Rindrianie's Blog

Ke Surga

sumber

“Bu, kenapa kita harus pergi?”

Si Ibu mendesah, menatap sepasang mata malaikat yang tengah menatapnya.

“Sungai ini terlampau dipenuhi sampah, Nak.”

“Lantas?”

“Agar sungai ini kelak tidak menjadi sumber banjir, rumah kita harus dihancurkan.”

Si Anak memandang ke arah rumah mereka di seberang, ke arah sampah yang berjejalan sesak. Lantas kembali menatap ibunya, tidak mengerti.

“Kita mau kemana, Bu?”

Jeda yang lengang.

“Kau tahu, Nak? Di surga, mengalir sungai-sungai jernih sewangi kesturi,” kata Si Ibu akhirnya.

“Benarkah?”

“Kau mau ke sana?”

Si Anak mengangguk cepat, “bagaimana caranya, Bu?”

“Sungai ini pasti bisa mengantar kita ke sungai di surga itu, Nak.”

***

Note, 100 kata, untuk Monday Flash Fiction Prompt #67: On The Riverside

0 Comments

  1. Chrismana"bee"

    Nyemplung kah ??

    Reply
  2. danirachmat

    Aaaaakkkk.. sedih beeneeeerrr…

    Reply
  3. Anindita Hendra

    Jangaaaan! *gondelin mereka*
    Ceritanya bagus 🙂

    Reply
  4. jampang

    hiks…. bunuh diri

    Reply
  5. rangtalu

    sedih 🙁

    Reply
  6. mandor

    Rumah kita harus dihancurkan …. spechless

    Reply
  7. sa

    kecil ya kayaknya mak

    Reply
  8. bukanbocahbiasa

    *hugs* Wahai pak Jokowiii… Pak Ahook… dengarkan rintihan para penghuni riverside ini…

    Reply
  9. Helda

    Duh itu anaknya jangan dibawa bu…

    Reply
  10. bemzkyyeye

    Hiks.. Knp bunuh diriiiiii.. Hiks hiks

    Reply
  11. titi esti

    Hiks…. ikut sedih jadinyaaa

    Reply
  12. joeyz14

    duhhh jangan nyemplung…jangan putus asa…

    Reply
  13. Lidya

    kalau ke surganya mau ikut tapi kalau nyemplung gak mau rin 🙂

    Reply
  14. Arman

    ya ampun… iya kalo ke surga, lha kalo jatohnya ke neraka gimana dong? haha

    Reply
  15. Ryan

    bunuh diri? hiks

    Reply
  16. della

    Jangan dong, Mak.. :'(

    Reply
  17. desweet26

    waduhh…sediiihhh banget… 🙁

    Reply
  18. Ben Anhar

    kenapa hal ini harus terjadi?
    sedih.

    Reply
  19. prih

    Auntie Orin, nitip ibu dan si pemilik mata malaikat ya, yook di kerja keras… sebrang sungai ada rumah menanti.

    Reply
  20. jenkna

    Jangan putus harapaannn masih ada asa kan yaa 🙂 kunjungi blog saya balik ya mba 🙂 http://jenkna.wordpress.com/2014/10/23/quizzzzz-bantu-aku/

    Reply
  21. Bibi Titi Teliti

    Oriiiiin…
    meuni asa sararieun gini ibu nya teh siiiih 🙂

    Ajakin mah ke BSM aja laaah…jangan suka main di sungai gituuuh 🙂

    *ya udah bikin fiksi sendiri aja sono, protes muluk sih, kata Orin teh…hihihi…*

    Reply
  22. Attar Arya

    hmm…

    Reply
  23. eksak

    Hadeuwhh … galau!!! ;(

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: