Rindrianie's Blog

Tag Archive: MFF

#FFKamis – Iri Hati

Dua orang lelaki lusuh duduk berbincang di halte saat aku melepas lelah. Hidup semakin sulit. “Kau membuatku iri.” “Hanya karena aku bisa melihat?” “Hanya?! Sampai mati aku tidak akan tahu bagaimana rupa pelangi, atau bahkan wajahku sendiri.” “Aku juga iri padamu.”…
Read more

Rahasia Samsudin

Perihal Samsudin yang masih saja melajang di usia sekian, selalu menjadi perbincangan hangat bagi warga kampung. Lelaki itu memang tak seberapa tampan, tapi tidak bisa juga dikatakan buruk rupa. Giginya lumayan teratur bersembunyi di dalam mulut, hidungnya memiliki dua lubang…
Read more

Alika

Kebebasan selalu layak dirayakan. Maka selepas keluar penjara, yang diinginkan ialah mengunjungi kedai kopi ini. Kebahagiaan akan semakin lengkap bila dinikmati dengan secangkir kopi. Hanya di kedai kopi ini ia bisa menikmati kopi terbaik yang disajikan dengan cara yang paling…
Read more

Pada Suatu Senja

  Kautahu lelaki di meja sebelahmu tengah gelisah menunggu seseorang yang tak kunjung datang. “Kekasihmu?” tanyamu menebak. Lelaki di sebelahmu hanya bergumam tidak jelas, kau seharusnya tahu itu semacam pertanda lelaki itu tak ingin diganggu, tapi tentu saja kau hanya…
Read more

Pertemuan Kembali

Suatu hari, Udin bertemu dengan Badu. Dulu, saat keduanya masih berseragam putih merah, seringkali bermain gundu sama-sama, berenang di sungai sama-sama, main layangan sama-sama, hingga bolos sekolah pun sama-sama. Meskipun tidak seperti pinang dibelah dua, Udin dan Badu serupa anak…
Read more

Di Ujung Perjalanan

“Kita mau kemana, Hans?” Hans geming. Matanya tetap fokus menatap ke depan, tangannya tetap mencengkeram kemudi. “Hans?” Setelah hening beberapa jenak, Si Perempuan menuntut jawab, meski Hans seolah tak mendengar perempuannya mengajukan tanya. “Jalanan ini menuju kemana, Hans? Tujuan kita kemana?”…
Read more

Si Mata Hijau

Ia menatapku lurus dengan mata hijaunya. Oh, tidak! Apa yang sudah kulakukan? Seharusnya aku segera angkat kaki dari sini. “Dari mana?” tanyanya angkuh, tanpa senyum. Membuatku urung untuk mendekat, walaupun sepertinya aku tidak bisa pergi. “Mmm…” Antara gigil dan khawatir, suaraku gemetar.…
Read more

Gadis Pilihan

“Din, lo pilih yang mana? Gue sih suka banget sama yang paling kanan, gila kulitnya bening banget!” “Gue suka cewek berambut panjang, gue pilih yang tengah.” “Dilihat dari belakang aja udah cakep-cakep begitu ya.” “He-eh, tatanan rambutnya cantik, bajunya cantik. Mereka…
Read more