Rindrianie's Blog

#FFGames – Mudik

“Akhirnyaaaa … sampai juga di rumah,” ujar Dul seraya memarkir motornya di halaman.

Setelah menyimpan helm di setang motor, dia menghirup dalam-dalam udara yang sudah dirindukannya sejak lama. Pulang ke kampung halaman memang selalu membuatnya bahagia. Meskipun harus berjuang di jalanan berjam-jam. Panas. Pegal. Lelah. Tapi semuanya sepadan.

“Paaak, Buuu, Dul pulaaang,” serunya dari teras.

Dul melepas jaketnya sambail memandangi rumah tempatnya bertumbuh masih dengan senyum yang merekah. Prosesi mudik tahun ini memang berbeda bagi Dul, dia tak lagi pulang seorang diri sebagai bujang berstatus jomblo, tapi sudah ada Marni yang …

“Duuul, kamu sudah pulang, Nak,” Ibu tergopoh menghampiri Dul dari dalam rumah, memeluknya sesaat untuk kemudian terkejut, “Lho? istrimu mana, Dul? Marni nggak ikut pulang toh?”

“I…ikut, Bu.”

“Lah, terus?”

“Anu … kayaknya aku lupa. Marni ketinggalan di warung tadi pas beli air minum, Bu.”

Leave a Reply

%d bloggers like this: