Rindrianie's Blog

GAGAL

Pagi ini stasiun ramai dan pikuk, seperti seharusnya.

Suara dan bunyi bertubrukan seperti halnya manusia-manusia. Pengumuman jadwal kereta. Tangisan anak kecil. Lengkingan peluit kereta. Juga pertikaian yang ribut berselisih di kepalaku, misiku di ambang kegagalan.

Padahal, aku sudah siap untuk mati karena hidup tak lagi menyenangkan buatku.

Padahal, aku sudah sepakat untuk melakukan ini tanpa ada paksaan dari siapapun.

Tapi lihatlah anak SMP itu, ibu-ibu berseragam batik itu, mbak-mbak berblazer itu, om-om berkacamata itu. Mereka bukan pendosa, dan aku tak berhak mengajak mereka mati bersamaku.

Ragu, kumatikan timer yang tersambung ke rangkaian peledak di balik jaketku, lantas beranjak dalam diam.

***

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

0 Comments

  1. Chrismana"bee"

    Wehhh terorisssss

    Reply
  2. Baginda Ratu

    Wuidiiihhh… itu tkpnya mudah2an bukan di indonesia…

    Reply
  3. nurlailazahra

    duuuhh bosan idup karna apa siiihh?? ngeri amat mo ahirin hidupnya, iihhh

    Reply
  4. della

    Aaaaaaaaaa.. aku merinding, Kakaaaaaakk..

    Reply
  5. fatwaningrum

    virusnya virus gak pengen idup ya teh? hii, kalo ini mah lebih ngeri 😛

    Reply
  6. Yeye

    Weewww.. gileeee deh.. klo timer nya ga bs dimatiin kumaha coba -__-“

    Reply
  7. jiah al jafara

    hidup enak kok pengen mati

    Reply
  8. Esti Sulistyawan

    Duh, serem 🙁
    Teteh ikut ke Jogja gak?

    Reply
  9. jampang

    kirain itu bom terkena virus dan tetep meledak 😀

    Reply
  10. riga

    judulnya nggak cocok tuh, mendingan : BATAL. 😉

    Reply
  11. BlogS oF Hariyanto

    wow..bom bunuh diri yang gagal diledakkan…..keren luarbiasa
    btw- maaf, numpang promo , aku lagi buat GA loh…. siapa tahu berkenan untuk ikutan…
    http://hariyantowijoyo.blogspot.com/2013/10/masuk-neraka-siapa-takut.html
    salam 🙂

    Reply
  12. Mas Jier

    alhamdulillah dia akhirnya sadar dan nggak jadi meledakkan

    Reply
  13. Bibi titi Teliti

    Oriiiiin…
    uyuhan ih bisa bikin fiksi 100 kata begituuuuh…
    dan seperti biasaaa…twist ending yang kereeeen 🙂

    Reply
  14. Lidya

    untung gagal ya kalau gak gak kebayang deh

    Reply
  15. Zizy Damanik

    Syukurrr gak jadi…
    Serem iniiiiii…

    Reply
  16. opiphost

    kalo beneran niat, kenapa gak bunuh diri di tempat sepi aja teh? haha
    ___
    karena dia bukan ‘cuma’ mau bunuh diri, tapi tadinya mau jadi martir 🙂

    Reply
  17. Niken Kusumowardhani

    slameeeeettt…

    Reply
  18. Idah Ceris

    Ya ampuuun. Ngajak mati bareng2. :mrgreen:

    Reply
  19. Susindra

    Wuih… untung ga jadi ya.

    Reply
  20. abi_gilang

    Nebaknya sih setting di Irak atau semacamnya, tapi masa ada yang pake batik disana :mrgreen:

    Reply
  21. chocoStorm

    Untunglah kau masih punya nurani, Nak 🙂

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: