Rindrianie's Blog

Mendua

(Semacam) sekuel dari cerita yang ini.

***

“Dengerin Wedding Bell lagi, Ndah?” Aku hanya mengangguk. Musik ini tak pernah bosan untuk didengarkan, tidak akan pernah membosankan. Aku bisa melupakan semua kepenatanku saat mendengarnya, seolah musik ini punya kekuatan kasat mata yang bisa menghapus segala masalah. Atau paling tidak, melupakannya barang sejenak.

“Lo ga suka, Mi?”

“Suka juga sih, tapi biasanya, kalo lo udah dengerin musik ini berkali-kali, itu tandanya lo lagi galau.” Aku tertawa tanpa suara, Mia betul-betul sudah mengenalku dengan baik rupanya, padahal kami baru menjadi teman satu kamar 3 bulan ini, sejak aku menjejakkan kaki di Jakarta.

“Bisa aja lo, Mi,” ujarku mencoba berkelit.

“Lo lagi kangen pacar lo di Bandung yah, Ndah?” tanya Mia berikutnya. Aku menggeleng cepat. Bapak-bapak, mungkin lebih tepatnya ‘mas-mas’ pemesan peppermint tea dan brownies almond itu yang sekarang sedang berputar-putar di kepalaku.

Entah bagaimana, di kepalaku, aku dan lelaki itu menari diiringi melodi Wedding Bell yang syahdu, dengan kostum pengantin seperti dalam film-film Hollywood! Sungguh mengherankan. Apakah itu artinya aku sudah jatuh cinta padanya? Hanya karena tadi siang dia mencoba mencari tahu nomor teleponku? Absurd!

“Kangen sih, Mi. Tapi gue lagi ngga mikirin dia sekarang,” ujarku pada Mia akhirnya, tak ingin berbohong, sekaligus tak mau terlalu jujur. Mia mungkin sahabat baikku, dan aku bisa bercerita banyak hal padanya. Tapi, ini, ‘masalah’ yang sedang aku hadapi ini, belum bisa aku namai apa. Maka aku akan memendamnya sendiri dulu saja.

“Yawda Ndah, lo tidur aja mendingan, besok kan kita kerja lagi.” Aku mengangguk mengiyakan, dan mematikan lampu kamar sebelum merebahkan diri.

Wedding Bell mengalun pelan di earphone yang menyumpal telingaku. Semoga besok aku bisa bertemu lelaki itu lagi, doaku lirih sebelum mataku betul-betul terpejam.

0 Comments

  1. Pingback: Indah | Rindrianie's Blog

  2. titi esti

    Lho……ini maksudnya…..
    Aaah…. Orin kereeeeen….. asli penonton eh pembaca sepertiku ini makin terpesona.

    Reply
  3. jiah al jafara

    Soundku mati ==

    FF2in1 toh hihih

    Reply
  4. lazione budy

    akustik tanpa lirik…

    Reply
  5. Arman

    wah ternyata lagi mikirin laki2 lain ya. hahaha

    Reply
  6. bemzkyyeye

    Orin akhirnya kembali :p
    Berasa gw yg nyemangatin gt hahahahaha :p

    Reply
  7. jampang

    pemirsahhhhh
    apakah…. akan terjadi perslingkuhan?

    😀

    Reply
  8. Lidya

    jadi ketemu gak hari ini sama lelaki itu?

    Reply
  9. fannywa

    Lanjutin, lanjutiiiiin…. 😀

    Reply
  10. Baginda Ratu

    Itu yg namanya cinta pada pandangan pertama, kedua dan ketiga, Indah… hihi.

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: