀

    Reply
  43. Misfah

    postingan ini resmi terdaftar sebagai peserta giveaway moment to remember diblog saya, terima kasih Orin sudah ikutan, salam hangat dari saya, Misfah

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: