Rindrianie's Blog

Tenggang Rasa

Judulnya mengingatkan ke pelajaran PMP atau PPKN ya hihihihi.

Sedikit prolog, sekitar 2 minggu ini kami akhirnya berlangganan TV kabel. Walaupun waktu menonton TV sangat terbatas bagi saya dan suami, tapi tetap saja sinetron-infotainment-acara tidak jelas di stasiun TV kita belakangan ini membuat kami merasa terdzalimi halah๐Ÿ˜› Dan pasca punya TV kabel, lumayan lah ya ada hiburan di rumah dengan banyak sekali pilihan menarik. Suami saya sih favoritnya nonton acara-acara di History atau NatGeo Channel, atau Biography, yang semacam itulah. Saya lebih suka nonton film (seri ataupun fim lepas), walaupun seasonnya sudah lewat sepertinya ya hahaha.

Nah, topik si tenggang rasa iniย muncul saat semalam saya menonton salah satu episode Grey’s anatomy. Ada scene terakhir saat si Christina Yang -yang baru saja memutuskan pacaranya siย Owen Hunt- terbaring diam di tempat tidur. Lantas masuk Meredith Grey -yang baru saja dilamar oleh Derek Sheperd- ke kamar itu. Kemudian ada dialog (yang kurang lebih) seperti ini : “Aku tunangan”, kata si Grey. “Aku baru putus” kata si Yang. Lantas mereka tidur deh tuh berdua.

Terbayang tidak sih adegannya? hihihihi. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah, betapa si kedua sahabat itu memiliki tenggang rasa yang tinggi. Yang satu tidak egois mengumbar penderitaan yang dirasakannya, yang satu juga tidak egois menceritakan kebahagiaan yang baru dialaminya.

Danย saya jadi teringat dulu, saya pernah mengalami adegan serupa. Saat itu saya ingin sekali mengabarkan keberangkatan saya ke Thailand pada seorang sahabat. Hal itu membahagiakan saya, jangankan ke luar negeri, wong naik pesawat saja belum pernah. Begitu kami bertemu, sang sahabat mengatakan kontrak kerjanya tidak diperpanjang, dan beberapa hari ke depan dirinya terancam jobless. Lantasย berita business trip saya ke Thailand yang ingin saya ceritakan itu hanya saya informasikan sambil lalu.

Adegan lain, saat itu saya sedang patah hati, diputuskan sepihak tanpa alasan yang jelas membuat saya lebih pendiam. Tapi saya tahu si sahabat saya yang satu itu sedang jatuh cinta karena baru jadian. Saya pun meminta dia menceritakan ini itu tentang si dia yang membuatnya lebih sering tersenyum. Sang sahabat menolak,ย dia bilangย tidak enak hati berbahagia saat saya bersedih hati. Walaupun kemudian kami sepakat membagi semua yang ada, karena konon kebahagiaan yang dibagi akan bertambah, dan kesedihan yang dibagi akan berkurang. Simbiosis mutualisme, bukan? ๐Ÿ˜€

Kenapa sayaย menuliskan hal ini? Karena saat ini ada satuย sahabat saya yang dengan egoisnya selalu, selalu, dan selalu curhat di segala suasana. Saat dia jatuh cinta, ataupun saat dia patah hati, sang sahabat selalu menceritakannya tanpa pernah peka atau peduli kalau yang dicurhati pun memiliki masalahnya sendiri. Ish, kenapa jadi curcol ya hahahaha ๐Ÿ˜›

Maksud saya, sahabat yang terakhir saya ceritakan ini, kok sepertinya tidak memiliki tenggang rasa ya? Saya mengerti, mungkin dia sangat perlu untuk membagi semua yang ada di hati atau dialaminya. Tapi yaa…seharusnya bisa lihat-lihat situasi kan ya, karena tidak setiap saat saya selalu dalam kondisi “siap sedia menerima curhatan” kan?

Hmm…sepertinya harus dicek ulang nih pelajaran si tenggang rasa ini ya hehe.

Well, have a great Thursday, Pals ๐Ÿ˜‰

0 Comments

  1. Fadhilatul Muharamโ„ข (@fadhilatulip)

    aahh grey’s anatomi.. aku suka sinetron ituu hehe..
    ๐Ÿ˜€

    Orin : Iyaa…kalo memungkinkan aku ga kelewat nonton sinetron ini Dhil hihihihi

    Reply
  2. Ade Truna

    keren ih, adegan tidurnyaa *halah – serius: saya bisa merasakan bahwa teh Orin tak ingin membuat temannya yg terancam jobless semakin pedih hatinya, itupun saya yakin, bukan lantaran teman teh Orin sirik tanda takmampu ๐Ÿ™‚

    Nyepam dikit aja: http://info-kontes.adetruna.com

    Orin : adegan tidurnya keren emang kang hihihihi. Siap meluncur ke tekape ๐Ÿ˜‰

    Reply
  3. Ni CampereniQue

    Hehehe … itupun kita harus maklum Rin, bahwa ada orang yang seperti temanmu itu, tidak harus dia saja yang memaklumi suasana hati kita kan? pasti akan lebih indah, jika kedua pihak saling memahami.
    kejadian dengan sahabat sebelumnya, Orin senang karena si teman melakukan apa yang memang Orin inginkan. itu mudah. nah sekarang, gimana nih ngadepin teman yang tidak seperti kita inginkan hehehe

    teori mungkin gampang, praktek? coba yuk … ๐Ÿ˜€

    Orin : tadinya masih bisa dihadepin sih Kak, ternyata lama2 mengesalkan jg deh, ga tau waktu bgt, msh perlu banyak latihan sepertinya hihihihi

    Reply
  4. ilhammenulis

    mungkin mbak gak ngomong ke dia kalo mbak punya masalah.. ๐Ÿ™‚

    Orin : Gmn mau bilang Ham, dianya ngomong mulu qiqiqiqi

    Reply
  5. ~Amela~

    hohoho, makasih ya teh dah diingetin. iya. kita juga harus pandai membaca sikon ya teh

    Orin : mengingatkan diri sendiri ini mah Mel he he

    Reply
  6. bundaMaRish

    teteeeeeeeehhh.. aku laperrrrrrrrrrr! >_<

    *tenggang rasa donk :mrgreen:

    Orin : bwuahahahaha, dasar ๐Ÿ˜›

    Reply
  7. suamigalau

    semua itu lumrah terjadi.. tapi pas istri desperate tak jarang saya suka ikut mengkel soale jadi manja dan sering tersinggung wkwkw persis gejala PMS ๐Ÿ˜€

    Reply
  8. elsayellow

    Elsa:
    Tenggang rasa, iya benar benar mengingatkan jaman sekolah dulu ya. salut pada sahabat yang bener bener punya tenggang rasa seperti sahabat pertama ya…. memilih tidak bercerita karena kondisi sahabatnya sdang patah hati.
    sementara sahabat kedua, hehehehehee….
    memang ada orang seperti itu. sepertinya dia bukannya tidak punya rasa tenggang rasa, hanya saja dia…. kurang bisa membaca situasi dan kondisi. sehingga ingin selalu menjadi pusat perhatian ya…

    Dija :
    Maaf ya Tante Orin, komennya digabung jadi satu. soalnya susah komentar di wordpress.
    Dija mau komen apa ya…
    minta di doain aja deh, biar Dija punya tenggang rasa yang banyaaaaaaaaaaaaaaaaakkk
    ya ya ya???

    Reply
  9. irmarahadian

    tenggang rasa = tepo seliro
    yang pastinya bisa saling mengerti & memahami y teh….:)

    Reply
  10. Tebak Ini Siapa

    Hihihi asik ya kalau saling memahami gitu…
    Tapi seringnya enggak T.T

    Reply
  11. Diandra

    iya Rin aq baca judulnya langsung teringat pel PMP
    *klo jaman dulu PKN itu PMP*

    kalau mau cerita memang hrs liat2 situasi dan kondisinya
    jgn sampai liat suami mukanya lg ditekuk
    qta malah minta liburan….hihihi
    *yg ini sih isteri durhaka*

    Reply
  12. Lidya

    pengen langganan juga tapi takut mubazir hehehe waktu nontonnya gak ada. kalau di dunia blog ada tenggang rasa ga ya Rin? misalnya orang lagi berduka tapi kita posting yang happy2

    Orin : Iya sih Teh, jarang2 emang nontonnya he he.
    Hmm…kalo di dumay ga tau deh Teh gmn bentuk si tenggang rasa ini #_#

    Reply
  13. Bibi Titi Teliti

    Horeeee…Orin pasang TV kabeeeeel…
    Grey’s anatomy lagi di re run di star world sih, tapi jam nya pagi banget tuh, jam paciweuh lah…

    Sapa orangnya Rin yang kayak gituh…
    sapa orangnyaaaa??!!!

    Mungkin harus pasang muka tanpa ekspresi dan dikomentari secukupnya ajah biar berasa Rin…

    Reply
  14. nh18

    Saya tidak mau berkomentar lebih jauh.

    Namun ….
    Tipe yg seperti orin ceritakan itu … Buanyakkk !!!
    Baik nyata … Maupun maya …

    Hehehe

    Salam saya rin

    Reply
  15. ayankhermawati

    berarti sikap tenggang rasa sdh selayaknya di miliki oleh setiap orang,klo tidak ntr kyak mbak Rindri jadi harus terus-terusan dengerin orang curhat yg kurang mempunyai sikap tenggang rasa,hiiii….
    sabar… sabar… mbak

    Reply
  16. afiynih

    orang2 seperti temen mba yg doyan curhat itu emang selalu ada mba. Ngga peka. Tapi kita bisa jadi lebih jahat dari sekedar ngga peka kalo kita ngga ingetin. Kasian ntar dia dijauhin orang2 gara2 doyan curhatnya kelewatan. Hihi

    Reply
  17. Imelda

    haduh kok aku lagi baca status kek gini ada beberapa ya? Seperti si Susindra dengan tetangganya. Mungkin temanmu itu juga tidak sadar kalau kamunya sedang bermasalah. Pasang muka belipet atau menghindar saja lebih baik ๐Ÿ™‚

    Reply
  18. Nchie Hanie

    aku tenggang rasa ga ya sama orin >??

    Reply
  19. arif

    memang tiap orang beda2 tipe kepribadiannya, ada yg lebih suka mendengar, ada yg lbh suka bicara, nha itu juga mempengaruhi tipe tenggang rasa. ditambah kondisi situasi ๐Ÿ™‚

    Reply
  20. mechtadeera

    mungkin bila ada rasa empati, maka tenggang rasa itu akan lebih mudah terjadi… ah, itu juga cuma mungkin…hehe.. tapi, klo ternyata aku terasa kurang bertenggang rasa padamu…mbok tolong diingatkan ya… ๐Ÿ™‚

    Reply
  21. Arman

    emang kadang ada orang yang gak peka kayak gitu ya rin…

    Reply
  22. Ngai

    waktu aquwh lagi jatuh cinta sama akang Depp, ateu kan juga sama..
    waktu cintaku ditolak akang Depp.. eh ateu juga ditolak..

    tapi abis itu ateu diterima akang matahari jadinya tetap happy.. ๐Ÿ˜›

    Reply
  23. ysalma

    tenggang rasa sangat diperlukan untuk bisa hidup tentram ya Rin,
    sama pasangan, sahabat apalagi tetangga ๐Ÿ™‚

    Reply
  24. Bang Aswi

    Dah lama gak nonton TV kabel. Paralel lah … ^_^

    Reply
  25. melly

    Aku jg punya temen yg gak meliat situasi kondisi sahabatnya..cerita aja terus tnpa memperdulikan kita..
    yg bikin sebelnya tuh, klo kita lagi cerita/curhat ke dia-dia langsung motong dan bilang, “Iyaaa..aku jg pernah kek gitu..bla bla..” yg ada justru aku terus dengerin dia ๐Ÿ˜€

    Reply
  26. Pakde Cholik

    Tega bener cerita soal Grey dan Yang tidur berdua, padahal daku lagi Jomblo lho ditinggal si dia ke Cimahi.
    Salam sayank selalu

    Reply
  27. Indah Kurniawaty

    Kayaknya sih sekarang lebih banyak orang yang gak peka daripada yang peka. Walopun sama temen sendiri.
    X : ” Eh si Arteis anu itu keren gilak ya. Liat gak di infotainment…” nyerocos menggebu-gebu.
    Y : ” Mmmm… I really like si Anu. Dia dulu temen sekolah gw waktu TK dulu. Dan dia pernah berbuat yang masih gak ngenakin. Dan gw masih kesel sama Anu sampe sekarang ”
    X : ” oh ya ? tapi gw ngepens sama si Anu itu..”
    Z : ” gw juga. Loe liat gak, dia dimajalah bla bla bla…”

    Apakah ini termasuk kurang peka ya ? Entahlah,
    Eniwei, salam kenal Mbak. jadi merenung abis baca postingan ini. Jadi mikir sendiri apakah aku termasuk orang yang peka terhadap sekitar ?

    Reply
  28. si belo

    Jadi intropeksi diri, aye termasuk orang kayak ape ye. Yang jelas sih, kalo teh Orin mau cerita ke aye, hayoo… aye dengan suka rela mau dengerin ๐Ÿ™‚

    Reply
  29. bintangtimur

    Saya suka nonton TV kabel karena acaranya bervariasi, lagi bosen nonton film, ada ilmu pengetahuan yang bisa disimak, bosen lihat masak memasak, ada perjalanan menarik yang bisa ditonton…
    Kalo tenggang rasa?
    Kayaknya itu mah ukurannya di hati kita masing-masing Rin, semakin diasah, tentu tenggang rasa yang kita punya juga semakin tajam alias peka ๐Ÿ™‚

    Reply
  30. _idepp_ (@id3pp)

    tenggang rasa itu ngga bisa diukur
    semua serba relatif ๐Ÿ˜€

    nice post

    Reply
  31. marsudiyanto

    Sahabat yang terakhir itu pasti nilai PPKn nya jelek Mbak….
    Tapi kayaknya nggak juga ya, wong tenggang rasa itu ada jauh sebelum dikenal mata pelajaran PPKn…
    Nyatanya dinegara yg nggak mengenal PPKn juga punya tenggang rasa yg tinggi…
    Bakat kali…
    Bakat nggak punya tenggang rasa… ๐Ÿ˜€

    Reply
  32. abi_gilang

    Menurut akang lebih cocok pelajaran PMP yg artinya Posisi Menentukan Prestasi ๐Ÿ™‚

    Reply
  33. .:: setiaONEbudhi ::.

    hahahahah,,
    Iya, kadang one jg suka ngerasa kesel ma temen yg suka curhat secara membabi buta..
    Padahal one udah ngalor ngidul nanggepin curhatannya..
    Biarin aja dah,, try to be a good listener
    Hahaha

    Reply
  34. ceritabudi

    Malah kadang ketika kita lagi ada masalah dia curhat, buntutnya kita memberikan saran dengan jawaban ketus, akhirnya kita jadi tengkaran…ahhhhh

    Reply
  35. tunsa

    haha… Sok tau = Nyebelin itu sumbernya dari sini ya teh, xxixi..
    lapangkan dada.. ๐Ÿ˜€

    Reply
  36. monda

    Kirain Orin mau cerita tenggang rasa soal rebutan remote, he..he.,

    Reply
  37. rizarahmi

    BW pagi ๐Ÿ˜€

    Meski sudah tahu ilmunya, terkadang saya masih tidak mampu bertenggang rasa. Apalagi kalau sedang bahagia *jitak kepala sendiri*

    Reply
  38. bunda lily

    tenggang rasa itu yg bikin pertemanan dan persahabatan jadi awet ya Rin ๐Ÿ™‚
    dengan berempati pd apa yg dirasakan teman, maka muluslah perjalanan bersahabat itu

    nah, kalau yg memang ekspresif bgt, kayaknya lebih banyak jumlahnya dibanding yg mampu berempati , ya gak sih Rin? ๐Ÿ™
    salam

    Reply
  39. ded

    Harusnya tenggang rasa itu sudah mendarah daging pada bangsa kita, karena sejak kecil kita sudah diajarkan oleh ortu/guru/lingkungan. Tapi kenapa seolah-olah menjadi semakin luntur ?

    Reply
  40. entegila

    kunjungan pertama,,
    salam kenal yah,,
    wah jadi inget jaman SMA dulu,,
    hehehe

    Reply
  41. natazya

    salam kenal, Jeng… saya juga baru tahun lalu langganan TV kabel, dan rasanya selain membiasakan tenggang rasa, makin banyak nonton tv series juga baik buat kesehatan ๐Ÿ˜†

    Tapi emang suka gatel ga sih, kalo ada temen curhat, balik2nya nyontohin “gw juga pernah kok…” ato “iya gw ngerti… kalo gw sih”…. bukan tenggang rasa sih ini, tapi segala gue jadinya ๐Ÿ˜

    oh, dan punyailah teman dekat lebih dari satu.. karna kadang kalau lagi bahagia banget terhadap sesuatu hal, tapi tentunya ga mungkin cerita ke tmen yang lagi sedih karna ga pada tempatnya banget, bisa cerita ke sahabat yang satunya… sama kaya sedih, bahagia juga ga asik kan tetep ya kalo disimpen sendiri ๐Ÿ˜€

    Reply
  42. della

    Eh, emang Greys Anatomy diputer lagi? Di tipi mana? Eh lupa, Orin baru pasang tv kabel ya, hihihihi..
    Iya bener, penting banget tenggang rasa dalam bersahabat. Mungkin itu juga yang bikin aku dan temen-temen kuliahku bisa sahabatan sampe sekarang ๐Ÿ˜‰

    Reply
  43. Ilma Zaim

    uhuk uhuk kayaknya kenal deh sama salah satu adegan di cerita ini hihihi.. :p btw udah lama ga cerita2 sama orin.. somehow I need to share a lot of things to you about my life lately, both sadness and happiness.. kapan yaaaah? hehe.. ke Bdg dong rin…

    Reply
  44. chocoVanilla

    Sayangnya, aku punya sahabat yang begitu ๐Ÿ™
    Di saat hatiku galau, dia malah bercerita hal-hal mewah yang baru saja dialaminya. Dan dakupun semakin galau ๐Ÿ™

    Ish, ikutan curhat ๐Ÿ˜›

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: