Rindrianie's Blog

Distrik Hijau

“Lapor, Pak. Warga di distrik Hijau minta program sembako gratis diselenggarakan lagi.”

“Dasar parasit! Seharusnya Tuhan tidak perlu menciptakan mereka.”

“…”

“Besok, kumpulkan warga distrik Hijau di balai kota. Semuanya harus datang, tak terkecuali bayi dan manula.”

“Baik, Pak.”

“Kamu temui tim gegana, minta mereka buat peledak tingkat tinggi, lemparkan saat semua warga Distrik Hijau masuk balai kota.”

“Apa? Maaf, Pak?”

“Mereka harus dimusnahkan.”

“Tapi…Tapi mereka manusia, Pak.”

“Manusia miskin seperti mereka hanya merusak kerajaanku. Lenyapkan saja, cabut hingga ke akarnya.”

“Siap laksanakan, Pak.”

“Lho?? Kenapa kamu mau menembak saya?”

“Saya tahu Bapak lahir di sana.”

“Kamu!”

Dor

“Selamat jalan, Pak”

***

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

0 Comments

  1. Meliya Indri

    Nah kono… itu namanya ide makan tuan. hehee

    Reply
  2. Lidya

    senjata makan tuan

    Reply
  3. Titi esti

    Oriiin tegaaa !!
    keduluan ya, dimusnahkan sebelum memusnahkan

    Reply
  4. Chrismana"bee"

    Bye bye pak *Ketcup jauhhh ;D

    Reply
  5. jampang

    mirip dengan ide cerita saya, teh.

    *sok mirip2in*

    Reply
  6. Budi Nurhikmat

    Yang menembak pasti golongan merah 😀

    Reply
  7. yeye

    wkwkwkwkwwkwkwk sukurin :p

    Reply
  8. Erit07

    Haha,sempurna,kasihannn si tuan..

    Reply
  9. riga

    penyebab si Tuan ingin memusnahkan warga distrik hijau kan karena mereka meminta macam-macam. agak nggak nyambung dengan alasan si pengawal membunuh si Tuan ‘hanya’ karena dia lahir di distrik hijau.
    menurutku sih… hehe

    Reply
    1. chocoVanilla

      Heehhehe…mungkin maksudnya karena si penguasa asalnya dari kalangan miskin juga, Bang. Jadi hrs dimusnahkan sampai ke akar2nya 🙂

      Nice idea, Oriinn…

      Reply
      1. riga

        hmmm, bisa juga begitu. … 🙂

        Reply
  10. maminx

    kasian senjata makan tuan.

    Reply
  11. De

    kalo mau menuntaskan korupsi di Indonesia juga harus musnahkan dari akarnya. Masalahnya siapa yang berani mengacungkan senjata ke Tuan2 tsb.

    Reply
  12. prih

    Wuih Orin migrasi ke *dor*, setelah *timer bom*…

    Reply
  13. Baginda Ratu

    Sadiisssss….!

    Reply
  14. nyonyasepatu

    kejaaammm hahaha

    Reply
  15. dey

    waduh, serem…

    Reply
  16. lazione budy

    Haha.., asem. Bar kui bunuh diri lha dia juga dari sana.
    😀

    Reply
  17. irfanaulia

    Asik nih, ceritanya berlapis-lapis. Keren!

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: