Rindrianie's Blog

(Semacam) Review Buku : Cerita di Balik Noda

Judul Buku : Cerita Di Balik Noda – 42 kisah inspirasi jiwa

Jenis buku  : Novel

Genre            : Non fiksi

Penulis         : Fira Basuki

Penerbit      : Kepustakaan Populer Gramedia (KPU)

Tebal Buku : 235 Halaman

No ISBN      : 9 789799 105257

Buku ini berisi 42 kisah, yang masing-masing cerita memiliki benang merah yang sama, yaitu menyetujui jargon cantik bertajuk : berani kotor itu baik. Baik karena kotor tidak bisa dihindari dalam sebuah proses kreatifitas. Baik karena kotor terkadang bisa menjadi indikasi niat tulus dari kebaikan hati. Baik karena dari sebuah makna ‘kotor’-lah kita bisa memahami definisi bersih.

Dalam cerita Koki Cilik misalnya, diceritakan bagaimana Nisa yang ceria belajar membuat cupcake bersama mamanya. Proses pembuatan kue ini tentu saja membuat baju kesayangannya bernoda cokelat dan tepung. Tapi Nisa tidak menyesal dan justru senang, karena ternyata dia menyukai prosesi masak memasak dan membuat kue. Bahkan, kesukaannya ini menjadi peluang bagi Nisa untuk belajar  berbisnis ‘kue Nisa’, menerima pesanan kue-kue dari tetangga yang membuat tabungannya gemuk.

Atau, cerita Master Piece yang menawan. Tentang Aninda yang sedari kecil suka sekali mencorat-coret. Tidak hanya di atas kertas atau buku, tapi juga di lantai, di dinding, di atas seprai putih, di manapun. Sang Ibu melihat ‘ketidakdisiplinan’ tersebut sebagai sebuah bakat, maka dia mendorong Aninda untuk les menggambar, mengikutkannya ke berbagai lomba melukis, dan berhasil. Aninda betul-betul pintar menggambar dan memenangkan banyak piala dari sana, bahkan kemudian menjaci (calon) pelukis yang hanya mencorat-coret di atas kanvas.

(Jadi teringat zaman kecil dulu, saya juga suka sekali mencorat coret dinding, tapi kenapa saya tidak jadi pelukis ya? abaikan :P)

Lantas, dalam cerita berjudul Boneka Beruang Zidan. Sang tokoh utama Zidan adalah seorang anak berkebutuhan khusus, dia istimewa karena ke-hiperaktif-annya. Tapi, berkat si Teddy -boneka beruang yang diberikan tantenya- lambat laun Zidan bisa berkomunikasi dengan bonekanya itu, menatap si boneka dengan pandangan yang tidak kosong seperti biasanya, bahkan dia bisa hujan-hujanan sambil tertawa bersama si teddy. Hal tersebut membuatnya juga bisa berinteraksi dengan sekitarnya dengan lebih baik lagi.

Walaupun, ada kalimat yang sangat kontradiktif dalam cerita Boneka Beruang Zidan ini (di halaman 128) : Sering juga saat berlarian ke sana kemari dia tertidur di karpet. Mungkin seharusnya kata ‘setelah’ yang dicantumkan di sana untuk menggantikan kata ‘saat’ ya. Atau dalam cerita Sarung Ayah, ada inkonsistensi penokohan, di awal diceritakan si anak bernama Dewi, tapi kemudian berubah menjadi Wulan hingga cerita berakhir. Mungkin bisa diperbaiki editor dan penerbit untuk cetakan berikutnya 🙂

Cerita-cerita lainnya pun tak kalah menarik, selalu ada ‘sesuatu’ yang bisa kita ambil, menginspirasi bahwa terkadang noda dan ataupun kotor, memang harus dilalui untuk mendapat hasil yang diinginkan. Setiap kisah diceritakan tidak terlalu panjang, tidak bertele-tele dan to the point, cocok bagi mereka yang ingin bacaan singkat tapi berisi.

Dan ternyata, kumpulan Cerita di Balik Noda ini memang ditulis ulang oleh Fira basuki. Fakta ini menjawab rasa penasaran saya saat membaca setiap cerita, kenapa mereka memiliki ‘suara’ tulisan yang sama padahal ditulis oleh orang-orang yang berbeda. Walaupun (menurut saya), akan lebih menarik jika gaya bahasa dan ataupun cara bercerita dibuat beragam agar pembaca tidak bosan.

Postingan (semacam) review Buku Cerita Di Balik Noda dan Berani Kotor itu Baik ini saya tulis untuk mengikuti   Kontes Ngeblog Reiew Buku “Cerita Di Balik Noda” 15 Maret 2013 – 10 April 2013 yang di selenggarakan oleh KEB.

 

0 Comments

  1. LJ

    lainkali kudu rekrut Orin jadi editornya.. 😛

    sukses kontesnya ya Rin..!
    ___
    mihihihi…sok-sokan aja Mak jd editor mah 😛

    Reply
  2. Lidya

    palign jelas sih tokoh dewi yang diganti wulan ya Rin, yang lain aku agak kurang ngeh 🙂
    ___
    Iya Teh, aku smp balik lg bacanya, ternyata emang salah namanya hihihihi

    Reply
  3. De

    Udah beli bukunya dan baca sebagian ceritanya. Tapi gak pede ikut lomba review ini.

    Smoga menang ya rin
    ___
    hedehh…pede aj mba Deeeee, ayo ikutaaan 😉

    Reply
  4. Melly Feyadin

    Aku kemarin baca2 sekilas buku cerita dibalik noda, covernya simple banget, suka. isinya bener2 kisah nyata ibu2.
    ___
    Iya Mel, kebanyakan begitu, walaupun ada jg kisah aslinya ditulis kaum pria he he

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: