Rindrianie's Blog

Pelangi

Sekantung kelopak bunga matahari.

Beberapa buah delima.

Sejumput rumput lengkap dengan akarnya.

Selembar selendang berwarna ungu pucat.

Tiga batang krayon -yang sudah patah dan pendek- berwarna biru.

“Dimana aku bisa mencari jingga dan nila?” anak lelaki itu bertanya pada dirinya sendiri. Memandang benda-benda di depannya beberapa detik tanpa berkedip, terlihat putus asa.

“Jingga dan nila?” tanyaku.

“Iya,” jawabnya cepat. “Kau tahu bagaimana aku menemukannya?”

Aku menggeleng. Anak lelaki itu terlihat kecewa.

“Kau ingin membuat pelangi?” tanyaku lagi.

Dia mengangguk. “Ibuku sakit, aku ingin membuatkannya pelangi.”

Kasihan sekali dia, bagaimana dia membuat pelangi jika hujan tak pernah datang ke kota kami?

***

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

0 Comments

  1. Chrismana"bee"

    tjakepp 😀

    Reply
  2. Chrismana"bee"

    tjakepp 😀

    Reply
  3. jiah al jafara

    ada hujan buatan lho mbak Orin 😀

    Reply
  4. jiah al jafara

    ada hujan buatan lho mbak Orin 😀

    Reply
  5. jampang

    hmm…. cukup tatap mataku saja… sebab ada pelangi di sana…

    😀

    Reply
  6. fannywa

    Sweet..

    Reply
  7. nyonyasepatu

    ada banyak hujan dimedan orin

    Reply
  8. Lidya

    minggu ini belum hujan lagi ya di bekasi

    Reply
  9. Lidya

    minggu ini belum hujan lagi ya di bekasi

    Reply
  10. Baginda Ratu

    Pelangi di hati saja, cukup tak..? 🙂

    Reply
  11. opiphost

    bilang kalo di matanya pelangi untuk sang ibu berada teh 😀

    Reply
  12. irfanaulia

    Bagusss, walau kurang terasa absurd.
    Btw, kalau nyari pelangi coba tanya Agung. Yang ngelukis dia soalnya.

    Reply
  13. rinasetyawati

    bulan ini sudah masuk musim hujan semoga ada banyak pelangi….*ga nyambung

    Reply
  14. rinasetyawati

    bulan ini sudah masuk musim hujan semoga ada banyak pelangi….*ga nyambung

    Reply
  15. Mechta

    jingga ada pada pepaya, De… hehe…

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: