Rindrianie's Blog

Novel Keroyokan

Temans, ada yang sudah baca novel Traveler’s Tale? Atau Lenka barangkali? Belum? Ah, baiklah akan saya ceritakan sedikit. Jadi kedua novel tersebut berjenis novel keroyokan. Traveler’s Tale ditulis 4 orang, salah duanya adalah pasangan Aditya Mulya dan Ninit Yunita, sementara Lenka ditulis…11 orang! hahaha, salah satunya adalah Andina Dwi Fatma yang menulis novel Semusim, dan Semusim lagi.

Nah, postingan ini adalah untuk memberitahu temans (well, sekalian curhat sebetulnya #eeaa) bahwa saya sedang menulis novel keroyokan semacam demikian itu.

Masih ingat kah temans akan postingan saya yang berjudul Tiba-tiba Galau beberapa waktu lalu? Di sana saya bercerita bahwa saya mengirimkan outline calon novel saya itu untuk mengikuti audisi workshop menulis yang diadakan oleh Elexmedia berikut:

10862593_10206012992390545_8834328206000001299_o

Singkat cerita, saya terpilih menjadi satu dari 50 orang yang berkesempatan hadir di Workshop tersebut. Sharing dengan dua orang penulis romance Mbak Indah Hanaco dan Jenny Thalia, lantas setelah makan siang kami dibagi menjadi sepuluh kelompok untuk … membuat outline baru!

Sejujurnya, saya sudah hopeless, tadinya saya pikir outline yang saya kirimkan untuk mendaftar itu yang -kalau terpilih- akan diterbitkan Elexmedia. Tapi ndilalah, outline terbaik dari 10 kelompok ini lah yang akan diterbitkan nantinya. Hedehhh, bingung pun, lahhh baru ketemu dan kenal pada saat itu kan ya, bagaimana coba menentukan ide cerita, konfliknya apa, karakter tokohnya gimana aja dan sebagainya dan seterusnya? Bukannya apa-apa temans, saya saja kadang berantem sama diri saya sendiri kalau nulis *ups* hahahaha.

Jadi begitulah, dalam waktu kurang lebih 2 jam, kami berlima harus menuliskan outline lengkap untuk calon novel berjumlah 150-250 halaman. Tiap kelompok harus menamai kelompoknya sendiri dengan nama kota yang akan menjadi setting cerita. Ketentuan lain adalah harus bertema play list, entah lagu atau hanya sebagian lirik. Dan tentu saja, harus cerita romance! du du du du.

Ya sudahlah yaa, meskipun berantem dengan canggung (karena sama-sama nggak kenal ya bok :P), saling mengalah sekaligus keukeuh dengan pendapat sendiri *kek bijimane cuba? qiqiqi*, saya dan empat teman sekelompok berhasil juga membuat outline yang diminta. Saya mah pasrah aja sih, karena sudah bisa membayangkan bagaimana itu riweuhnya menyatukan 5 kepala dalam sebuah cerita?

Tapi ya mau bagaimana lagi temans, di hari pengumuman, kelompok saya ternyata terpilih. Semacam blessing in disguise gitu sih kalau buat saya, senang tentu saja bisa terpilih, sekaligus pusing dan stres duluan itu gimana coba nulisnyaaaa hahahaha *sambil nangis*.

Yesterday in Bandung itu tuh yang punya kelompok saya hihihihi

Yesterday in Bandung itu tuh yang punya kelompok saya hihihihi

Saat postingan ini dibuat, draft 5 bab pertama sudah disubmit ke mbak editor untuk dikoreksi dan diberi masukan. Masih berjuang untuk beberapa bab berikutnya yang bikin degdegan karena deadlinenya tanggal 23 April sodara-sodara! *pengsan*. Seru sih ternyata nulis keroyokan begini, karena meskipun sama-sama berlima, Little Stories kemarin itu kan cerpen, yang masing-masing nulis weh sendiri nggak perlu saling ‘mengganggu’. Tapi yang ini tidak bisa begitulah ya, benar-benar harus menekan ego untuk menulis sesuai keinginan saya :D.

Ya sudah begitu saja temans, curcolnya sudah kepanjangan sepertinya nih hihihihi. Jadi kalau beberapa bulan mendatang temans ke tokbuk dan ada novel berjudul Yesterday in Bandung, sok atuh beli ajalah ya, kan katanya kita temenan, yes? bhuahahahaha *dan kemudian kabur sebelum disambit*.

***

Note : kecuali foto dengan frame, foto dan image lainnya saya pinjam dari elexmedia.co.id (@elexmedia)

0 Comments

  1. jampang

    selamat, teh…. semangat 😀

    Reply
  2. lazione budy

    good luck!

    Lenka nyaris baca punya teman, ga jadi.

    Reply
  3. Belalang Cerewet

    selamat, Rin!

    Reply
  4. ketty husnia

    keren mba Rin..jalan hidup memang ga bisa ditebak ya 🙂

    Reply
  5. rizkaharleni

    Selamat ya, mbak 🙂

    Reply
  6. Pakde Cholik

    Selamat ya Nduk
    Novel saya baru sampai halaman 30 masih tersendat-sendat
    Fokus ke Program SabulSabuk 2015, program satu bulan satu buku he he he
    Salam hangat dari Surabaya

    Reply
  7. Arman

    Wah keren rin… Congrats ya…

    Reply
  8. Anindita Hendra

    Semangat Teh!
    Ditunggu novelnya di toko buku 😀

    Reply
  9. Fardelyn Hacky

    Wow. Keren, selamat mbak. Melihat judulnya, pasti ceritanya tentang Bandung, xixixii

    Reply
  10. nengwie

    Wilujeng teeeh… Ngiring bingah..:)

    Reply
  11. ranselijo

    Congrats, Mbak Rind!

    Reply
  12. rinasusanti

    wow selamat orin…..

    Reply
  13. dani

    Waaaaah. Selamat Orin! Semoga lancar ya sampai deadline dan terbit bukunya. I will definitely buy one!

    Reply
  14. Lyliana Thia

    Oriin apa kabarnya dirimu?
    waah nggak kebayang deh nulis berame2 gitu…
    tapi hebat kalo bisa menyelesaikan konflik
    itu bisa jadi cerita tersendiri 😀

    Reply
  15. jannu

    Traveler’s Tale pernah baca. bagus. dan aku berpikir akan lebih bagus jika ada produser yang ngangkat nih novel ke layar lebar.

    soal nulis keroyokan. kadang terpikir juga sih, mengingat banyaknya ide di kepala yg tak kunjung terealisasikan. maunya duet saja. tapi belum nemu orang yg terpercaya. 🙂

    Reply
  16. Ria Rochma

    Yang sama Ajen kemarin itu ya, Mbak?
    Kutunggu novelnya keluar, Mbak 🙂

    Reply
  17. Pingback: (Semacam) PO: Yesterday in Bandung | Rindrianie's Blog

  18. Pingback: (Semacam) Launching #YesterdayinBandung | Rindrianie's Blog

Leave a Reply

%d bloggers like this: