Rindrianie's Blog

Memilih untuk Ikut Memilih

Waktu SMP dulu, ada semacam kutipan atau quote yang terpasang di salah satu kelas di sekolah saya, bunyinya (kurang lebih) begini “Jangan tanya apa yang negara berikan padamu, tapi tanyakan apa yang sudah kau berikan pada bangsamu”, kalau tidak salah kalimat tersebut diucapkan Pak Soekarno dalam salah satu pidatonya. Tapi ternyata quote ini awalnya diucapkan oleh Presiden Amerika John. F Kennedy, terima kasih mas Arman infonya ya.

Hal-hal yang terpikirkan untuk ‘memberikan sesuatu’ pada Indonesia saat itu tentu saja adalah yang muluk-muluk, ingin menjadi seperti Susi Susanti yang juara bulutangkis dunia misalnya, atau menjadi juara olimpiade fisika yang mewakili Indonesia, atau menemukan rumus matematika baru entah apa seperti Pythagoras mungkin? he he. Saya cukup tahu diri untuk berhenti berusaha mewujudkan impian semacam itu, meskipun saya sangat mencintai Indonesia dan bangga menjadi rakyat Indonesia. Tapi kemudian saya tahu, ada hal yang cukup mudah yang bisa saya lakukan untuk Indonesia, yaitu dengan ikut memilih alias nyoblos dalam pilpres tanggal 9 Juli mendatang.

*Semoga tulisan ini tidak dianggap menyalahi aturan masa tenang kampanye :D*

Tidak, saya bukan relawan atau pendukung pasangan manapun. Bagi saya, kedua pasangan kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Toh keempatnya memang manusia biasa yang tidak mungkin 100% benar ataupun 100% salah. Seperti juga saya, si rakyat biasa yang adalah manusia biasa yang biasa-biasa saja ini. Saya hanya ingin ikut serta berkontribusi memberikan ‘sesuatu’ untuk negara tercinta ini, meski itu sekadar satu ‘suara’.

Saya mengerti, tidak memilih pun sebetulnya adalah pilihan, sebuah sikap yang wajar dengan semua aura pilpres beberapa minggu belakangan ini yang cenderung negatif dan membuat pusing. Tadinya pun saya ingin bergolput ria, terserah sajalah, siapapun Presidennya toh saya masih harus bekerja untuk mencari makan ‘kan? he he. Tapi kemudian saya sadar, bahwa suara saya, bagaimanapun, kelak akan ikut menentukan masa depan Indonesia.

Masih bingung menentukan pilihan? Di zaman secanggih ini alasan tersebut rasanya terlalu mengada-ada. Banyak sekali media yang bisa gunakan untuk menghilangkan kebingungan tadi. Sudah nonton debat terbuka? Saya tidak terlalu mengikuti, tidak sampai mantengin  dari awal hingga acara berakhir, tapi tetap saya perhatikan bagaimana beliau-beliau itu menjelaskan visi dan misi ataupun menjawab pertanyaan dan harapan. Sudah membaca jejak rekam masing-masing kandidat? Perhatikan sumbernya, jangan hanya membaca judul artikel saja, dan jangan langsung percaya. Seringkali banyak berita bohong yang bahkan adalah fitnah belaka, memotong-motong kisah sebenarnya untuk menjatuhkan. Tidak perlu ikut-ikutan memilih kandidat tertentu. Suami pilih A tidak harus ikut A juga, artis idola pilih B jangan langsung ikut memilih B, tanyalah hati nurani siapa yang mampu dan pantas menjadi pemimpin terbaik.

Jika belum yakin juga, masih ada waktu untuk sholat istikhoroh, meminta petunjukNya untuk Indonesia yang lebih baik, karena pada akhirnya siapapun Presiden kita nantinya adalah atas izinNya semata. Apalagi tanggung jawab Presiden (dan Wakil Presiden) bagi pasangan terpilih kelak sangatlah besar, siapapun nantinya yang memperoleh suara terbanyak harus sama-sama kita doakan, untuk selalu bisa amanah menerima kepercayaan rakyat Indonesia.

Saya yakin teman-teman sudah taat membayar pajak, tidak buang sampah sembarangan, berhenti saat lampu merah menyala, sering menggunakan batik di berbagai acara, berkarya sebaik mungkin di bidang masing-masing, mengenalkan Indonesia pada dunia dengan bermacam media, dan sebagainya dan seterusnya. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk Indonesia tercinta ini. Dan menggunakan hak pilih adalah satu dari sekian cara mencintai Indonesia, setidaknya bagi saya.

Jadi? Kenapa saya akan ikut memilih tanggal 9 Juli besok? Karena impian menjadi Susi Susanti berikutnya terlampau muluk bagi seorang Orin :).

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Aku dan Indonesia

0 Comments

  1. Pakde Cholik

    Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan :Aku Dan Indonesia di BlogCamp
    Dicatat sebagai peserta
    Salam hangat dari Surabaya

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Alhamdulillah…Terima kasih Pakdhe 🙂

      Reply
  2. Ruri

    Nice post, Orin.. sumbangsih untuk Indonesia dg cara ngga golput 🙂

    Reply
  3. jampang

    selamat memilih, teh 😀

    Reply
  4. Rahmat_98

    Untuk Indonesia yang lebih baik…
    Selamat memilih teh 🙂

    Reply
  5. Adi Pradana

    Jangan golput…

    Reply
  6. ALVI ALEVI

    Wah setuju banget. Suara kita akan menentukan nasib bangsa kita. Harus nyoblos. Pilih sesuai kata hati, bukan karena dibayar 50rb.
    Sukses buat kontesnya.

    -ALVI-

    Reply
  7. Riri

    mari kita sama2 menggunakan hak pilih kita, ditunggu kunjungan baliknya ya ^_^

    Reply
  8. Putri

    ingat ingat 9 juli hehehe…. jangan sampai golput

    Reply
  9. Arman

    iya dong harus milih dong… 🙂

    btw quote yang di paragraf pertama itu adalah ucapan John F. Kennedy:
    “My fellow Americans, ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country.”

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Owh….JFK ya mas. Tengkyu infonya, segera aku edit

      Reply
  10. Bibi Titi Teliti

    Riiiiin…
    aku juga pasti bakalan milih dong!
    Pokoknya tanggal 9 nanti aku bakalan ke lapangan depan indomaret tea buat nyoblos deh!

    Reply
  11. Lidya

    Insya Allah ikut memilih

    Reply
  12. Emanuel Setio Dewo

    Semoga sukses yaa…

    Reply
  13. ysalma

    menggunakan hak pilih, memilih pemimpin itu harus ya Rin,
    sukses di GA-nya blog camp.

    Reply
  14. eksak

    Memilih untuk memilih atau memilih untuk tidak memilih adalah hak asasi manusia. Mungkin terdengar mengada-ada, karna republik ini adalah republik sulap, suka mengada-adakan apa yang tidak ada, atau sebaliknya meniadakan yang ada. Makanya memilih adalah salah satu hal biar kita dianggap ada. 🙂

    Reply
  15. myra anastasia

    saya aja gak tau suami milih apa. Dan, suami gak tau pilihan saya apa. Santai aja tapinya hehe

    Reply
  16. nyonyasepatu

    gak sabar buat besok tapi tetep deg2an hehee

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: