Rindrianie's Blog

Sebelum September Benar-benar Berakhir

Sebelum September benar-benar berakhir? Kayaknya oke juga untuk judul cerpen atau novel ya? hahahaha.

Tapi, membaca kembali postingan terakhir yang berjudul Tak Ada Judul itu, bohlam di kepala saya, Alhamdulillah, menyala meski nggak seberapa cerlang *halah. Saya akan kembali merangkum beberapa hal yang berkesan bagi saya di bulan September sebagai pengingat diri, sepertinya harus dibakukan saja si rangkuman bulanan ini ya, lumayan kan buat update blog :P.

Ngebolang ke Manila

Meski bukan termasuk ke dalam destinasi di bucket list, kalau ada tiket promo ya memang sulit untuk tidak tergoda ya hihihi. Jadilah tanggal 7 Sept itu saya, AM, neng Iqoh dan adiknya Dede berangkat dari Soeta dengan Cebu Airways ke Ninoy Aquino Airport, sampai sana masih terlampau pagi hingga tidak bisa langsung check in hotel. Jadilah acara jalan kaki ke Rizal park dan museum-museum tanpa mandi apalagi ganti baju hahahaha.

Hari kedua, berkunjung ke The Dessert Museum yang lucu bangeeeet, ada semacam wahana dengan donat-marshmalow-es krim-candy cotton dan sebagainya dan seterusnya yang bisa dijadikan sebagai background berfoto ria hahahaha. Pulang dari museum yang lokasinya berada di dalam mal, kami nyasar-nyasar mencari Divisoria yang konon katanya pusat oleh-oleh. Yahhh kalo di kita mah kayak ITC gitu deh buibu, nggak beli apa-apa juga sih, nggak ada yang aneh hihihihi.

Hari Minggunya, alias hari terakhir kami di Manila, saya dan AM kesiangan bangun, jadilah berpisah dengan Iqoh dan Dede saat mengunjungi Intramuros (mereka udah siap berangkat, kami berdua mandi pun belom :P). Nggak ada tukang foto gratis lagi deh hahahaha. Untungnya masih ada beberapa foto berdua yang lumayan bagus saat berkunjung ke sini.

Sampai di Soeta lagi lewat tengah malam, sudah masuk hari Senin. Saya dan Iqoh karena sama-sama anak baru di tempat kerja, harus langsung ngantor. Biasalah ya kita mah bandel, belum punya cuti pun tetep weh ngebolang, potong gaji pun jadilah hihihi. Tapi si mobil aki-nya soak keknya, nggak bisa distarter, setelah drama dipancing dengan jumper lalalala, bisa nyala lagi tuh, alhamdulillah sampai di rumah setengah 4. Menunggu Shubuh baru kemudian tidur, dan terbangun hampir jam 8 dengan chaos karena harus tetap ke kantor hahahaha.

Hal lain yang bisa diceritakan saat ngebolang adalah, kami seringkali disangka Filipinos! Memang sebelas dua belas sih ya wajah-wajah kita sama mereka, udah gitu memang sudah banyak perempuan berhijab di sana, jadi saat kita naik jeepney, Pak Supir yang sedang bekerja pun pasti bertanya mau ke mana ya dengan bahasanya mereka :P.

Ini dia sebagian kecil foto selama di sana, foto di kamera bahkan belum saya cek sama sekali hahahaha *sok sibuk banget ceu 😛

This slideshow requires JavaScript.

8th Wedding Anniversary

19 September 2010, kami resmi menjadi suami istri. Alhamdulillah masih bersama di tahun ke-8 ini. Mudah-mudahan sih sampai maut memisahkan dan dipertemukan kembali di surgaNYA yaa. Aamiin ya robbal’alamiin.

Tahun ini iseng mengkompilasi foto dengan aplikasi canva. Lucu juga yaaaa hahahaha.

Foto penganten itu tentu saja persis di tanggal 19 September 2010. Foto sebelah kirinya, yang konon katanya mirip foto di serial Winter Sonata halah, adalah foto kami di pagi nan duingin saat ngebolang ke Dieng Mei 2012. Foto dengan latar Victoria Park tentunya di Hongkong, Oktober 2017 lalu. Nah, foto berdua dengan tangan berbentuk ‘peace’ itu alay banget ya hihihihi, itu adalah ngebolang pertama kami, ke pantai Ujung Genteng di Desember 2010. Foto terakhir adalah foto terbaru, di pelataran Catedral di Intramuros, Manila.

Seharusnya sih ada 8 foto di masing-masing tahun ya, tapi atulah, segitu juga udah uyuhan, yes? :P.

Momongan (?)

Masih menyambung dengan topik wedding anniversary, tahun ini rupanya tidak ada yang bertanya atau menyinggung perihal si momongan ini, udah pada capek kali ya? hihihi. Tapi tentu saja kami tidak pernah berhenti berharap dan berikhtiar ya. Toh masalah yang satu ini hak prerogatif Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat, jadi ya sudah, ke dokter jalan terus, disarankan ini itu bla bla bla lalalala lililili selama tidak melanggar syariat dan bisa diupayakan kami laksanakan, jika ternyata malaikat kecil itu masih belum diizinkan hadir di rumah mungil kami, kami bisa apa? :).

Doakan saja, ya? Semoga saja tahun depan foto-foto itu tak hanya berdua, tapi bertiga bahkan berempat (saya punya impian punya anak kembar, fyi :D), who knows?

***

Ya sudah, sebegitu saja dulu postingan random ini. Have a great day, Pals ;).

3 Comments

  1. rynari

    Dear AM dan Orin, selamat menyusukuri berkat kebersamaan 8 tahun (1 windu) pertama ya, jadi dasar windu-windu berikutnya. Peluk Orin

    Reply
    1. Orin (Post author)

      Aamiin, terima kasih ibuuuu *peluk

      Reply
  2. adelinatampubolon

    Happy anniversary Orin. Tetap bersyukur karena masih bisa ngebolang sambil honeymoon sama AM :-).

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: