Rindrianie's Blog

Ngebolang Saat Lebaran (Part 1)

Di rumah orang tua saya di Majalengka sana, Lebaran berakhir pukul 9 pagi, yahh…pukul 10 lah paling siang. Biasanya pukul 6 pagi kami sudah berkumpul untuk sholat Ied, paling lambat pukul 7-an, sholat sudah dimulai. Pulang ke rumah, saling memaafkan dengan keluarga, sarapan ketupat, lantas keliling berkunjung ke tetangga kanan kiri, sampai rumah lagi ya biasanya pukul 9an. Kadang masih ada tetangga yang berkunjung, tapi pukul 10 ke atas, jalanan sepi, tetangga-tetangga pun asyik dengan keluarganya sendiri, maka mari mengganti ‘baju lebaran’ dan berdaster ria lagi hihihihi.

Jadi maksud saya nih, biar tidak bosan, harus pintar berpikir kreatif mengisi liburan. Nah, tahun ini saya dan AM ingin ngebolang, yang dekat-dekat saja dari rumah, dan tidak memerlukan waktu (dan biaya :P) yang tidak terlalu banyak.

Maka hari Sabtu, hari kedua Lebaran, destinasi pertama acara ngebolang kami adalah ke Cibaringkeng.

Cibaringkeng ini hutan berbukit kecil saja sebetulnya, saya juga tidak terlalu paham kenapa namanya Cibaringkeng heuheu. Dulu, saat SD-SMP, saya sering bermain-main ke hutan kecil ini, biasanya saat latihan menjelajah dalam ekskul Pramuka, atau sekadar sesepedaan atau hiking iseng.

Di sana ada sebuah sumur kecil yang dinamai sumur bandung, konon katanya, di zaman perang dulu sumur ini adalah pintu masuk rahasia menuju terowongan yang akan membawamu menuju Bandung! Entah yaa, itu benar atau tidak :D. Di sana juga ada sebuah kolam yang konon jumlah ikannya tak pernah bertambah atau pun berkurang. Maaf saya tidak tahu jumlah tepatnya berapa hihihi.

Cibaringkeng ini meskipun sudah dijadikan tempat wisata, tapi tidak ada tiket masuk, juga tidak ada pusat informasi (atau lokal guide) tempat kita bisa bertanya tentang segala sesuatu, mungkin karena memang hanya sedikit ramai saat libur Lebaran semacam ini saja ya.

Sudah bertahun-tahun saya tidak ke sana, dan tentu saja kondisinya sekarang sudah jauh berbeda dibandingkan saat saya kecil dulu yang betul-betul terlihat seperti hutan belaka. Sekarang ada plang besar di depannya. Sudah banyak bangku-bangku (terbuat dari bambu dan juga semen) bagi pengunjung untuk duduk di bawah pepohonan yang rimbun. Tersedia beberapa toilet umum dan banyak tong sampah. Ada mainan seperti ayunan dan jungkat jungkit untuk anak-anak. Bahkan ada flying fox segala meskipun tidak terlalu tinggi dan tidak seberapa jauh jaraknya. Lumayan bangetlah ya untuk main-main sebentar bersama keluarga.

Dari rumah saya ke sana, hanya memerlukan waktu kurang lebih 10 menit saja menggunakan motor. Saya dan AM bersama adik bungsu saya pergi duluan. Adik bungsu saya ini ya sering banget ke sana sama teman-temannya, nggak ngapa-ngapain, cuma jalan aja sampai puncak bukit terus balik lagi, kok mirip ya sama kayak saya dulu? bhuahahaha. Jadi kemarin ini dia ini yang jadi guide saya dan AM, hiking sampai ke atas, meskipun batal ke puncaknya karena puanas banget sudah jarang pepohonan.

Adik-adik saya yang lain menyusul, dan kami hanya duduk-duduk saja seperti keluarga-keluarga lain di bawah pohon, sambil menikmati es teh serebuan dan bakso ikan (atau ayam) seharga 500 perak, uang dua puluh ribu juga semua kenyaaaang hihihihi. Murah meriah banget lah memang ngebolang ke sana.

Menjelang makan siang pulang lagi deh ke rumah, meskipun cuma sebentar, cukup melelahkan karena memang hiking dengan jalanan menanjak dan kukurusukan di hutan, jadi sorenya hampir seisi rumah pada tidur siang tuh kecapean bhuahahaha.

0 Comments

  1. Pingback: Ngebolang Saat Lebaran (Part 2) | Rindrianie's Blog

  2. dani

    Waaaah. Bagus Rin tempatnya. Semoga sampahnya ga semakin banyak dengan semakin populernya tempat ini ya Rin. Bagus sepertinya tempatnya. Oihya, mohon maaf lahir batin ya Oriin. 🙂

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Sama2 ya Daaaan, mohon maaf lahir batin juga ^^

      Reply
  3. alrisblog

    Untuk menghilangkan rasa begah perut karena kebanyakan makan kue lebaran asik juga ngebolang ke tempat deket2 rumah.

    Reply
    1. Orin (Post author)

      iya mas, bisa dijadikan kebiasaan baru tiap Lebaran nih hehehehe

      Reply
  4. istianasutanti

    masuk ke sananya gratis Rin? enak yaa tempatnyaa

    Reply
    1. Orin (Post author)

      gratiiiiis, makanya senang bgt ‘nemu’ tempat ngebolang murah meriah gituh hihihihi

      Reply
  5. Ria Rochma

    Murce banget emang kalau jalan-jalan di tempat mbolang gitu, ya mbak..

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Iya Ri, lumayan bangeeet hehehe

      Reply
  6. bundamuna

    Teteh maaf cmn bisa ksh like.. Mau komen kok gak muncul tulisannya.. Cmn muncul gambarnya *tanya kenapa* 🙁

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: