Rindrianie's Blog

Just being me

Bersegeralah

Kemarin, saya tidak masuk kantor karena merasa sedikit tidak enak badan. Meriang, kepala pusing, tenggorokan saya sakit (hingga suara saya aneh), ditambah lagi kram perut karena sedang menstruasi.  Memang hari-hari sebelumnya pun cukup melelahkan, mulai dari terjebak macet berjam-jam, hingga…
Read more

Why did you cry?

Seorang sahabat saya terlibat masalah serius, but  she as a tough woman I ever known, indeed. Maka saat melihat beliau menangis, saya sungguh terkejut beberapa saat, dan pertanyaan spontan saya berikutnya adalah “Hey, why did you cry?” Sahabat saya ini…
Read more

Untitle

“60% kegiatan menulis adalah membaca” Kalimat ini saya baca di blog Ayu Utami -penulis terkenal itu- entah beberapa waktu yang lalu.  Dan betul-betul saya rasakan kebenarannya akhir-akhir ini. Sulit sekali rasanya untuk menulis, sependek dan sesederhana apapun. Entah ide-nya yang…
Read more

Bersabarlah..

Senin yang cerah. Selepas sholat shubuh saya masih sempat ‘leyeh-leyeh’ di kasur sembari baca buku -walaupun akhirnya tertidur juga. Pukul 5.45 saya mandi, dan bersiap ke kantor. Pukul 6.15, motor sedang saya panaskan saat ibu tetangga seberang kiri tergopoh-gopoh memanggil-manggil…
Read more

Be Yourself

Jum’at, 27 Agustus 2010. 10.15 WIB Hari ke-dua training.. Peserta training yang tidak berpuasa sedang menikmati coffee break mereka, kami -hanya 4 orang- yang tersisa terkantuk-kantuk di ruangan training.  Tapi bukan masalah coffee break ini yang ingin saya ceritakan -walaupun…
Read more

昔話

上級1の最後のプロジェクトでした。私が作った昔話でした。フフフフ。。(^o^) 登場人物: アドリン      :水牛 ドウィ        :犬、神様 ムティア      :猫、ナレーター エル二        :ねずみ オリン        :ナレーター、おばあさん

Bismillah…

Hari ini, Selasa 24 Agustus 2010, saya baru saja berkomitmen dengan seorang sahabat -Mba Irranida Hussi- yang baik, untuk menulis setiap hari !! Wow… sebuah ‘ikrar’ yang sangat berat bagi saya. Karena seringkali saya berkeinginan, berjanji, berupaya hal yang sama…
Read more

Ketika keikhlasan teruji

“Mel, aku akan segera menikah.” Ucap Lintang ceria. Kacamatanya yang besar menjadi terlihat lucu saat bibirnya tersenyum lebar, matanya yang bulat menyipit. Aku hanya mampu terbelalak kaget, dan detik berikutnya memeluk tubuh mungilnya dengan erat. “Ya ampun Lin, kapan? Sama…
Read more

Kado Untuk Sahabat

Semalam, saya menghadiri farewell party seorang teman kantor –sekaligus sahabat saya- yang resign dan akan melanjutkan S2-nya dengan mendapatkan beasiswa di Belanda. Sungguh, saya berbahagia untuknya. Walaupun, tentu setiap perpisahan menyisakan sekeping kesedihan, merasa kehilangan dia, menduga-duga akan seperti apa…
Read more