Rindrianie's Blog

Intermezzo (2)

Ternyata kesibukan di dunia nyata memaksa saya melanggar janji saya (pada diri sendiri) untuk konsisten menulis FF selama 15 hari, hiks. Padahal hari ini sudah hari ke-14, hedehhh gemes bin geregetan jadinya >_<

Tapi ya begitulah, ada hal-hal yang tidak bisa dihindari, bukan? pembelaan diri. Karena ide cerita masing-masing tema sudah ada di kepala, mungkin saya tetap akan menuliskannya saja, terlepas apakah masih diterima oleh penyelenggara atau tidak. Tapi balik lagi ke masalah waktu, kapan nulisnya? ups mihihihi.

Ya begitulah hidup temans, saya meeting dulu, siapa tahu si boss ngebahas Bundo Rahmi di meeting nanti ya ha ha 😛

Ciao^^

22 Comments

  1. Nchie Hanie

    Hahaa… selamat meeting oriin..
    Lebih fokus ke dunia nyata,..
    Yang lebih pentiing..

    Reply
  2. LJ

    santai orin.. hidup memang harus diselang seling.
    dahulukan yang penting.. prioritas.

    Bundo Rahmi gak kemana-mana kok.
    setia menunggu bermain lagi,

    Reply
  3. nurlailazahra

    hahaha ngebut teh ngebut, tp ati2 ada lampu merah, jgn ditrobos 😀

    Reply
  4. Idah Ceris

    Ayoooo Bundo Rahmi, cepetan pose ya, karena mau tak foto bersama mister. . .. kwkwkkwkw 😛

    Reply
  5. monda

    he..he…, mikirin meeting dulu …

    Reply
  6. dea

    selamat meeting mbak orin 😀

    Reply
  7. Arman

    hahaha ya kesibukan dunia nyata harus diprioritaskan.. karena itu yang mendatangkan pundi2 emas kan.. hehehe

    Reply
  8. Sofyan

    Hehehe..dunia nyata harus diutamakan terlebih dahulu Kak 🙂

    Semangat Kakak 😀

    Reply
  9. Agung Rangga

    hihi, curiga bosnya juga baca cerita bundo rahmi di blognya teh orin~ :mrgreen:

    happy monday~ 😉

    Reply
  10. mechtadeera

    selesaiin tugas2 dulu Rin..biar khusyu’ nulisnya ‘ntar..hehe… kalaupun gagal di FF yo tetep ditulis di sini to say…kapan pun..lha yang nunggu baca dah pada ngantri, je.. 😀

    Reply
  11. anna

    ahaha… biarpun pake intermezzo, tak apa lah Orin…
    masih hebat bisa nulis fiksi berurutan begitu.. 🙂

    Reply
  12. Evi

    Gak usah merasa bersalah Teh, dahulukan mana yg lebih penting 🙂

    Reply
    1. Abi Sabila

      Iya, Teh. Satu hingga dua minggu yang lalu saya juga jarang sekali online, Teh. Ada banyak tugas dan kewajiban di dunia nyata yang harus ditunaikan, akhirnya baru bisa balas kunjungan sahabat sekarang.

      Reply
  13. yuniarinukti

    Oh jadi nulis FF nya ini rutin selama 15 hari begitu toh, wah kalau ini saya nyerah deh gak sanggup saya 😛

    Reply
  14. nh18

    Menulis fiksi itu … (menurut saya) sulit banget …

    so … bisa sampai lebih dari 10 hari … saya rasa sudah luar biasa …
    menulis itu masalah hati …
    … bukan target !

    salam saya Orin

    Reply
  15. rina susanti

    kebayang rin peningnya ketika ide di kepala banyak tapi gak adawaktu buat nulisnya…btw, ditunggu lah kelanjutan bundo rahminya heheheh

    Reply
  16. obat sakit jantung stroke

    manusia hanya berencana,,,tetap Dia yang menentukan,,,

    Reply
  17. Yunda Hamasah

    Jadi aapakah si boss membahas Bunda Rahmi ya Rin? heheee…

    Reply
  18. della

    Gpp, kan hidup memang harus pakai prinsip prioritas. Yang penting tetap dilanjut 😉

    Reply
  19. Ajeng

    sukses terus buat mbak orien…hihihi

    Reply
  20. Lidya

    horeee aku gak ketinggalan, untung orinnya sibuk hehehe

    Reply
  21. yadibarus

    nulis artikel ndak pake target kok mbak, serius aja dulu di dunia nyatanya

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: