Rindrianie's Blog

Ngebolang ke Cianjur

Hai…haaaaai, adakah yang kangen sama saya? hihihihi. Ternyata postingan terakhir bertanggal 30 November, kesian blog ini saya cuekin lama *pukpukblog*. Seharusnya sih saya punya alasan yang cukup keren perihal si blog yang tampak terabaikan ini. Tapi mau bagaimana lagi, alasan saya memang hanya satu: malas! *ups* hihihihihi.

Ya sudahlah ya, izinkan saja saya bercerita tentang episode ngebolang saya bersama Akang Matahari hari Sabtu lalu. Kali ini Neng Iqoh, my bolang-mate ikut juga bersama adik perempuannya. Kami ikut EO yuk_trips, berangkat dari Semanggi dengan 2 elf, lumayan seru, meski saya sedikit kecewa sama Pak supir, seureudeug kalau kata orang Sunda mah, yahhh…bisa diartikan sedikit ugal-ugalan lah ya.

Stasiun Lampegan

Destinasi pertama adalah Stasiun Lampegan. Stasiun ini termasuk salah satu dari stasiun tua, sepupuan kayaknya sama Stasiun Toentang di Ambarawa itu *halah*. Tapi tidak seperti Stasiun Toentang yang hanya dipakai oleh kereta uap yang murni untuk kepentingan wisata, Stasiun Lampegan ini kembali difungsikan sejak tahun 2010 setelah sebelumnya ditutup karena terowongannya tertutup longsor.

Ada sebuah kisah yang diceritakan AM pada saya perihal asal muasal nama stasiun ini. Saat Pak Suami kecil dulu, ayahnya bercerita, bahwa para penduduk yang bekerja membangun terowongan ini, berteriak-teriak “Gan…lampu…Gan…” pada para Belanda ‘juragan’ mereka saat malam tiba. Itulah kenapa stasiun tersebut kemudian dikenal dengan ‘Lampegan’, benar atau tidaknya kisah ini silakan dipilih sendiri saja ya hihihihi.

Gunung Padang

Dari Stasiun Lampegan ini, hanya 8 km saja menuju Gunung Padang. Tapi saya rasanya saya tidak percaya deh, karena faktanya (saya pikir) lebih jauh karena waktu yang dibutuhkan pun cukup lama, terlepas dari jalanan berkelok khas pegunungan ya. Makanya saya takjub saat ada serombongan bolanger *halah* yang nekat ber-hiking ria, entahlah mereka sampai atau tidak ke Gunung Padang itu heuheu.

Tapi, di depan stasiun banyak abang-abang ojek yang stand by kok, jadi kalau temans ‘ngeteng’ pergi ke Cianjur atau naik kereta yang melewati stasiun Lampegan, bisa naik ojek ini menuju ke Gunung Padang, maaf saya tidak tahu tarifnya berapa, tidak sempat bertanya *nyengir*.

Di kalangan arkeolog, situs Gunung Padang ini konon cukup kontroversial. Kenapa? Karena berdasarkan banyak penelitian, batu-batu andesit yang dulunya berbentuk piramid itu, usianya lebih tua daripada Piramida Giza di Mesir sana. Jika Piramida Giza berumur sekitar 2500 SM, situs megalith di Gunung Padang ini usianya 4000-10.000 SM! Kalau ternyata benar itu artinya peradaban kita lebih dulu maju lho di semesta raya *tsaaah*. Penasaran? Sila tanya Mbah Google saja lah ya, supaya infonya lebih detail hehehe.

Menurut Aa-Aa yang menjadi guide, penduduk setempat memang percaya kalau situs ini keramat, karena dianggap sebagai sebuah tempat dimana Prabu Siliwangi sering berkumpul dengan tetinggi Tanah Sunda.

Situs ini memang baru dibuka untuk umum sebagai tujuan wisata arkeolog 2011 lalu, jadi masih dalam pembangunan di sana sini. Menuju ke atas, disediakan dua pilihan tangga. Tangga dari batu yang cukup terjal tapi jaraknya cenderung pendek, atau undakan tangga (semen) yang relatif nyaman tapi lebih panjang karena melingkari gunung. Sudah bisa ditebak kan kami pilih naik menggunakan tangga yang mana? Terjal tapi pendek! Beuuh, itu mah yaaa, perjuangan banget lah pokoknya mah hahahaha. Iya sih, memang jadinya cepat sampai, tapi lutut gemeteran jantung hampir copot rasanya :P. Turunnya baru pakai tangga yang panjang itu. Sama aja sih capeknya #eh? qiqiqiqi.

Jadi kalau ada yang bertanya di Gunung Padang ada apa? Ya tidak ada apa-apa selain si batu-batu berserakan itu. Terus ngapain di sana? Nggak ngapa-ngapain selain foto-foto doang terus turun lagi hahahaha. Tapi saya sih tidak menyesal, meskipun kalau diajak ke sana lagi sepertinya skip aja *ups*.

Curug Cikondang

Tempat terakhir yang kami datangi di one day trip kali ini adalah Curug Cikondang. Tidak seberapa jauh dari situs Gunung Padang tadi. Tapi karena jalan yang cenderung tidak beraspal dan berliku-liku, terasa sangat jauuuuuh. Meskipun setelah sampai, keindahan air terjun yang tunduk pada gravitasi dikelilingi perkebunan teh itu memang sangat layak untuk didatangi.

Sudah deh, acara ngebolang hari itu di Cianjur selesai dengan cukup memuaskan. Saya dan AM tidak ikut rombongan pulang kembali ke Jakarta, tapi naik bus menuju Bandung. Sampai Bandung pukul 10 malam, super capek tapi super hepi juga hehehe.

Sebentar lagi wiken nih temans, ada rencana mau ngebolang ke mana kah? 🙂

***

PS : foto-foto yang bertitimangsa saya pinjam dari Yuk Trip.

0 Comments

  1. dani

    Wiiiiiih. Seru Rin. Pas baca tentang Gunung Padang ini langsung ngebatin hebat juga ya. Jauh lebih tua dari peradaan lain.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya Dan, kita sudah lebih dulu ‘maju’ ya dulu, tapi sekarang…*ilang sinyal*

      Reply
  2. MS

    waaah ., Oriin udah duluan, pengeeen ikuut

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Ayo Buuuun, harus diperhatikan cuacanya Bun, kalo hujan rasanya bisa berbahaya bgt, coz tanah merah gitu kan, licin

      Reply
  3. bukanbocahbiasa

    Potonyaaaa aakkk.. Ini yang kapan hari posting di FB itu ya teh?

    Reply
    1. Orin (Post author)

      hihihi…iya Mak *tersapu malu*

      Reply
  4. ysalma

    Ga main air di curugnya Rin?
    Jadi pengen ngebolang juga nih ke Cianjur *bukan efek foto secara yang ngambil jagokan? *

    Reply
  5. Nurul Fitri Fatkhani

    seruuu.. acara ngebolangnya.!!.. Berita tentang Gunung Padang udah lama saya dengar, tapi belum ada kesempatan untuk ke sana. Mupeng.. 🙂

    Reply
  6. muhammad aanx farhan

    oh iya ada uniknya loh stasiun lampegan itu,
    jadi kalo kereta api dari cianjur menuju sukabumi yang panjang gerbongnya itu hampir dua gerbong saja hahahah….
    ketika melewati stasiun lampegan keretanya sering balik lagi alias munduuurr…!!
    entah jalannya yang terlalu menanjak atau keretanya yang sudah dimakan rayap (uzur) heheh…
    maka rute cianjur-sukabumi sempat di hentikan, namun baru-baru inu rutenya mulai diberlakukan kembali dan gerbongnya pun
    ditambah… alhamdulillah… cuma ongkosnya ikut-ikutan juga diperpanjang alias mahaaaalll…. hehehehe..
    salam kenal dari orang cianjur
    -keep blogging-

    Reply
  7. Vika

    Boleh banget dicoba… Deket dan murah..

    Reply
  8. fkrimaulana

    Asik tuh disana, jadi kangen Cianjur :))

    http://www.fikrimaulanaa.com

    Reply
  9. Arman

    ternyata bagus juga wisata alam di cianjur ya…

    Reply
  10. lovelyristin

    mbak, jd klo mau wisata suasana pegunungan cianjur, gn.padang udh dpt yaa.. kebun teh nya jg bgs bgt.. keren bingits, liat foto2nya aja udh bikin seger mata, apalagi beneran.. #mupeng hohohoho..

    Reply
  11. rinasusanti

    baru liat jelas kalau situs gunung padang itu hanya berupa bary berserakan bukan bangunan ya…

    Reply
  12. abi_gilang

    Pas baca judulnya kirain abis nyobain naek kereta api bogor-cianjur :mrgreen: jadi penasaran juga nih sama gunung padang. Ada warung nasi padang ngga disana Orin :mrgreen:

    Reply
  13. Info Kostan

    seru banget ngebolangnya yah hehehe ingin banget ngebolang

    Reply
  14. liannyhendrawati

    Air terjunnya indah banget ya *jadi pengin mainan air, kebayang segernya tuh klo basuh muka di situ. Bersih nggak airnya?

    Reply
  15. prih

    one day trip yang komplit Orin ada sejarah transportasi, arkeologi hingga wisata alam…
    Gan..lampu…gan…ayook ditunggu balik di Tuntang
    Salam

    Reply
  16. Ryan

    dulu pernah lihat postingan temen FB (blogger juga) – Mas Hadi pas dia ke gunung ini. keren mba… belum ke sana sampai sekarang. tapi saya orang pantai sih.

    Reply
  17. bintangtimur

    Oriiiiin…ini sfoto stasiun yang ada di fb itu kan? Yang saya komenin keren itu?
    Duh, ternyata Orin ngabolang kaditu nya…seneeeeng….
    Sampe sekarang saya penasaran banget dengan situs Gunung Padang ini, yah, karena ke Machu Picchu kayaknya lebih nggak mungkin, datang ke situs ini pun udah lumayan kali ya, Rin…
    😀
    Orin lama nggak ngeblog?
    Samaaaaa…

    Reply
  18. dey

    Orin ngabibita .. 😀

    Reply
  19. Elsa

    curug nya keren yaa…
    kalo lihat air berlimpah gitu, bawaannya kepingin nyemplung

    Reply
  20. Sandi firmansyah

    Wah wah kampung ane udh terkenal ya,,, hahaha.. yg mau trip ke 3 tmpat itu bsa hubungi ane, bisa jga naik kereta, dari stasiun bogor. Ane menyediakan home stay. Bsa hub no 085723393338.
    Salam dari orang lampegan.

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: