Rindrianie's Blog

Semoga

“Hujan lagi, Za.”

Aku mendongak ke arahmu yang sedang termenung menatap hujan di luar sana dari balik jendela.

Pernyataan itu tidak menunggu jawaban apapun dariku, hanya semacam pemberitahuan bahwa hujan akan selalu membuatmu mengingat si-lelaki-yang-kau-tahu-siapa, lantas bernostalgia begini begitu dan sebagainya dan semacamnya bla bla bla. Kalau saja bisa, aku ingin memintamu berhenti, melanjutkan hidup tanpa lelaki itu, mencari pacar baru atau apalah, tapi bukan selalu mengingatnya tiap kali hujan turun seperti ini.

Tapi bisa apa aku? Selain menyediakan diriku menjadi tong sampah tempatmu membuang kenangan?

“Kamu tahu, Za, suatu hari sepulang dari kampus, dia pernah mengajakku hujan-hujanan sampai ke rumah.”

Nah, episode nostalgia sudah dimulai!

“Dia membuka jaketnya untuk memayungi kami berdua.”

Kulihat kau tersenyum pada gemericik hujan, seolah si lelaki dalam bayanganmu menjelma dalam rintik-rintik di sana. Parasmu menjadi siluet yang cantik dari tempatku berdiri. Aku mendekat dalam diam.

“Kami berlari sambil tertawa-tawa, persis anak kecil.”

Katamu lagi. Tersenyum lebih lebar, dengan mata yang berbinar-binar. Mungkin berlebihan jika aku katakan binar itu sempat membuatku silau, tapi demikianlah adanya. Aku seperti redup bersebelahan dengan cemerlang milikmu.

“Kapan aku bisa menemukan lelaki seperti dia lagi, Za?”

Selalu begitu. Kau seorang gadis yang mudah terpukau tapi sulit melupakan. Aku tidak suka melihatmu yang durja sehitam awan mendung, aku lebih suka saat kau tertawa berpelangi.

Kenapa kau tak bisa melupakan lelaki yang telah meninggalkanmu itu? Kenapa kau tak bisa melihatku yang selalu ada di sisimu? Tapi tanya itu tak bisa aku lontarkan. Bukan, bukannya tak bisa. Hanya saja, aku tak berani bertanya. Maka aku memilih diam.

“Untunglah aku selalu punya kamu, Za.”

Aku mengernyit, tidak mengerti. Lantas mencari kedua bola matamu, memaksamu menatap mataku yang penuh tanya. Kucoba mencari jawabnya di sana, walaupun yang kutemukan hanya bayanganku sendiri.

Apakah selama ini kau mengerti rasa terpendam yang selalu kumiliki untukmu?

“Kamu sahabat terbaik, Za.”

Senyum merekah di bibirmu, tanganmu terentang dan detik berikutnya kau mendekapku, erat. Ah, aku masih sekadar sahabat dari kecil yang selalu ada untuk mendengarmu berkesah tentang semua dan segala.

“Za, kamu satu-satunya rumah ย tempatku bisa pulang kapanpun. Thank you for being you,” bisikmu pelan.

Kuhembuskan napas perlahan, lantas juga mendekapmu hangat. Biarlah, aku akan tetap di sini untukmu. Kuharap suatu hari kau akan betul-betul pulang padaku, tanpa berpikir untuk menemukan rumah yang lain.

Semoga.

***

Note : 376 kata, terinspirasi dari lagu Home-nya Michael Buble, untuk tantangan MFFย prompt #33: Love is In The Air ๐Ÿ™‚

0 Comments

  1. jampang

    inspirasi lagunya sama…. ๐Ÿ˜€

    Reply
  2. yadisuciyadi

    kunjungan malam mba ikut nyimak artikelnya ,salam kenal

    Reply
  3. dongengagung

    Saya penasaran sama si Za nih jadinya… kira-kira siapa ya dia? atau apa?

    Reply
  4. danirachmat

    Tadi udah ngarep bakaln nemu kalo Za itu kucing atau apa gitu Rin, but you end the story nicely. Love it!

    Reply
    1. dey

      komennya hampir mirip sama Dani ;D

      Reply
  5. chiemayindah

    Hmm, kalau katau anak gaul Friendzone ya Mbak.. ๐Ÿ˜€

    Reply
  6. nyonyasepatu

    aku suka kalimat2 diawal Orin, manis banget haha

    Reply
  7. Lidya

    aku juga menatap hujan keluar rin krn takut banjir ๐Ÿ˜€

    Reply
  8. Baginda Ratu

    Yang jadi pertanyaan, itu Za: Zainal, apa Zaskia, hayooooo? Hihihi…

    Reply
  9. yuniarinukti

    Kisahnya mirip sama iklan tipi, ujung-ujungnya bilang, “kamu, sudah ku anggap Kakak buat aku..”
    Kasian.. kasian.. kasian.. ๐Ÿ˜€

    Reply
  10. dian farida

    Nostalgia..hihi.ini twistny yang bagian dianggap sahabat gitu?

    Reply
  11. miss rochma

    apa ini? apa??
    sahabat? kekasih aja maunya.. *lantas dikeplak mbak orin*

    Reply
  12. jiah al jafara

    Nggak bisa naik status??? :p

    Reply
  13. Indi Sugar Babbitt (@missbabbitt)

    sweet banget :’) aku juga suka lagu “home”.

    Reply
  14. linda

    friendzone abeeees :p

    Reply
  15. myra anastasia

    Za itu misterius ya ๐Ÿ˜€

    Reply
  16. catatan kecilku

    Cerita yang indah menurutku…

    Reply
  17. Attar Arya

    judulnya nggak menarik… *ala juri mff idol. :;p

    Reply
  18. myra anastasia

    ini pemilik blognya kayaknya lagi liburan, ya :p
    ___
    hahahaha…tau aja nih mbak Chi *nyengir*

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: