Rindrianie's Blog

Gara-gara Spongebob

Sebelum bekerja di kantor yang sekarang ini, saya sempat menjadi pengajar bahasa Inggris di sebuah lembaga kursus. Kenapa lulusan bahasa Jepang malah mengajar bahasa Inggris? Itulah hidup teman tsaaah hihihihi. Tapi saya bahagia sudah pernah tersesat seperti itu, karena telah membuat saya banyak belajar. Salah satunya tentang bagaimana berteman dengan anak kecil.

Sebagian besar murid saya saat itu memang anak-anak usia SD, diperlukan kreatifitas tingkat tinggi untuk membuat mereka mau dan suka belajar, juga segudang kesabaran saat menjalankan prosesnya, sering sekali saya ingin menyerah, berhenti mengajar dan mencari pekerjaan lain. Tapi tetap saja, pekerjaan menjadi guru tersebut saya tekuni hingga kurang lebih satu tahun lamanya he he.

Selain kelas-kelas besar yang berisi 40 orang anak, ada juga kelas kecil yang hanya berisi 10-15 murid dan kelas private. Nah, pembelajaran “berteman dengan anak kecil” ini saya aplikasikan terlebih dulu kepada dua orang murid private saya. Kita sebut saja Ade (lelaki, kelas 1 SD), dan Kakak (perempuan, kelas 5 SD).

Awalnya, setiap saya datang saat jadwal belajar mereka, Ade dan Kakak selalu berulah. Menangis tidak mau belajar, berpura-pura masih ingin bobo siang dan tidur di sofa, atau berantem hebat hingga kejar-kejaran keliling rumah. Jika pada akhirnya bisa duduk manis di depan whiteboard pun, tetap saja mereka sering kali ogah-ogahan belajar, selalu (berlagak) lupa apa yang sudah saya ajarkan sebelumnya, sering bilang tidak tahu saat saya bertanya, dan pasti tidak mau mengerjakan tugas atau latihan yang saya berikan. Duh 🙁

Tidak bisa dibiarkan begitu terus, bukan? Apalagi saya memang membiasakan diri membuat progress perkembangan para murid setiap kelas berakhir. Saya mencoba berbagai macam cara metode pengajaran yang semenarik mungkin. Membuat sendiri papan ular tangga, membuat kartu bergambar, membuat puzzle, hingga membawa boneka tangan untuk storytelling pendek. Sedikit demi sedikit saya bisa mengambil hati Ade dan Kakak. Walaupun tetap saja mereka moody dalam belajar, tapi lumayan lah dibandingkan sebelumnya.

Hingga suatu hari, saat saya leyeh-leyeh di kostan, anak salah satu teman kost saya membajak TV yang sedang saya tonton. “Tanteee, nonton Spongebob ya”, begitu kata si bocah usia 4 tahun itu. Lantas kemudian dia seru sekali menjelaskan pada saya yang merah jambu itu Patrick, menunjukkan yang mana Mr. Krabs, dan menceritakan kalau dia tidak suka Squidward yang suka jahat sama Spongebob. Wow, saya takjub sekali mendengarkan Adit -nama si bocah kecil- tentang film kartun spon kuning bercelana kotak itu, dan terinspirasi 😉

Kelas private berikutnya, saya telah memiliki amunisi untuk ‘melawan’ Ade dan Kakak saat mereka enggan belajar. Betul saja, mereka berdua sangat sangat sangat menyukai si Spongebob itu. Maka saya pun berimprovisasi memberi contoh kalimat dengan subject Sandy si tupai, menjadikan Gary -siput peliharaan Spongebob- sebagai salah satu tokoh dalam story telling, menyuruh mereka mendeskripsikan setiap karakter dalam bahasa Inggris.

Alhamdulillah yaa, sesuatu banget. Gara-gara Spongebob, Ade dan Kakak jadi semangat sekali setiap kelas berlangsung. Apalagi saat saya mendengarkan dengan serius saat mereka menceritakan kembali episode yang baru mereka tonton. Saya selingi dengan pertanyaan ini itu, dan ajaibnya bisa saja mereka jawab dengan benar (pertanyaan dan jawaban dalam bahasa inggris dunk ya :P).

Lantas saya pun menggunakan metode yang kurang lebih sama pada kelas-kelas saya yang lain. Saya pun selalu menonton Spongebob saat saya tidak ada kelas, bahkan menambah daftar tontonan film kartun lainnya -semacam Dora the Explorer- yang sedang diminati anak-anak saat itu sebagai salah satu bahan ajar.

Ternyata, akan lebih mudah berkomunikasi, menjadi teman mereka, dan mengajari anak-anak itu, saat saya mau mengikhlaskan diri melihat dunia dari kacamata mereka, menyukai yang mereka sukai, dan belajar darinya. Gara-gara Spongebob, saya menjadi salah satu guru favorit bagi murid-murid kecil saya saat itu lho halah narsis hahahaha…

Fathan suka Spongebob, ngga? 🙂

Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Pertama Anakku Sayang di Rumah Mauna.

0 Comments

  1. ~Amela~

    mel juga mau diajarin bahasa inggris teh.. :3

    Orin : Wew, ga kebalik Mel? 😛

    Reply
  2. dhila13

    fathan seneng kok sama spongebob kykna… hehe
    sukses di giveawaynya fathan ya teh.. 😀

    Orin : hihihi…Lu’lu sm Hilma jg keknya suka ya Dhil? 😀

    Reply
  3. melly

    Aku jg pernah posting tentang spongebob dan kerjaan diblogku tahun lalu klo gak salah..hehe
    btw, semoga menang ya mba giveaway nya 🙂

    Orin : Ohya? nanti ta’ intip ah Mel he he.

    Reply
  4. Puteriamirillis

    eh teh kok kita sehati sih nulis postingan ttg pengalaman mengajar juga tapi aku di giveaway uda vizon heheh…http://puteriamirillis.blogspot.com/2011/10/mainan-untuk-belajar.html

    ah, ngajar anak2 itu emang butuh kesabaran ya, dan ketika berhasil kita akan teriak berhasil..berhasil..berhasil 😀

    Orin : Huhuhu…aku blm nih Pu GAnya uda Vizon. “Mari katakan bersama-sama..pintu terbukalaah” hohohoho

    Reply
  5. honeylizious

    ahahhahahahah gala gala seponce boooobbb

    Orin : hihihihi 😀

    Reply
  6. Mabruri Sirampog

    bisa jadi terobosan metode pembelajaran baru kayaknya tuh, jangan yang monoton begitu2 saja, kan anak2 jadinya bosen.
    Mungkin disesuaikan dengan kegemaran seorang anak, nah dari situ diselingi dengan nilai2 edukasinya.
    ya, seperti para wali dulu menyebarkan agama islam di tanah jawa misalnya. Masyarakat senang dengan wayang, para wali pun berdakwah melalui media wayang… 😀

    Orin : Sepakat Mab, jadi guru (dan atau orang tua) harus pandai berimprovisasi rupanya 😀

    Reply
  7. LJ

    kirakira spongebob bisa gak ya.. bujuk anak2 biar sukarela dicabut giginya..? xixixi.

    hebaattt, Orin berbakat jadi ibu guru tuh.

    Orin : Kalo ada episod Spongebob cabut gigi, keknya tuh anak2 pada mau cabut gigi semua deh Mak hihihihi.
    Bakat ku butuh Mak, alias nyari sesuap nasi *halah* hihihi

    Reply
  8. [L]ain

    pendekatan yang cerdik bu guru

    Orin : Tengkyu [L] 😉

    Reply
  9. dey

    hihihihi, ngebayangin Fauzan awal2 les mengaji, gak bisa duduk manis, selalu bawa mainan. Gurunya ngajarin, Fauzan bisa aja sdg nungging-lah, ngoprek pensil-lah, dsb. Untung gurunya sabar, diajak maen dulu, diajak ngobrol dulu, ..

    Kalo gurunya ngajinya disuruh curhat, kayaknya sama dengan Orin kayak gini kali ya .. heheheh

    Orin : Duh, hoyong neke Orin mah Ibu kalo ad yg bandel hihihi, aseli kudu sabar pisan, salut lah sama para guru2..

    Reply
  10. IbuDini

    Dini kalau udah nonton kartun ini gak mau gerak Rin, pagi2 kan suka ada tuch….

    Jadi guru itu emang harus sabar ya Rin..kalau mb gak sanggup, menghadapi anak satu aja kadang emosi apalagi anak orang yang susah di atur.

    belum perang udah nyerah duluan

    Orin : Owh, Dini jg suka Spongebob yah?

    Itu jg ga kepikiran mba, ngelamar jd bagian administrasi eh kok malah diterima jd guru hahaha…

    Reply
  11. Akhmad Muhaimin Azzet

    benar sekali, ikut merasakan langsung dunia mereka, hmmm….
    selamat ya, semoga ngontesnya sukse deh….

    Orin : Waahhh, pak ustadz yg baru menerbitkan buku baru berkunjung, senangnyaaa…

    Reply
  12. asudomo

    saya mau diajarin donk, saya suka Naruto lho hihihihihihi

    Orin : Boleeeeh… wani piro? hihihihi

    Reply
  13. Lyliana Thia

    wah kreatif Rin! Bisa belajar dari improvisasi Orin dlm mengajar… jadikan objek favoritnya sebagai media pembelajaran… hehe…

    semoga sukses kontesnya Rin.. 😀

    Orin : Bravo Spongebob! *halah* hihihihi… tengkyu mba 😉

    Reply
  14. .:: setiaONEbudhi ::.

    teh orin mah emang mantep pisan lah..
    Lop yu pul..
    Hahahah..

    Orin : Deuuu orang Bali baru main ke sini lg 😛

    Reply
  15. Nchie

    Spongebob emang fenomenal..
    Kalo orin ngajar lagi,aku mau deh jadi Badut sponge bob nya hahaa..

    Orin : hahaha…satu2nya badut yg ga ndut spongebob mah nya Teh he he

    Reply
  16. mauna

    mengajar anak2 dan belajar dari mereka, menemui kesulitan dan berusaha mencari jalan keluar menjadikan bu guru orin lebih kreatif dan mjd guru favorit… . wah, senengnya disayang sama anak2.

    Orin : hehe…alhamdulillah bu 😉

    Reply
  17. mauna

    terima kasih atas partisipasi sahabat.
    anda telah tercatat sebagai peserta
    giveaway pertama rumahmauna
    “anakku sayang”.

    Orin : Senang bs berpartisipasi 🙂

    Reply
  18. Dokter Anak

    salam persahabatan…

    Orin : Salaam 🙂

    Reply
  19. sulunglahitani

    walahhh, saya juga suka nonton spongebob 😀

    Orin : lucu ya Lung he he

    Reply
  20. Una

    Kalo Mbak Orin ngajarin B. Inggris ke saya mungkin tokohnya bisa diganti Shirley, Shaun, atau Timmy, wkwkwk. 😀 😀

    Orin : hahaha…fans berat Shaun 😛 zaman itu blm tayang si Shaun Na

    Reply
  21. catatan kecilku

    Senengnya jika semua guru mau kreatif dan menempatkan diri pada posisi anak didiknya…
    Selamat ber-kontes, semoga menang ya.. 🙂

    Orin : Tapi bagi saya susah bgt mba jd guru itu 😀

    Reply
  22. monda

    Hebat udah ketemu rumusnya ya, anak2 jadi antusias ya

    Orin : Iya Bun, setelah malah mereka ga sabar nunggu belajar he he

    Reply
  23. tarry kittyholic

    Metodenya oke juga. Melihat dunia dr kcmt mereka

    Orin : Sepertinya cukup oke metode itu 😀

    Reply
  24. Masbro

    Hebat, jadi pengajar sekaligus teman. Mampu menyelami dunia anak itu nggak mudah lho Mbak..

    Orin : Sangat tidak mudah Masbro, hrs terus belajar..

    Reply
    1. Masbro

      Tapi saya yakin Mbak Orin bisa..

      Kita hanya butuh hati yang tulus, maka alam raya akan mendukung dari segala arah mata angin..

      Reply
  25. HALAMAN PUTIH

    Spongebob, ini yang bikin anak saya pengen dibelikan kaos dan bonekanya patrick

    Orin : hehehe… kaos spongebob bertebaran dimana-mana ya mas 😀

    Reply
  26. niQue

    ga suka kartun 🙁
    jadi masih terima murid ga bu orin? 😀

    Orin : pdhl kadang lucu lho Kak 😀

    Reply
  27. Apa Mimpimu

    blogwalking 😉

    Orin : silahkaan 🙂

    Reply
  28. rusydi

    namanya anak2, harus cerdik mengajar dan mendekati mereka. sukses selalu dah

    Orin : Sepakat Pak 😉

    Reply
  29. Zippy

    Ternyata spongebob punya dampak positif juga 😀
    Kalo di rumah kebalik, ponakan saya malah malas belajar gara2 nonton spongebob.
    Kalo disuruh belajar malah bilangnya nanti aja kalo spongebobnya udah kelar 😆

    Orin : Oh iya mas, jgn sampe jadwal belajar bentrok sama jadwal film kartun, bisa awut2an belajarnya hehehe

    Reply
  30. irma rahadian

    biarpun spongebob dah di puter tiap hari ditipi, tetep aja anak2 msih suka nontonnya….
    malah emaknya sering diceritain jg….
    mau donk les inggris bareng teh orin…:)

    Orin : Betul mba Irma, cerita di atas terjadi di tahun 2004, dan sampai skrg Spongebob msh bertahan dan sepertinya tetap digemari ya 😀

    Reply
  31. Arman

    gua sampe sekarang masih gak abis pikir. kenapa anak2 suka ama spongebob ya. si andrew juga suka tuh.
    padahal menurut gua jelek. hahaha

    Orin : Hihihihi…ceritanya lumayan lucu kok mas Arman

    Reply
  32. Dhenok Habibie

    tapi kalo dhe ketemu sama mbak Yin, dhe mo diajarin bahasa Jepang saja daripada bahasa Inggris mbak.. soalnya bahasa Inggris dhe jeleeeeeeeeeeeeeekk banget, dan lebih suka bahasa Jepang 😛

    Orin : Sini Dhe kalo mau belajar 😉

    Reply
  33. sheno monkey

    sheno dari dulu mau jadi guru les, cita-cita yang ga kesampean :3

    Orin : Kan bs jd guru les fotografi Shen 😉

    Reply
  34. fanny

    wah pasti jago nih bahasa Inggrisnya.

    Orin : Sama sekali ga jago mba Fan, lha wong ngajar anak2 kecil doang je 😛

    Reply
  35. Irfan Handi

    Si kecil baru setahun sudah doyan juga sama boneka spon ini mba.
    Semoga besarnya pinter bahasa inggris juga ya.

    Orin : Nah lho, belajar bahasa inggris sama boneka spon mas Irfan? hihihi

    Reply
  36. Abed Saragih

    Kunjungan lagi ke blog ini… hehehe 🙂
    ditunggu kunjungan dan komentar baliknya 🙂
    salam persahabatan 🙂

    Orin : Terima kasih sudah berkunjung (lagi) 😉

    Reply
  37. Elearning Pertanian UMY

    He he he asal kita tau kesenangan seorang anak akan lebih mudah untuk mendekatinya ^__^ salam kenal yah !

    Orin : Sepakat 😉

    Reply
  38. Necky

    sponge bob emang hebat euy…bahkan membius anak2 gw. Tapi kalau dilihat yg senang nonton ini rata2 anak yang punya kreatifitas tinggi. Sebab spongebob itu sering berperilaku yang berbeda dengan norma yg ada. Istilah kerennya out of the box…..ada juga jeleknya waktu episode “HARI Kebalikan” udah nonton belum ayo??

    Orin : Ups, keknya blm nonton episod itu mas, Skrg semang udh ga pernah ngikutin qiqiqi..
    Sepakat, cukup melatih out of the box, imajinasinya hrs tinggi bgt membayangkan kehidupan bawah laut kan he he

    Reply
  39. arif

    saya ajah masih tiap hari nonton spongebobs hihihi.
    wah pandai 2 bahasa asing dung ya,tersesat tapi nikmat :D. maybe udah nambah blajar bahasa apalagi yah,…hehehe

    Orin : Pgn belajar bhs arab mas, tapi msh belum sempat he he

    Reply
  40. rina

    mantaab mba orin … kalo berhadapan dengan anak kecil, memang dituntut kreativitas yaah… sukses kontesnya mba orin semoga menang ya…

    Orin : Iya mba Rin, hrs masuk ke dunia mereka dulu ya, biar nyambung he he

    Reply
  41. ysalma

    saking asyiknya ngebayangin neng Orin jadi guru sambil cerita si kotak kuning itu, saya ternyata lupa komen 😀
    # ajarin junior dong Bu guru Orin 😉

    Orin : hihihi…tersepona ya Mak 😛
    Hayu, Junior mah sukanya Transfrormer yah?

    Reply
  42. nurlailazahra

    dengan mengajarkan, kita akan banyak belajar ya teh 🙂
    sukses ngontesnya 😀

    Orin : Betul banget Sarah 😉

    Reply
  43. maminx

    wih pasti suka ama anak-anak berarti. namun begitu ini maksudnya gmna teh kalimat ini : “saya menjadi salah satu gara favorit bagi murid-murid kecil” ? di bagian akhir postingan

    Orin : Ups typo Min, harusnya ‘guru’ hehe…nuhun udh dikoreksi 😉

    Reply
  44. hajarabis

    join to hajarabis

    Reply
  45. Imelda

    Untung spongebob ngga ada di Jepang. Dan TV cableku aku copot decodernya. Nanti Orin ajarin bahasa Inggris pada Riku dan Kai dengan penjelasan bahasa Jepang ya 😀

    Orin : Ehem, mengajar bahasa inggris dg penjelasan bahasa Jepang, nanti Riku dan Kai pintar berbahasa Indonesia #eh? hihihihi

    Reply
  46. abi_gilang

    Akang aja yang sudah sepuh begini masih suka nonton spongebob, shaun the sheep, naruto de el el he he he….salam kenal!

    Orin : Nah, saya jg penggemar berat Shaun the sheep Kang hehehe

    Reply
  47. Lidya

    akhirnya kebuka juga blognya Orin:)
    eh di TPA kelas perkenalan ada tuh rin, salah satu anak ngantuk minta bobo keluarlah sianak tapi diluar seger bugar hihihi

    Orin : hahahaha…pas disuruh masuk pasti ngantuk lg da 😛

    Reply
  48. Ahmad Alkadri

    Saya dulu juga pernah ngajar di lembaga kursus… tapi anak-anak SDnya udah gede-gede (kelas 5-6) 🙂 Sekarang ini ngajarin anak-anak SMA, udah nggak lagi anak SD

    Orin : Kalo udh kelas 5-6 msh bisa diruruh belajar ‘betul’ ya mas 🙂

    Reply
  49. bintangtimur

    Wuuuiiiih, hebaaaat!
    Sampe sekarang saya belum pernah sekalipun nonton film spongebob sampe tamat, Rin…belum pernah terpaksa, soalnya… 😉

    Orin : hihihihi…iya Bu, kalo ga terpaksa mah ga usah nonton aja lah 😛

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: