Rindrianie's Blog

Harap-harap Cemas

Nggak banget gitu ya judulnya? hahahaha. Biarkanlah.

Jadi ceritanya saya (dan pak suami, tentunya) berencana ngebolang ke Korea akhir bulan. Seperti biasa AM sih yang hunting tiket promo, buat blio itu semacam relaksasi tersendiri hihihihi. Entah kapan tepatnya, tahun lalu terbelilah tiket Garuda ke Seoul dengan harga kurleb 2,3jt saja. Alhamdulillah yaa, walaupun saya kepengennya mah ke Jepang dulu, tapi ya tak apalah ke Negeri Ginseng pun, yekan?

Nah, sudah bisa diduga ke mana arah postingan ini akan menuju, bukan? *halah.

Konon, pengajuan Visa ke Korea Selatan memang sulit. Menurut info adik saya yang memang bekerja di Korea, saat ini warga negara Indonesia adalah kedua terbanyak yang merupakan pendatang ilegal di Korea Selatan. Masuk dengan visa turis, eh terus nyari kerja dan keterusan tinggal di sana tanpa dokumen yang seharusnya. Hiks, para calon wisatawan ini nih yang ketiban getahnya.

Eniwey, kembali ke proses H2C yang sedang saya alami, kami memutuskan minta tolong travel agent saja untuk pembuatan Visa ini. Ribet juga harus ke Kedubes di Jakarta kan. Tapi setiap wiken adaaaa saja yang membuat kami belum juga bisa mengunjungi sang agen. Setelah masuk bulan Maret, baru deh tuh memaksakan diri hihihihi.

Sudah membawa beberapa dokumen (passpor, KTP, KK, tiket) ternyata masih banyak yang kurang ha ha. Jadi berikut dokumen-dokumen yang harus disertakan saat apply visa Korea:

  1. KTP (fotocopy)
  2. Passport (fotocopy dan asli), copy juga halaman dengan visa ke negara lain
  3. Kartu Keluarga (fotocopy)
  4. Buku nikah (fotocopy)
  5. Tiket (berangkat dan pulang)
  6. SPT terbaru (fotocopy)
  7. Rekening koran 3 bulan terakhir
  8. Surat keterangan kerja (asli)
  9. Foto 4×6 2 lembar (yang ukuran biasa, saya sempat submit foto untuk haji tidak diterima he he)
  10. materai 6000

Mmm… rasanya sih itu saja ya, diserahkan dengan formulir aplikasi yang sudah diisi. Biaya resminya sih cuma 40 dollar, hitung saja sendirilah ya dengan rate yang berlaku jadi berapa rupiah hahaha. Tapi karena memakai travel agent ya jadi ada plus-plusnya deh :D, saya memakai DwiDaya Tour tarifnya 775.000/orang.

Nah, kami baru submit tanggal 7 Maret! Itu pun SPT saya masih belum (karena belum terima dari kantor), dan pas foto yang harus diganti dengan ukuran biasa. Jadi baru lengkap esok harinya, dan sepertinya baru submit ke Jakarta hari Senin tanggal 11. Prosesnya 10 hari kerja, jadi jadwalnya baru bisa tahu approved atau tidaknya tanggal 22 Maret, aduh giri-giri pisan ya hahahaha.

Saya baru saja menelepon si mbak travel agent, dan ya infonya masih ‘under review’ gitu katanya. Padahal setelah saya baca-baca lagi, Single visa itu hanya perlu waktu 6 hari lho hiks. Sementara saya harus segera apply cuti kan, tapi kalau ternyata visanya reject gimanaaa? Itulah kenapa jadi harap-harap cemas :P.

Walaupun ya, menurut si mbaknya tadi, karena kami lumayan sering ngebolang (apalagi passport AM sudah mau habis, jadi lumayan banyak cap-nya :P) kemungkinan besar sih di-approve. Semoga sajalah ya, doakan saya manteman.

 

 

1 Comment

  1. ameliatanti

    Semoga .. karena susyah dapat visanya jadi FUN dan DAPAT SESUATUUUUH ..

    Reply

Leave a Reply to ameliatanti Cancel reply

%d bloggers like this: