Rindrianie's Blog

Sedih

Semalam, tanpa basa basi atau pre-information apapun sebelumnya, dipasanglah sebuah lemari gantung di ruang tengah rumah kontrakan kami oleh sang pemilik rumah. Protes? Keberatan? Complain? Menolak? Nope, saat itu kami hanya bisa menerimanya dengan rasa tanpa nama.

Entah dengan suami saya, tapi saya merasa begitu sedih yang teramat, karena si lemari gantung itu. Ya, tentu saja kami hanyalah penyewa untuk beberapa bulan ke depan (yang sudah kami bayar dimuka uang sewa-nya), yang sepertinya memang tidak memiliki hak apapun terhadap rumah itu, kecuali hak pakai untuk waktu yang sudah ditentukan itu.

Teringat dulu saat baru pindah ke rumah itu, saya begitu senang karena di dapur sudah terpasang lemari gantung bercat putih (saya sangat suka warna putih). Apalagi, dirumah itu sudah ada kulkas -walaupun seringkali bocor karena usianya yg sudah ‘uzur’-, AC -yang berisik dan tidak terlalu dingin lagi- pun terpasang di salah satu kamar, dan lemari pakaian tua semi rusak yang tidak bisa lagi dipindah-pindahkan, tetapi masih bisa kami gunakan sebagai tempat menyimpan baju bersih yang belum diseterika. Benda-benda itu telah menolong kami ‘sang pasangan muda’ (hayyahh… :P) yang belum memiliki apa-apa untuk memulai hidup yang baru dengan semua yang ada.

Akan tetapi, semua kesenangan itu terkontaminasi oleh kehadiran si lemari gantung (warnanya kuning kecoklatan atau coklat kekuningan?!?) yang tidak kami inginkan keberadaannya. Yang tanpa memikirkan lay out secara estetika atau segi fungsinya sekalipun, dipasangkan begitu saja di salah satu dinding ruangan tengah. Hanya dengan alasan karena sang pemilik rumah membeli lemari baru sehingga si lemari lama dihibahkan ke rumahnya -which is rumah kontrakan kami- yang lain. Aarrghh… what a life !!

Fiuuuhhh… saya merasa betul-betul sedih, karena tidak bisa memutuskan lemari apa dipasang dimana dalam rumah (kontrakan) kami itu. Mungkin hal yang sepele ya, tapi entahlah, saya merasa begitu sedih.

Semoga rasa sedih ini mampu menjadi pemicu dan pemacu kami untuk segera memiliki rumah kami sendiri. Amin ya robbal’alamiiiin..

Leave a Reply

%d bloggers like this: