Rindrianie's Blog

Ketika Tangan dan Kaki Berkata

“You can only live once, but if you did it right, once is enough”

Quote di atas saya temukan pagi ini di blognya Om Coelho. Membaca petikan ini membuat saya kembali ke kejadian semalam, saat saya menonton penampilan dari ZIGAZ, yang membawakan lagu ‘Ketika Tangan dan Kaki Berkata’ di salah satu acara TV.

Sahabat tahu lagu almarhum Chrisye ini, bukan?

Sejak dulu, lirik lagu ini selalu membuat mata saya berkaca-kaca, membuat saya mendadak sesak nafas karena tak terhitungnya dosa yang telah saya perbuat, membuat saya merinding mengingat kematian yang semakin dekat sementara bekal yang saya siapkan rasanya tak bertambah banyak, membuat saya menyadari status ‘calon jenazah’ yang saya sandang sejak kelahiran saya suatu saat akan menemui ‘kelulusan’nya, menjadikan saya jenazah yang sesungguhnya. Siap kah diri ini?

Akan datang hari… Mulut dikunci
Kata…tak ada lagi
Akan tiba masa… tak ada suara
Dari… mulut kita

Berkata tangan kita..
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita..
Kemana saja dia melangkahnya

Tanggung jawab tiba… robbana
Tangan kami.. Kaki kami..
Mulut kami.. Mata hati kami

Luruskanlah.. Kukuhkanlah..
Di jalan cahaya.. Sempurna
Mohon karunia.. Kepada kami
Hambamu yang hina

Entah sudah berapa ratus kali Simoncelli ngebut di sirkuit, entah sudah berapa kali juga dia mengalami kecelakaan saat bertanding di arena moto GP dan terselamatkan, adakah dia tahu usianya hanya sampai 24 tahun saat mengalami kecelakaan di balapan dan kemudian meninggal di Sepang?

Entah berapa banyak ‘kejahatan’ yang sudah dilakukan seorang penguasa Libya Khadafi terhadap rakyatnya, entah sudah berapa kehidupan juga yang mungkin telah tersakiti akibat sikapnya, pernah terpikirkan kah olehnya kematian mengerikan seperti itu yang akan dialaminya?

Zainuddin MZ, Steve Jobs, Rosihan Anwar, Utha Likumahua, daftarnya akan semakin panjang dan panjang, terlebih lagi jika saya memasukkan orang-orang terdekat yang sering saya temui dalam keseharian. Bukankah nanti, besok, minggu depan, bahkan mungkin setengah jam lagi, saya pun -mau tidak mau, siap tidak siap- akan mengikuti jejak mereka?

Walaupun Lebaran baru saja berlalu, izinkan saya meminta maaf ya temans, mungkin ada huruf-huruf yang saya rangkaikan di blog ini yang kurang -atau bahkan tidak- berkenan di hati Anda, mohon dimaafkan, karena mungkin saja saya tak sempat lagi berjumpa Lebaran berikutnya untuk meminta maaf.

Doa saya, semoga kita semua berada di jalan cahaya itu ya. Aamiin…

Have a blessed life, Pals πŸ˜‰

0 Comments

  1. ~Amela~

    emang ga ada yang pernah bisa menebak berapa lama ksempatan yang dimilikinya..
    duh, duh, masih banyak yang mesti diperbaiki ini

    Orin : mari Mel, kita memperbaiki diri sesegera mungkin πŸ˜‰

    Reply
  2. omman

    Rasa itulah yg terkadang hadir dalam relung hati –
    kali ini saya ikut Orin angkat tangan acungkan salam mohon maaf pada seluruh teman baik di maya maupuin di nyata.

    Orin : Maafkanlah diriku ya Omman..

    Reply
  3. hajarabis
  4. aniberta

    Orin, geulis nuhun pencerahan di postingan ini πŸ™‚
    Saya pun sama2 minta maaf jika ada sesuatu yang tak berkenan ketika berkomentar ya πŸ™‚

    Orin : Sawangsulna Teteeeh, maafkan Orin jg yaa *peluuuk*

    Reply
  5. cut maha ratu

    lagu ini adalah lagu yang sangat disukai almarhum suami ku. Menjelang kondisinya memburuk alm selalu minta perbesar volume lagu ini saat diputar di mobil. Yang nyanyi versi Gita Gutawa. Syahduu…banget. aku dengernya sedih tapi alm suami selalu dengernya dengan damai dan tenang. Insyaallah itu krn alm sdh siap menghadapNya yah…Amiin ya robbal alamin..

    Orin : Ah…ikut mendoakan almarhum mba, semoga kita bisa ‘sesiap’ itu saat akan kembali ke tempat terindah itu.. Aamiin

    Reply
  6. Una

    Semoga kita bisa meninggalkan di dunia dengan khusnul khotimah.
    Iyaaa, musti banyak yang diperbaiki. Duh ngomongin mati jadi takut sendiri…

    Orin : Aamiin…semoga kita mencapai khusnul khotimah itu ya Una πŸ˜‰

    Reply
  7. Lyliana Thia

    aku selalu merinding kalau dengar lagunya Alm. Chrisye itu RIn…

    qta gak tau ajal kapan… bukan hanya saya, tapi juga kamu, mereka, dan qta semua adalah calon jenazah ya…

    makasih RIn, telah mengingatkan akan kematian..
    semoga qta bisa mempersiapkan bekal kita masing2, sebaik2nya… amin ya Rabb…

    Aku jg minta maaf ya Rin… πŸ™‚

    Orin : Iya mba, aku jg, lirik2nya sangat ‘bernyawa’, betul2 membuat pendengarnya mengingat kematian. Aamiin…semoga kita siap ya mba.
    Maafkan Orin jg mba Tiaaa πŸ˜‰

    Reply
  8. nia/mama ina

    duh postingannya bikin merinding….iya siap atau ngga siap kita semua akan kembali ke pangkuanNYA…smoga kita kembali dalam keadaan khusnul khotimah…..aamiin

    mohon maaf juga kalo aku ada salah2 kata yachh…

    Orin : Aamiin ya robbal’alamiin. Maafkan Orin jg ya mba Nia πŸ˜‰

    Reply
  9. tarry kittyholic

    Renungannya manteb, langsung nusuk di hati jleb πŸ™‚

    Orin : walaaah….nusuk toh? he he

    Reply
  10. Dhenok Habibie

    ahh, ada satu fase dimana kita selalu merasa bahwa kematian sangat dekat dengan kita mbak.. dan apa mbak yin tahu, bahwa manusia yang beruntung adalah mereka yang paling banyak mengingat kematian di dalam hidupnya.. entah sampai kapan tulisan ini akan terus kita buat, tapi dhe harap kelak Tuhan akan terus menyatukan kita kembali atas iman yang selalu kita pegang teguh,, luph yu sistaaa.. beruntung dhe bisa mengenal mbak Yin πŸ™‚

    Orin : Sepakat Dhe, kita harus sering2 mengingat kematian, biar hidup ga seenaknya he he.
    Luv you tuuu Dheee *muah..muah…*

    Reply
  11. Mabruri Sirampog

    siraman rohani di sore hari..

    semuanya sudah digariskan oleh yang di atas,,,
    kita sebagai makhlukNya, alangkah baiknya jika selalu saling mengingatkan.. πŸ™‚

    Orin : Pengingat diri sendiri sebetulnya mah Mab πŸ™‚

    Reply
  12. kakaakin

    Dooh… mesti sering dengar lagu ini…
    Supaya rasa takut kepada azab-Nya bisa lebih terpupuk…
    Maaf lahir batin ya…

    Orin : Iya Ka, biar sering2 ingat hidup itu tak bisa selamanya..
    maafin Orin jg ya Kaaa..

    Reply
  13. kettyhusnia

    alhamdulillah..memiliki teman2 dunia maya/blog yg selalu mengingatkan akan ajal…semoga saya pun tak lupa untuk beristighfar dan memulai segalanya dengan kebaikan hanya semata karena Allah ta’ala..mengharap ridha dari-Nya.amin.

    Orin : Aamiin… semoga kita selalu bisa saling mengingatkan ya mba πŸ™‚

    Reply
  14. Djangan Pakies

    dzikir maut alias mengingat kematian adalah sarana yang sangat baik untuk melembutkan hati agar kita menjadi tersadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara. Semoga kita tergolong orang-orang yang dimatikan dalam keadaan indah, khusnul khotimah

    Orin : Aamiin…semoga bisa mencapai khusnul khotimah ya Pak Ies..

    Reply
  15. Ejawantah's Blog

    Bila waktu itu telah datang siapa yang dapat menghindar walau di tingkungan. Berarti ditunggu sama malaikat di tikungan tuch. He….x9 (senyum.com)

    Sukses selalu
    salam
    Ejawantah’s Blog

    Orin : Iya ya mas, tidak ada yg kuasa menolak πŸ˜€

    Reply
  16. HALAMAN PUTIH

    Dalam hidup ini selalu saja ada resiko yang harus kita hadapi. Saya ada seorang kawan yang bekerja di bank. Siapa sangka dia mengalami strok karena kejatuhan uang kertas di dalam ruang penyimpanan uang.

    Orin : Subhanalloh, cerita tentang teman itu betul2 mengingatkan bahwa ajal bs menjemput di manapun dg cara apapun ya mas..

    Reply
  17. catatan kecilku

    Syair lagunya bagus… plus tulisan yg membuatku merinding…
    Pertanyaan yg muncul kemudian adalah : apakah aku juga sudah siap menghadapi hari itu?

    Orin : Semoga kita tidak lupa untuk mempersiapkan diri menghadapinya ya mba Ren, Aamiin

    Reply
  18. Misfah

    Moga kita kembali dalam keadaan khusnul khotimah ya….aku juga minta maaf juga ya

    Orin : Aamiin, semoga khusnul Khotimah..

    Reply
  19. Yunda Hamasah

    Hmmm… sama aku juga nonton kemarin, diacaranya anak-anak PILDACIL πŸ˜‰

    Iya itu lagu emang enak, pas untuk dzikrul maut…

    Sama-sama ya, kami sekeluarga juga mohon maaf.

    Orin : Oiya, acara PILDACIL ya Ummi, Orin ga terlalu ngikutin he he.

    Reply
  20. Arman

    aduh paling serem ah kalo ngomongin kematian… πŸ˜›

    Orin : hihihi…iya ya mas serem πŸ˜€

    Reply
  21. citromduro

    kematian ditakuti atau tidak akan tetap datang menjemput sesuatu yang hidup, tak satupun akan luput dari jemputan itu
    kita tidak perlu takut, namun jangan juga terlalu berani dengan mati sehingga melakukan bunuh diri

    ingatlah mati biar berhati lembut

    hi.. hi.. tau apa saya tentang mati??

    terima kasih, salam dari pamekasan madura

    Orin : Terima kasih mas Citro, sepakat lho soal bunuh diri itu, ga bunuh diri aja pasti meninggal kok kalo udh waktunya ya he he

    Reply
  22. tunsa

    bukankah waktu maaf memaafkan bukan ada di hari raya? minta maaf langsung jika kita sadar telah berbuat salah akan lebih baik dibanding dengan minta maaf saat lebaran saja kan mbak.. πŸ˜€
    salam

    Orin : Iya Ri, makanya minta maaf walopun bukan Lebaran πŸ˜€

    Reply
  23. IbuDini

    Dia yang menciptakan dan kepada Dia juga kita kembali..
    Siap tidak siap kita tidak bisa menolak ketika waktu itu tiba, mempersiapkan diri yang mungkin belum seberapa tetapi harus tetap berusaha menjadi diri yang baik selalu ingat akan laranganNya dan menjalani perintahNya.

    Mb juga suka lalai dan masih selalu lalai, semoga kita tidak berkepanjangan lalainya ya Rin.
    Kata orang memainta maaf itu bukan di saat kita sedang berlebaran saja Rin melaikan kapan saja.
    Sama-sama, mb juga minta maaf ya Rin….

    Orin : Mba Imuuuung, maafkan Orin jg yaa… Aamiin, semoga kita terjaga dari sikap lalai ya mba.

    Reply
  24. Gaphe

    mellow marshmallow gini sih rin?.
    heheh.. iyaa, sama-sama yah. saya juga minta maap dah lama nggak mampir dan silaturahmi kesini.

    kayaknya saking lamanya, ganti template aja saya nggak tahu. hahahhaa

    Orin : hahaha…kalo ganti template mah emang baru2 aj kok mas Phe. Silahkan dicicip lho marshmallownya he he

    Reply
  25. sarip2hamid

    kematian adalah kepastian, seperti pastinya selama kita bernafas maka rizqi Alla akan ada untuk kita, atau sama pastinya dengan berakirnya keberlangsungan semesta raya ini (kiamat). kemudian bagaimana menjadikan kehidupan yg sebentar ini untuk mempersiapkan kehidupan yg abadi tak berakhir di akherat kelak, semoga selalu dalam bimbingan-Nya.

    thanks sudah menginspirasi aku untuk selalu mawas diri, karena kematian adalah kepastian yang tak pernah ada tahu siapapu akan kehadirannya, sehingga harus selalu menjadikan kondisi hidup ini berada dalam kesiapan untuk meanghadapi kematian.

    Salam dari Anak Selanegara.

    Orin : Semoga kita selalu bisa mengingat kematian ya..

    Reply
  26. Lidya

    Amin, waktunya pasti akan tiba, kapan? belum tau πŸ™‚

    Orin : Iya Teh, harus mempersiapkan diri πŸ™‚

    Reply
  27. Puteriamirillis

    peluk-peluk teteh. pu kemarin kan lagi sayang banget ama hubby tapi kalo lagi sayang juga suka takut kehilangan πŸ™ kita harus seimbang ya akan semua. semangat.;-)

    Orin : Ish…gpp atuh Pu kalo sayang2an sm Hubby mah ^^

    Reply
  28. fanny

    benar. Semua benar. kita tak pernah tau apa yg akan terjadi di depan kita satu detik kemudian. hidup itu singkat sekali.makanya harus selalu menjaga hati ya, sis….makasih sudah mengingatkan.

    Orin : Iya mba Fan, yuk mengisi hidup yg singkat ini dg hal2 baik πŸ˜‰

    Reply
  29. irmarahadian

    hmm…bikin mrindring teh..
    maafin aku jg y teh, ….:)

    Orin : Saling memaafkan ya mama irma πŸ˜‰

    Reply
  30. sulunglahitani

    Hiiih, itu salah satu lagu yang bikin saya merinding. Selain itu juga ada lagu2nya Opick yang suka saya putar buat mengingatkan kalau dunia ini fana. Mohon maaf juga ya mbak kalau ada salah2 omong.

    Orin : Iya Lung, lagu2 spt ini perlu kita dengarkan sering2 ya, untuk melembutkan hati..

    Reply
  31. rina

    saya kalo lagi merasa down trus denger lagu ini , langsung jadi swedddih… tapi setelah itu jadi semangat karena masih banyak hal yg harus dipersiapkan… makasih mba orin sudah berbagi

    Orin : Betul mba Rin, jd tambah semangat untuk mengisi hidup lebih berarti ya πŸ˜€

    Reply
  32. BunDit

    Lagu crisye emang sll bikin kita merenung stlh mendengarkannya. Maafin kesalahan saya juga ya mbak Orin.. πŸ™‚

    Orin : suaranya sangat ‘bernyawa’ ya Bun πŸ˜‰

    Reply
  33. Ceritaeka

    Setiap saat hidup mengenang kematian, cara kita untuk arif menjalani hidup πŸ™‚
    Thank u udh mengingatkan

    Orin : Semoga selalu bisa arif menjalani hidup ya mba πŸ˜‰

    Reply
  34. bintangtimur

    Sma-sama Orin, maafin saya juga kalau selama ini ada salah-salah kata…
    *Jadi introspeksi*
    πŸ™‚

    Orin : Asyik, ditemenin Bu Ir berintrospeksi diri πŸ˜‰

    Reply
  35. Nchie

    Orin hiks..Maafin aku juga ya,
    sok heureuy,barangkali ada kata2 yang tidak enak..

    Nuhun rin sudah ngingetin kita semua..

    Orin : Sami2 nya Teh…

    Reply
  36. Danu Akbar

    Jadi teringat dosa2.. πŸ™

    Orin : Saya jugaa πŸ™

    Reply
  37. yadi

    jadi ingat segala apa yang pernah di perbuat,love,peace and gaul.

    Orin : Smeoga bisa jadi pengingat yg baik ya πŸ™‚

    Reply
  38. giewahyudi

    Setiap kita memang punya pengawas masing-masing..
    Kita tidak pernah bisa membohongi diri..

    Orin : Sepakat mas Gie πŸ˜‰

    Reply
  39. yayack faqih

    lihat dari judulnya saja sya sudah agak merinding, kapan lagi kalau tdk sekarang kita harus menggunakan semua anggota tubuh sebaik baiknya karena bsa saja di kemudian hari tangan atau kaki kita bsa menjadi penghalang kita utk menjadi org yang di ridhoi oleh Allah…

    bermanfaat..

    Orin : Betul, kapan lg? harus sesegera mungkin ya πŸ™‚

    Reply
  40. Indahnya Berbagi

    semoga kita tetap di jalan yang lurus dan benar.

    Reply
  41. Susindra

    Maafkan jika aku ada salah ya mbak Orin…..
    Kita manusia memang tak pernah tahu sampai dimana kontrak hidup kita.
    Dan kita manusia masih sering lupa bahwa kata lebih tajam daripada pedang.

    Reply
  42. .:: setiaONEbudhi ::.

    waduuh, ini bener2 SESUATU banget teh untuk kita renungkan..
    Semoga kita selalu berada dalam ridho-Nya ya teh..

    Reply
  43. rezkaocta

    sama mb. lagu di atas slalu bikin aku diem kalo dengerny,
    enggak. Bukan nahan mo ke WC..
    tapi kebayang dosa diri yg bejibun.hhuhuhu,…
    moga kelak tubuh ini ‘siap’ ketika menghadapny y mb
    =D

    Reply
  44. rumahniefha

    suka banget sama lagu itu..
    T.T

    # emjeje

    Reply
  45. lozz akbar

    selalu niatkan semua aktifitas kita semata ibadah dan kebaikan mbak Orin.. biar jika saja tiba-tiba “kredit” kita sudah lunas, kita pun melunasi cicilan terakhir kali dengan kebaikan pula..

    ngeblog juga salah satunya loh.. coba bayangin andai kita menulis posting dalam keadaan riya’ dan sombong dengan tulisan kita, trus setelah itu tiba-tiba kita GAME OVER.. apa kita mau mati dalam kesombongan?

    Reply
  46. dunia otan

    lagunya eyang krise masih menyentuh hingga kini

    Reply
  47. melly

    Saya juga minta maaf ya mba Orin..
    hiks..

    Reply
  48. Fiyaa

    semoga hidup kita selalu diisi dengan hal-hal bermakna amin

    Reply
  49. maminx

    amin..semoga tetap berada di jalan cahaya itu. ini lagu subhanallah luar biasa menyentuh teh, suka sedih dengernya palagi suasana juga mendukung.

    harus banyak inget mati ya teh πŸ™‚
    salam

    Reply
  50. arif

    beberapa kali pengen beli bukunya paulocleho lum kesampean. btw,saya juga suka lagu di atas,liriknya sungguh dalam mengingatkan ^_^

    Orin : Bisa jg mengikuti blog atw twitternya mas, mencerahkan he he.

    Reply
  51. Imelda

    Memang ya setiap kematian orang terkenal atau terdekat kita, kita diingatkan akan kematian yang bisa datang setiap saat.
    Aku juga minta maaf ya seandainya ada salah kata dalam pertemanan
    selama ini.

    Orin : Sama2 mba EM, mari kita saling memaafkan ^^

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: