Rindrianie's Blog

Mengeluh

Rasanya saya pernah menulis postingan berjudul sama, tapi tak apa lah ya, mudah-mudahan bahasannya sedikit berbeda.

Beberapa saat yang lalu, saya dan suami tercinta mengobrol santai sambil nonton tv, gonta ganti saluran kesana kemari, sampailah ke Metro TV, yang saat itu sedang menyiarkan tentang Gayus. Ya…ya.. membosankan dan bikin pusing, sekaligus lucu melebihi Srimulat, jadi saya tidak ingin membuat Gayus tambah terkenal. Sak karepmu lah Yus (hehehe…. sok-sokan jadi orang jowo :P)

Berita selanjutnya adalah mengenai sang Presiden Republik Indonesa (kebangetan lah ya kalau tidak tahu beliau :P) yang rupanya di berbagai kesempatan ‘curcol’ bahwa gajinya tidak pernah naik dalam 7 tahun ini. Bwhuahaahahha… ternyata beliau lebih lucu dari Pak Dhe Gayus ya!! hihihihi

Sang anchor yang jelita menambahkan informasi, bahwa nominal gaji pak presiden kita jauh lebih tinggi daripada perdana menteri India dan China, padahal, kedua negara tersebut jelas lebih maju daripada Indonesia. Apakah para Perdana Menteri tersebut mengeluhkan gaji mereka, tidak dijelaskan oleh Ibu Anchor yang selalu tersenyum itu.

Saya jarang nonton koran atau baca berita. Saya juga tidak lagi tertarik dengan politik. Saya bahkan buta sama sekali soal tata negara dan kawan-kawannya. Tapi melihat sepenggal berita yang sangat lucu seperti demikian, membuat saya berpikir, apakah pemimpin pantas bersikap seperti itu? (baca : mengeluh).

Iya, saya tahu, Presiden juga manusia, yang bisa marah, bisa nangis sesenggukan, bisa bete, bisa merasa kecewa, bisa begini dan bisa begitu. Tapi mungkin tidak perlu dipublikasikan dan membiarkan rakyatnya menonton, toh? Atau karena kita (konon) negara demokrasi jadi siapa saja bebas melakukan apa saja?

Aih… pagi-pagi buta begini kok berani ktirik Presiden segala ya? Apa ga takut blog-nya diblok nanti? hahahaha

Ya sudahlah ya, setidaknya saya belajar sesuatu dari Pak Presiden, jangan mengeluh sembarangan! Berbahaya…

Leave a Reply

%d bloggers like this: