Rindrianie's Blog

#FFRabu – Suatu Malam di Sebuah Halte

Isaknya terdengar sayup di bangku halte yang sudah lama sepi.

“Nak, kau tersesat?”

Dia menggeleng cepat. Menatapku takut. Jejak air mata menggaris di pipinya yang berdebu. Anak lelaki tampan yang malang.

“Mari Om antar pulang. Orang tuamu pasti bingung mencari.”

Sekali lagi dia menggeleng cepat, isakannya semakin jelas terdengar. Dan kini aku bisa melihat lebam di dagunya, juga memar di pelipisnya.

“Ayahmu yang melakukan itu padamu?”

Ragu, dia mengangguk.

“Mari ikut, Om, kita obati lukamu, dan kita laporkan ayahmu ke Polisi.”

Dia berpikir sejenak, lantas beranjak perlahan ke arahku. Diam-diam aku tersenyum puas, anak lelaki seperti dia harganya pasti mahal.

***

Note : 100 kata, untuk tantangan menulis #FFRabu di @MondayFF

 

0 Comments

  1. abrus

    tEh Orin … ‘anak lelaki seperti dia harganya pasti mahal … hah, memang lagi ‘bisnis anak ,,?
    awas teh hati2 lho ‘dilarang memperjual belikan anak2 … 😛

    Reply
    1. @brus

      Lagian … Memperjual-belikan anak2 – perbuatan kriminal … 🙁

      Reply
      1. Orin (Post author)

        Betul Om @brus, semoga ga ada ortu yang ‘menyiksa’ anak2nya sehingga si anak kabur dan bertemu ‘om jahat’ seperti ini

        Reply
  2. Arman

    heh… serem…
    kasian anak itu dari lubang singa masuk ke lubang buaya…

    Reply
    1. Orin (Post author)

      iya mas 🙁

      Reply
  3. junioranger

    Mau komen kayak yang di atas. Haha. Makjleb teh

    Reply
    1. Orin (Post author)

      heuheu…tengkyu Jun

      Reply
  4. Lia

    ya ampun kasihan amat nasib si anak, udah di siksa malah mau di jual

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya Teh 🙁

      Reply
  5. ndu.t.yke

    Human trafficking 😀

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya, Mem. Semoga cuma terjadi di fiksiku aja..

      Reply
      1. ndu.t.yke

        Sayangnya tidak, hiks hiks…. 🙁

        Reply
  6. Febriyan Lukito

    Duh si om nya jahat. Kabur nakkk kaburrr.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Semoga om2 jahat kayak gitu dihapuskan dari muka bumi. Aamiin

      Reply
      1. Febriyan Lukito

        Amin

        Reply
  7. echaimutenan

    kasian 🙁

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya kesian 🙁

      Reply
  8. jampang

    teganya….

    saya kelewatan 2 FFrabu 🙁

    Reply
    1. Orin (Post author)

      aku prompt biasa nih bang yg ga pernah ikut lagi *ngumpet*

      Reply
  9. Attar Arya

    sedihnya nasib si anak.. 🙁

    Reply
  10. prih

    Khas Orin menyajikan potret kelam dengan cara apik, ringkas lagi 100 kata bok…

    Reply
  11. Annisa Steviani

    aduh karunya teuing *malah lanjut baca FF yang lain* XD

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: