Rindrianie's Blog

Peringatan Kasat Mata

Peringatan seperti foto di bawah ini pasti sering sahabat lihat dan temui bukan?

Peringatan-peringatan semacam ini acapkali diabaikan oleh mereka-mereka yang melihatnya. Padahal, bukankah peringatan itu dibuat karena memiliki alasannya tersendiri? Lantas kenapa masih sedikit di antara kita yang bisa ‘membaca’ di balik yang tidak terlihat itu?

Foto di atas saya ambil saat kami berjalan santai menyusuri jalanan Legian beberapa waktu yang lalu. Sang pemilik motor tidak mungkin tidak, pasti melihat dan membaca peringatan yang terpampang jelas dari rambu tersebut. Lantas kenapa beliau masih saja memarkirkan sang motor di sana? Jawabannya mungkin se-absurd kenapa tukang bajaj bisa belok kanan atau kiri tanpa lampu sein hihihihi

Tidak ada kerugian yang signifikan dari pelanggaran dari peringatan “dilarang parkir” ini memang, kecuali ketidaknyamanan kami -sebagai pejalan kaki- atas kehadiran sang sepeda motor yang nangkring di trotoar tersebut . Bayangkan jika motor yang terparkir ada sepuluh motor, bayangkan jika sepanjang trotoar itu terisi oleh motor-motor yang terparkir? (dan memang pada malam hari trotoar ini cenderung diparkiri oleh berpuluh-puluh motor) Tidakkah pelanggaran itu bisa berakibat menjadi sebuah pendzoliman terhadap pejalan kaki? Mungkin terlalu lebay alias berlebihan ya, tapi bukankah masalah-masalah besar berawal dari pengabaian hal-hal yang sepele seperti ini?

Peringatan dilarang parkir, dilarang berhenti, dilarang menginjak rumput di taman, dilarang mengambil foto di museum, dilarang makan minum di busway, dan dilarang-dilarang lainnya yang bersifat duniawi ini mungkin bisa kita abaikan sejenak. Karena toh tidak ada hukuman yang berarti jika melanggar, ‘kan? Kalaupun apes bertemu Om Polisi misalnya, selembar kertas bergambar I Gusti Ngurah Rai mungkin bisa menyelesaikan segala urusan.

Tapi bagaimana dengan peringatan-peringatan dari Beliau Yang Maha Segala? Tidakkah kepatuhan kita terhadap peringatan-peringatan yang -katakanlah- bersifat duniawi tadi, bisa dijadikan indikator seberapa tunduk kita terhadap segala peringatan maupun larangan Sang Pencipta? Dimana berkarung kertas bergambar Benjamin Franklin pun tidak akan sanggup menyelesaikan hukuman-hukuman yang sudah dijanjikanNYA bagi mereka yang melanggar.

Peringatan bagi diri saya sendiri, untuk terus berusaha membaca alasan-alasan tersirat di balik sebuah peringatan, yang kadang terlupakan karena ego mengalahkan akal pikiran dan hati nurani untuk patuh menjauhi segala larangan. Karena semua peringatan kasat mata dari Beliau Sang Pemilik Semesta selalu untuk kemuliaan hambaNYA.


Artikel ini saya ikutkan dalam pagelaran ASKAT-nya Pakde Cholik.

0 Comments

  1. lidya

    budaya tidak tertib masih banyak ternyata ya.
    Orin dari pagi ga konsen nihkayanya kerja mikirin ASKAT hehehe

    Orin : masih banyak bgt mba Lid.
    hahaha…. ketauan deh 😛

    Reply
  2. arev

    terlalu banyak masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya peraturan!

    Orin : Smeoga bisa membaik ya, kit amulai dari diri sendiri dulu 😉

    Reply
  3. Pakde Cholik

    Saya sudah membaca artikel sahabat
    Dan sudah langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi anda yang hebat
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

    Orin : Terima kasih Pak Dhe 😉

    Reply
  4. nia/mama ina

    heuheuheu…bisa aja dapat foto itu…..mungkin yg punya motor ngga ngerti arti rambu lalulintas itu yachhh…ato pura2 ngga ngerti heheheh….

    Orin : Hmm…entahlah mba, harus ditanyakan pada rumput yang bergoyang sepertinya hihihihi

    Reply
  5. ysalma

    peringatan yang terpampang sebuah aturan, untuk dipatuhi,
    peringatan dari sang pencipta, tanda DIA masih peduli sama kita ya Rin 🙂

    Orin : Sepakat Mak 😉

    Reply
  6. dewifatma

    Terang-terangan menghina rambu-rambu tuh, Rin. Mosok sengaja narok motor dibawah rambu-rambu dilarang parkir. Hmmmm…..

    Orin : Entahlah mba Dew, faktanya banyak yg begitu 😀

    Reply
  7. monda

    Tulisan penuh makna ini Rin, mantap.

    Orin : Whuaa…tersapu2 aku Bun 😀 Makaciiiiih *kiss….kiss….*

    Reply
  8. anny

    Pastinya sang pemilik motor lagi ngantuk atau terburu buru jadi gak sempat baca peringatan itu hihi 😀

    Orin : Pengalaman ya Teh? *ups* hihihihi

    Reply
  9. Arif Bayu

    Wah emang sekarang hak pejalan kaki banyak yang terpangkas mbak,, cerita analoginya keren mbak,,,,,,,:)

    Orin : tengkyu Bay 😉

    Reply
  10. Lyliana Thia

    Tau gak Rin, pas baru liat foto, sebelum baca ceritanya.. Aku kirain kamu yg parkir motor disitu, trus difoto deh.. Hihihi…

    Iya.. Memang peraturan manusia sering dilanggar.. Apalagi klo gak keliatan sama penegak hukum aka pak polisi.. Tapi sesungguhnya perilaku ini bisa dgn berbahayanya menular ke pelanggaran pd Tuhan…

    Semoga qta jauh dari sifat2 itu ya.. Amin..

    Orin : Wew….ga ada kerjaan amat mba parkir sendiri moto sendiri hihihi…
    Aamiin…semoga kita terhindar dari pelanggaran2 yg demikian ya mba..

    Reply
  11. rio2000

    motor saya itu yah? :malu:

    Reply
  12. emimyst

    waaah hebat punya foto “langka” begitu. (eh sudah tidak langka mungkin di Indonesia ya?)
    Memang sering kontradiksi sekali ya. Kalau melihat begitu biasanya saya ngomel : “Yang punya motor masih balita :D”

    EM

    Orin : Balita? hahaha… saya biasanya menyebut mereka-mereka dengan “wah…msh pada buta huruf” hihihihi

    Reply
  13. Sofyan

    Wah pas bnget fotonya,.atw jgn2 ad janjian nih,.hehe,.jdi peraturan d’buat untk dilanggar ceritanya ni..

    Orin : heuheu…ga janjian kok mas, kan ceritanya saya lg jalan2 doang di situ 😀

    Reply
  14. Batavusqu

    Salam Takzim
    Maap mbak Orin itu motor saya, lagi mau dijual, emang mbak Orin ga lihat ada label DIJUAL di dashboard, saya sudah kerja sama sama pihak terkait mbak xixixixi
    Salam Takzim batavusqu

    Orin : Walaaahhh… itu motor kang Isro yg mau dijual toh?? qiqiqiqiqi

    Reply
  15. Zahra Bella3

    semoga menang tante
    salam kenal

    Orin : Makacih Bella sayaaaang 😉

    Reply
  16. Gaphe

    yang keliatan aja dilanggar, apalagi yang gak keliatan ya?. hahaha.. bisa aja nemu foto begonoan Rin?.

    eniwei, artikel kamu bagus. Ringan dan gampang dingertiin.. semoga sukses kontesnya pakde yah ^__^

    Orin : hihihi…pas bgt emang mas nemu motor ini.
    Alhamdulillah… akhirnya nyangkut jg di ASKAT-nya pakde yg terakhir ini 😀

    Reply
  17. dey

    go orin .. go orin ..*jadi suporternya orin deh … hehehe
    moga2 gambar motor itu jadi keberuntungan …

    Orin : Ibuuuuu…hatur nuhun suporternyaahh, menang deh Orin hihihihi…

    Reply
  18. bundadontworry

    dinegeri kita kayaknya masih berlaku pemeo, aturan ada utk dilanggar dan peringatan ada juga utk dilanggar 🙁
    Bisaan aja Rin dapet foto kayak gini
    top bgt deh 🙂

    semoga sukses dan beruntung di acara ASKAT ini ya Rin 🙂
    salam

    Orin : Pemeo yg sangat tidak mendidik ya Bun 🙁
    hehehe…Orin jg suka bgt foto ini Bun ^^ Alhamdulillah kali ini beruntung *yippiieeee*

    Reply
  19. Kakaakin

    Dari foto itu, seolah2 nantangin banget ya…
    Aku jadi introspeksi diri… keknya masih terlalu sering melanggar peringatan-Nya 🙁

    Orin : Sama Ka, aku jg kyknya 🙁

    Reply
  20. bangauputih

    itu pengendaranya lagi ngantuk banget kali mba. hehe
    tapi memang itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari dimana-mana.
    btw, mba bisa aja sempet2nya ngambil picnya, hhehe

    salam hangat ^_^

    Orin : Iya mba Ridha, miris ya 🙁
    hehehe… Alhamdulillah dapet kesempatan moto beginian^^

    Reply
  21. Mabruri Sirampog

    sebentar,, duit yg gambarnya i gusti ngurah rai itu berapa ya nominalnya?? hihihi…. *bukti tidak menghargai para pahlawan…

    sukses bun ASKATnya 🙂

    Orin : Hayo berapaaaa :p
    Alhamdulillah…makasih Mab 😉

    Reply
  22. Fonega

    hukum ny ga tegas sih, coba lebih tegas kaya luarnegeri

    Orin : Kita mulai dari kita sendiri yuks 😉

    Reply
  23. Puteriamirillis@gmail.com

    ngeri ya teh jika yang memperingatkan adalah Allah langsung…sebuah peringatan mmg bermakna dalam…salam teh..^^

    Orin : Iyaa…serem bgt Put..

    Reply
  24. Masbro

    Saya mau ngomen fotonya Mbak. Kontras sekali, biasanya foto2 seperti ini yang bisa mencuri perhatian penikmat foto..bagus Mbak;)

    Orin : Iya masbro, saya juga seneeeeng bgt bisa ngambil foto ini ^^

    Reply
  25. kangmartho.com

    enak aja parkir sembarangan ntar di curi orang atau kena angkut petugas satpol PP baru tahu rasa
    tapi memang pemandangan seperti ini kayaknya sudah umum

    Orin : Mungkin yg punya motor ketua satpol kang hihihihi

    Reply
  26. arul7chandrana

    Wow, great article. Ehm, tapi, aku kok gak biasa ya denger ‘beliau’ sebagai kata ganti Tuhan? Meskipun beliau terdengar lebih sopan, tapi beliau–setahu saya–khusus buat manusia, deh. Dan kalau saya salah, ini akan jadi ilmu baru. Terima kasih. Dan selamat menyongsong menjadi ummi.

    Orin : Wah..kebetulan saya bukan ahli bahasa mas hehe. Tapi jika ada yg lebih ‘tinggi’ dari kata beliau, pasti akan saya gunakan untuk kata ganti Tuhan. Terima kasih perhatiannya mas 🙂

    Reply
  27. susisetya

    kesadaran warga kita itu memang masih sangat kurang, apalagi kalau rambunya didekat mangkal angkot, udah dech dianggap gak ada…

    Orin : Iya mba Sus, paling sering angkot itu justru berhenti di rambu dilarang berhenti ya 🙁

    Reply
  28. lozz akbar

    apa mungkin ya malaikat bisa disogok dengan selembar I Gusti Ngurah Rai hehehe

    aturan main sudah ada kok mbak Orin, tapi menurut saya ini cuma maslah mental.. ya mental dari pembuat hukum dan pelakunya saja yang enggak siap dengan aturan mainnya

    Orin : Mudah2an suatu saat semua pendukungnya ini siap mental ya mas Lozz.
    Pssttt…katanya malaikat ga doyan kertas bergambar I Gusti Ngurah Rai mas he he

    Reply
  29. dmilano

    Saleum
    Hayyyoooo yang punya kenderaan, silahkan parkir ditempat yang sudah ditunjuk..
    begitu bunyinya mbak, 🙂
    saleim dmilano

    Orin : Mudah2an yg punya kendaraan lain kali bisa baca ya Bang he he

    Reply
  30. mimpi siang bolong

    Sayang nomor polisinya g kelihatan.
    kalo’ kelihatan bisa dicari siapa yang punya.
    Di Jakarta sdh dimulai foto/video pelanggaran lalu lintas…jadi harus hati2.
    Nanti pada saat ngurus perpanjangan STNK kok malah kedenda tilang.

    Salam Takzim.

    Orin : Nopol-nya DK 4628 ES mas *psst…jangan bilang2 Samsat ya, kecian* hehehe

    Reply
  31. Citra W. Hapsari

    hmmm,mau komen apa ya,…
    ini baru masalah tata tertib keduniawian saja dianggap remeh dan cenderung diacuhkan,…
    bagaimana jika itu adalah larangan agama yang dilanggar secara sadar?
    hadu hadu,pikiran saya keman mana,..maklum sudah malam,sudah waktunya berubah wujud :mrgreen:

    Orin : hehehe…ayo bobo dulu mba Citra, bangun tidur baru komen 😀

    Reply
  32. uni

    moga sukses ya mba pagelarannya ^_^, iya bener, uni jg masih dan terus masih berusaha untuk tetap melaksanakan segala perintahNYA, kadang beraaaat bgt ^^

    Orin : Sama2 semangat memperbaiki diri ya Uni *peluuuk*

    Reply
  33. gerhanacoklat

    mungkin orangnya pendek jadi gakbisa ngeliat ke atas dek :p

    Orin : heuheu…berbaik sangka aja kita ya Kak ^^

    Reply
  34. an9el

    di negara kita ini memang peraturan bukan utk di taati tapi utk di langgar 🙁

    Orin : Iya, mudah2an bisa lebih baik ke depannya ya..

    Reply
  35. rayafr

    pandangannya lurus ke depan kali jadi ga lihat di atas ada tulisan hihihi!

    Orin : hahaha, ga tengak tengok ya Fit :p

    Reply
  36. Pencerah

    hayo, motornya siapa tuch?

    Orin : motornya yg punya motor mas he he

    Reply
  37. Usup Supriyadi

    tanda segede gitu saja pada gak digubris ya, apalagi tanda yang kecil, dan tanda-tanda Tuhan yang kadang samar, bisabisa nggak sadar terlewatkan. duh.

    Orin : Iya Sup, menyedihkan ya 🙁

    Reply
  38. genksukasuka

    semoga menang mba 😛 ….

    itu motor sendiri yah heee bisa aje nih mk nya sipppp

    Orin : Makasih mas.
    he he…motor saya masih pake ‘B’ mas, bukan ‘DK’ 😀

    Reply
  39. horizonwatcher andre

    Salam kenal, baru pertama mampir. Memang negara kita kedisiplin dan mematuhi aturan masih rendah. Dan memang betul kita perlu memperhatikan peringatan-peringatan dari Yang Maha Kuasa

    Orin : Sepakat 😉

    Reply
  40. Rendi.S(LOOK! AT ME)

    bagus sekali saya sangat suka

    Orin : terima kasih 🙂

    Reply
  41. Rendi.S(LOOK! AT ME)

    saya sangat suka dengan ini menarik sekali

    Reply
  42. bintangtimur

    Oriiiin, apa kabar?

    Maaf baru berkunjung lagi, sssst…bukan karena sepeda motor saya ditilang polisi lo 😛

    Setuju banget, peringatan itu dibuat buat dipatuhi bukan dilanggar. Tapi kenapa kita selalu mengabaikannya ya 🙁

    Orin : Bu Iiiir… alhamdulillah Orin sehat^^
    hehehe…ga mgkn lah polisi-nya nilang Bu Ir *ups* hihihi…
    Mudah2an makin banyak yg ‘sadar’ untuk mematuhi peringatan ya Bu, Aamiin..

    Reply
  43. tunsa

    maap, lupa naroh.. 😳

    Orin : Nah yaa…. ketauan ni motor punya mas Ari hihihihi

    Reply
  44. yuni cute

    pikir si Bapak pemilik motor: ‘alah.. ga mungkin motor saya diangkut mobil satpol PP’ 😀

    Orin : mba Yun…mba Yun…belom tentu pemiliknya bapak2 lho 😆

    Reply
  45. yuni cute

    ‘oh maaf ga sengaja..’ 😀

    Reply
  46. Majalah Masjid Kita

    sentilannya mantafff… moga melaju ke babak selanjutnya ya 🙂

    Orin : terima kasih 🙂

    Reply
  47. Erdien

    Haha… pelanggaran terang-terangan.

    Uji nyali kali 🙂

    Orin : he he…iseng kali ya mas 🙂

    Reply
  48. Agung Rangga

    ya, ya~
    kadang, sesuatu yang ‘tampak jelas’ bisa menjadi kasat mata~

    Orin : Iya ya Gung 🙁

    Reply
  49. Pingback: Peringatan ASKAT Berakhir |BlogCamppost

  50. Mas Jier

    kalo di kota saya (Bandung) banyak angkot yang parkir (ngetem) di tempat yang dilarang, jadinya kemacetan tak terhindarkan
    selamat ya mbak Orin, artikel yang bermanfaat ini memenangkan ASKAT pakdhe yang terakhir

    Orin : Ya, di mana2 sepertinya begitu ya mas 🙁
    Alhamdulillah…makasih ya mas Jier ^^

    Reply
  51. hilsya

    waduuuuh… pas banget momennya ya? bisa jadi ide

    Orin : Pdhl tadinya udh mentok Teh, ga tau mau nulis apaan, liat putu ini jd ada ide deh 😛

    Reply
  52. jarwadi

    wah, selama masih di Indonesia, saya kira kekerasan terhadap fasilitas umum itu umum terjadi

    contoh di daerah saya :

    http://jarwadi.wordpress.com/2011/03/11/trotoar-bermetamorfose-jadi-pasar/

    Orin : Iya mas, banyak juga trotoar yg bertransformasi jadi pasar seperti itu 🙁

    Reply
  53. Ann

    Kalau melihat yang seperti ini, biasanya lebih sering dipakai sebagai cermin untuk diri sendiri, apakah saya sudah lebih baik dari mereka.

    Orin : Seharusnya begitu ya mas…

    Reply
  54. BunDit

    justru yang kasat mata itu yang asyik dilanggar..lho??? hehehe. Sukses buat kontes ASKAT ya mbak 🙂

    Orin : karena ga keliatan jadi ada alasan buat dilanggar ya Bun hihihii *plaaakk*

    Reply
  55. nia/mama ina

    cieee…menang nech yee di Askatnya Pakdhe……toss dulu ahhhh

    Orin : hahahaha…. Toss ah mba 😉

    Reply
  56. nh18

    Justru parkirnya itu sengaja di paskan di tanda larangan itu …
    Heroik Bukan ?

    hahaha …

    Salam saya Orin

    Orin : Heroik? hahaha….pilihan kata yg sempurna Om hihihihih

    Reply
  57. Andy Hardiyanti Hastuti

    sering banget saya liat pemandangan seperti ini… terutama di bandara 😀

    Orin : cukup banyak terjadi memang ya 🙁
    Terima kasih sudah berkunjung mama rani 🙂

    Reply
  58. Pingback: Weekly Photo Challenge : Wrong « Rindrianie's Blog

Leave a Reply

%d bloggers like this: