Rindrianie's Blog

Tag Archive: Flash Fiction

Birthday Wish

Hari ini Adik ulang tahun. Setelah mengumpulkan recehan demi recehan, akhirnya ulang tahun itu bisa dirayakan, meski terlampau sederhana. “Kuenya cantik sekali, Kak.” “Bukan cupcake seperti yang kamu inginkan, Dik.” “Seandainya aku penyihir ya, Kak, aku sihir bolu kukusnya jadi cupcake.” Si…
Read more

Bukti

Gadis berpipi merona dan pemuda tampan berdada bidang saling jatuh cinta. Mereka bercakap di sebuah senja yang manja. “Apakah kau bersedia menikah denganku?” “Tentu saja.” Si gadis semakin merona. Sang perjaka bungah tak terkira. “Tapi, aku perlu bertanya sesuatu padamu.”…
Read more

Sebelas

“Lo harus terima cinta gue, May.” “Sebutkan sebelas hal kenapa gue harus terima lo.” “Pertama, gue cowok.” “Menurut lo?” “Kedua, gue lumayan ganteng.” “Haiyah!” “Ketiga, gue cinta mati sama lo.” “Ish, gombalnyaa!” “Keempat, gue belom pernah pacaran. Jadi lo adalah the first, and…
Read more

Mendua

(Semacam) sekuel dari cerita yang ini. *** “Dengerin Wedding Bell lagi, Ndah?” Aku hanya mengangguk. Musik ini tak pernah bosan untuk didengarkan, tidak akan pernah membosankan. Aku bisa melupakan semua kepenatanku saat mendengarnya, seolah musik ini punya kekuatan kasat mata…
Read more

Indah

Parasnya memang secantik namanya. Indah. Mungkin nama lengkapnya lebih indah lagi, sayang, hanya satu kata itu sajalah yang tercetak di bordiran kecil yang tersemat di atas saku kiri seragamnya. “Ada tambahan lain, Pak?” tanyanya membuatku sedikit tergeragap. Aku hanya menggeleng dan…
Read more

Sebuah Rahasia

Psssttt… ini Rahasia lho ya. Just tell your friends this secret, secretly! lah? hahahahaha. Jadi ceritanya begini temans, Mbakyu saya ceilah…ngaku-ngaku punya mbakyu qiqiqi 😛 ceritanya sedang punya hajat, proyek nulis seru-seruan gitulah ya, dan sebagai seorang Klanis tsaaah, saya…
Read more

Monolog Hujan

“Kau tahu kenapa namaku Rain?” tanyamu saat pagi bergerimis yang magis menyapa. Aku diam, menunggumu menjawab sendiri pertanyaanmu. “Karena pada saat seperti inilah aku terlahir.” Aku mengangguk seolah mengerti. Padahal sejujurnya aku bingung, bagaimana mungkin seseorang, seorang gadis tepatnya, bisa…
Read more

27 Maret

Kalau boleh, aku ingin seperti Sailormoon, si Usagi Tsukino cengeng yang hanya dengan berputar-putar sekian senti dari tanah, mengayunkan tongkat dengan rambut yang -entah bagaimana- bisa lurus horizontal berputar-putar, menjelma kesatria yang bisa meminjam kekuatan bulan untuk menghilangkan tanggal 27…
Read more