Rindrianie's Blog

“Blank”

Saya bukan pecinta koran, frekuensi saya membaca koran sangat sangat sangat jarang sekali. Akan tetapi, karena suami saya justru pembaca koran yang lumayan akut, jadilah saya sering ‘ikut-ikutan’ membaca. Semalam, saya membaca kolom Samuel Mulia di Kompas berjudul sama, yaitu “blank”.

Belakangan saya baru tahu, ternyata seorang Samuel Mulia adalah kolumnis lifestyle terkenal, seorang gay berusia 47 tahun, yang menuliskan kalimat berikut dalam political views di facebooknya : ‘berselingkuh sama suami orang, bersahabat karib dengan istrinya’. Wow… 🙂

Anyway, yang ingin saya bahas adalah kolom terbarunya yang berjudul “blank” ini. Ya, saya menyukai tulisan beliau saat pertama kali membacanya, dan langsung mencari tulisan-tulisan beliau yang lainnya. Terlebih tema yang diangkat dalam kompas minggu ini begitu mengena bagi saya. Mungkin juga karena sesaat sebelum membaca kolom tersebut, saya berada dalam kondisi yang sama, “blank”.

Intinya, tulisan itu bercerita bahwa tidak perlu ‘memaksa’ otak kita untuk selalu bekerja. Jangan paksa dia harus begini lalu begitu, setelah ini melakukan itu, dan sebagainya dan seterusnya. Karena, justru pada saat kondisi otak yang sedang beristirahat, kosong bin “blank” itulah, kinerja otak kita mungkin prima dan optimal. Dan tulisan beliau “blank” itu pun, adalah hasil ke-kosong-an otaknya yang katanya sedang tidak ada ide, inspirasi atau bahan untuk ditulis. Wow (lagi)… 🙂

So, (mungkin) saya tidak perlu lagi menunggu otak saya ‘penuh’, atau ‘terisi’, atau ‘ada sesuatu’nya dulu ya. (Mungkin) sebuah tulisan yang cukup lumayan bisa saja tercipta dalam kondisi “blank” tersebut. Mungkin begitu ya? Harus segera diuji coba hehehe..

PS : Semoga, suatu hari nanti, saya bisa menjadi seorang kolomnis seperti itu. Amiiiiiiin allohumma Amin. 🙂

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: