Rindrianie's Blog

Tentang Ateis

“Rin, gue mau kembali ke titik nol!”

“Maksudnya?”

“Gue akan meninggalkan semua atribut keagamaan gue.”

“Hoh??”

“He-eh, gue akan mulai mencari Tuhan.”

“Eh? Mencari Tuhan? Emangnya pernah ilang?”

“Ah elo Rin, ngerti lah maksud gue apa. Gue pengen menemukan Tuhan yang sebenarnya”

“Tuhan yang sebenarnya? Emang selama ini palsu??”

“Mungkin aja kan?”

“Jadi maksudnya sekarang elo udah ga percaya Tuhan nih ceritanya?”

“Kayaknya sih gitu ya, coz gua berasumsi, sebetulnya Tuhan itu ngga ada, inget aforisme-nya Marx yang ‘agama itu candu’ kan? Dengan kata lain, Tuhan cuma khayalan orang-orang yang putus asa atas kehidupan yang tidak seperti harapannya.”

“Apa???”

“Iya, jadilah Tuhan ‘diciptakan’ sama orang-orang ini, buat jadi kambing hitam dan bisa berdalih dengan bilang ‘ini sudah kehendak Tuhan’ bla…bla…bla…”

“…”

Percakapan di atas betul-betul terjadi, tahun 2000 lalu dengan seorang teman saya. Saat itu, saya tidak bisa menjadi ‘lawan’ bicara sang teman yang sejajar, karena pengetahuan agama saya hanya sekedarnya (mmm…mungkin sekarang juga masih begitu ya, hiks), iman saya pun bisa dibilang masih labil, dan bahkan saat itu saya belum berhijab. Saya lupa tepatnya diskusi itu berakhir bagaimana, tapi pastinya kami bertengkar, saling menyalahkan dan sama-sama membela pendapat masing-masing lah yang paling benar.

Teman ini merupakan sahabat berdiskusi yang cerdas bagi saya, sedikit berbeda dari kebanyakan teman-teman kami saat itu, diskusi kami mungkin bisa dikategorikan ‘berat’, bicara tentang filsafat, politik, hidup dan kehidupan, impian, pokonya selain cinta-cintaan khas abege labil atau yang sejenisnya. Saya mengenalnya saat kami masukΒ  SMP, kemudian sama-sama melanjutkan SMU di Cirebon, walaupun berbeda sekolah tapi kami tinggal di asrama yang sama. Diskusi-diksusi itu terus berlanjut, hingga kami terpisahkan saat melanjutkan kuliah. Dia kuliah di Jakarta, sementara saya memilih kuliah di Bandung.

Saat itu, entah teman ini bisa dikategorikan sebagai atheis atau bukan dengan pernyataan-pernyataan tadi. Tapi tidak lama setelah perbincangan tersebut, dia betul-betul melakukan ‘pencarian’ dan semua yang dikatakannya pada saya. Menyimpan mukenanya di dasar lemari, memakan makanan yang diharamkan, mengikuti misa di katedral, berkunjung ke klenteng, dan sebagainya dan seterusnya.

Seandainya saja, saya dulu sudah membaca buku Menjawab Ateis Indonesia karya Eko Aryawan ini, mungkin endingnya akan menjadi lain. Mungkin saja saya bisa membalikkan semua penyangkalan-penyangkalan sang teman dengan lebih logis, mungkin juga saya akan bisa berargumen dengan lebih meyakinkan mematahkan semua pernyataan absurdnya tentang Tuhan. Tapi tentu saja, berandai-andai dan bermungkin-mungkin belumlah menjadi sebuah solusi.

Saya hanya ingin menasehati diri saya sendiri, untuk membekali diri ini dengan berbagai ilmu, salah satunya tentang ateis ini. Mudah-mudahan saja saya bisa mendapatkan buku ini secara gratis dari mba Fanny ups hehehehe.

Karena bukan tidak mungkin, suatu saat nanti saya akan kembali bertemu dengan ‘sang teman’ dalam wujud yang lain, seseorang yang sedang ‘mencari’, seseorang yang sedang mempertanyakan Tuhan. Semoga, jika saat itu datang, saya akan lebih siap untuk ‘bertempur’, karena Tuhan itu ada, dan mengenalNYA adalah indah. Bagaimana menurutmu teman? πŸ˜‰


Tidak seperti review ya he he. Tapi tulisan ini saya buat khusus untuk giveawaynya mba Fanny yang terbaru. Ternyata tadi paragraf akhirnya hilang, pantas saja banyak komentar aneh, maafkan ya teman πŸ™‚

0 Comments

  1. mechta

    Dan bagaimana akhir pencarian itu? apakah dia telah menemkan yg dicariNYA? *tiba2 ingat ucapan seseorang untuk tak perlu jauh2 mencari NYA karena sesungguhnya DIA ada dihati kita…*

    Orin : Entahlah Auntie, semoga saja temanku itu menemukan apa yg dicarinya ya.. (udah lama ga ketemu dan lost contact gara2 hape ilang dulu)

    Reply
  2. hilsya

    ikutan kontes kitu?

    Orin : hahaha…tidak memenuhi syarat sebuah kontes sptnya ya Teh πŸ˜›

    Reply
  3. LIdya

    percakapan nyata yang berlanjut ke kontes

    Orin : Ups…begitulah Teh hihihi

    Reply
  4. ~Amela~

    Err.. kok kayaknya postingannya tanggung ya teh?
    kayak masih bersambung gitu deh

    Orin : hihihi…iya Mel, tadi kyknya inetku error, paragraf terakhir ngilang, udh diedit kok πŸ˜‰

    Reply
  5. dhila13

    aku ada buku bagus teh orin. yg ngarang alm. achdiat k. mihardja. tentang pengalaman spiritualisme jg. ah, aku jd inget sama novel beliau yg ateis jg πŸ˜€

    Orin : Nah, dari dulu pgn baca novel ateis itu Dhil, blm kesampean jg, minjem duuuunk *halah* hihihi

    Reply
  6. rina

    mba orin, kirain ini mau diikutkan lomba giveaway gitu….

    Orin : Iya mba, memang diikutkan giveaway, tapi tadi inetnya error, paragraf2 akhir ilang he he

    Reply
  7. aru_kun

    Kebenaran ada 3:
    – Dogma
    – Ilmiah
    – Individu

    Katanya, secara ilmiah, Tuhan itu tidak ada.

    Orin : Akan menjadi diskusi yg seru nih mas Nug πŸ˜‰

    Reply
    1. aru_kun

      Aku tulis sedikit lebih panjang (betul-betul hanya sedikiiit lebih panjang πŸ™‚ ) di http://nugart.blogspot.com/2011/10/3-macam-kebenaran.html

      Tentang pencari Tuhan, seharusnya sudah sangat banyak. IMHO, daripada mencari sendiri, lebih mudah jika berkaca pada pencarian-pencarian yang sudah ada. Misalnya yang saya temukan di http://www.harunyahya.com/indo/artikel/064.htm

      Orin : Tengkyu infonya mas Nug πŸ˜‰

      Reply
  8. Danu AKbar

    Biarlah kelak semua terbongkar dengan sendirinya… Mending sekarang mah imani aja apa yang udah kita imani. πŸ™‚

    Orin : Sepakat Dan πŸ˜‰

    Reply
  9. Asop

    Saya penasaran, gimana jadinya teman Mbak Orin itu ya, saat ini?

    Orin : Udah lama bgt ga ketemu Sop, lost contact, semoga saja sudah kembali ke jalan yg benar ya πŸ™‚

    Reply
  10. Mabruri Sirampog

    nyata itu bun?? woww,,,,

    pengeen ketemu sama orang2 yg atheis, biar pengalamanku bertambah, hihihihi

    Orin : Nyata bgt Mab, aku waktu itu ga bs berkutik, payah πŸ™

    Reply
  11. mandor

    Jadi sebenarnya definisi Tuhan menurut dia sudah ada di otaknya lho, sampai-sampai dia berniat mencarinya sendiri tanpa label agama.

    Orin : Teman saya ini memang pemikir mas mandor, dan ini lah salah satu pemikirannya yg tidak bs saya ikuti #_#

    Reply
  12. bundadontworry

    kalau membaca ttg teman atau siapapun yg terus berusaha mencari Tuhan, bahkan menjadi atheis seperti temannya Orin ,
    bunda pasti langsung teringat pada surat Al-Kafirun ayat terakhir :
    ”agamamu agamamu, agamaku agamaku”.

    jadi……..Allah swt sudah menjawab pertanyaan orang2 atheis ini melalui ayat tsb, ya khan Orin ? πŸ™‚
    salam

    Orin : Persis Bun, dalam ‘pertengkaran’ kami saat itu, Orin jg bilang begitu lho, dan ditertawakan si teman coz udh bs nebak aku bakal bilang gitu >_<

    Reply
    1. bundadontworry

      oh ya ini utk kontes ya Rin?
      selamat ya, semoga sukses di kontes ini πŸ™‚
      salam

      Orin : hihihi…iya Bun, ga kyk kontes ya :p

      Reply
  13. fanny

    kupikir tadi ini cerpen. gak taunya kisah beneran toh. hehee.btw, tks ya atas partisipasinya. saya catat dulu deh.

    Orin : hihihi…tidak memenuhi syarat ya mba ? :p

    Reply
  14. Maman Firmansyah

    Eh, emang kabarnya S***** gimana, Bu? Sempet kontak lagi gak sama beliau?

    Saya denger kabar beliau terakhir itu pas beliau katanya kuliah di Udayana ya, abis itu sama sekali gak denger kabar apa-apa.

    Orin : Huwaa…lost contact jg sm beliau Man, pas pulang ada undangan sih, nikah biz lebaran, tapi aku ga bs dateng. Mudah2an baik2 aja ya πŸ™‚

    Reply
  15. Akhmad Muhaimin Azzet

    hehe… saya sering ketemu kawan2 yang semacam itu….
    tapi, boleh juga tuh buku, penasaran banget neh…. ingin membacanya
    [semoga pas ke toko buku ketemu]

    Orin : Kalo pak ustadz pasti bisa jawab ya, saya ilmunya msh cetek πŸ™

    Reply
  16. Lyliana Thia

    eeeh sereeeem Oriiin… Hiii… na’udzubillah…
    jangan sampe kejadian spt itu dgn aku atau keturunanku semua nanti,.. jgn sampe kejadian jg kpd sahabat2ku semua deh… amit2 7x!
    kok bisa2nya “kehilangan” Tuhan…

    krn yg pernah kutau ya orang dari awal udah gak percaya Tuhan.. percaya teknologi, kemampuan manusia, dll… klo yg udah beragama trus jadi kehilangan arah, doooh kasian bgt ya…

    Orin : Aamiin…semoga tidak terjadi lagi ya mba, apalagi pada orang2 terdekat kita, saya ‘kehilangan’ sahabat saya ini..

    Reply
  17. bintangtimur

    Saya sangat yakin dengan adanya Tuhan, Orin…banyak hal yang terjadi, diluar nalar kita sebagai manusia.
    Kalau bukan karena perkenan-Nya, sebatas apalah kemampuan kita?

    Oriiiiiin….kangen!
    πŸ˜€

    Orin : Bu Iiiir, kangen jg ^^
    Sepakat Bu Ir, itulah yg ingin Orin sampaikan ke sang teman, tapi waktu itu kalah telak, tidak bisa menjelaskan dg baik πŸ™

    Reply
  18. muamdisini

    Tuhan itu ada kok yah…
    sesuatu yang memang tak bisa dijelaskan dengan logika, itulah fungsinya iman…
    sukses yah mba orin….

    Orin : Semoga iman itu selalu ada di hati ya Muam ^^

    Reply
  19. oriie rianzi

    Kontes ,dimana2 pd ikut kontes hehe

    Orin : he he, ayo ikutan jg πŸ˜‰

    Reply
  20. alamendah

    Keimanan yang ada di hati kita merupakan sebuah anugerah terbesar dari Allah. Maka dari itu harus kita syukuri dan kita bina terus menerus agar semakin kuat.

    Orin : Sepakat mas Alam, harus selalu disyukuri dan dirawat ya keimanan kita itu..

    Reply
  21. LJ

    β€œRin, gwe mau kembali ke titik sutanti!”

    “sok ajah, emangnya titik mau gituh..?”

    bales OOT πŸ˜›

    Orin : “Titik ga mau Mak, lg naik shinkansen”
    Semoga ga ketauan Tt hihihihi

    Reply
  22. arman

    kalo menurut gua, masalah kepercayaan itu sih hak individu masing2 ya. karena ini hubungannya udah bukan hubungan antara manusia… jadi sebaiknya emang saling menghormati aja kepercayaan masing2. πŸ˜€

    Orin : Iya sih mas Arman, sblm lost contact, aku jg tetap temenan sm dia, masih ngapa2in bareng, tanpa ngungkit masalah ini..

    Reply
  23. lovetiffa

    Akhirnya jd saingan nich. Smga sama2 menang ya, Rin.

    Reply
  24. @brus

    Subhanallah … Orinn …. temanmu itu …. πŸ™

    Masalah agama (baca percaya adanya Tuhan) … saya haqqul yaqin Allah SWT itu ada … !!!!!!!
    Keyakinan semakin bulat kental … sewaktu saya dapat/berkesempatan melaksanakan ibadah umroh ke Mekah th. 2006 (awal bulan Ramadhan) – kejadian pribadi yg saya alami di Masjid Nabawi (Madinah) dan Masjiddil Haram (Mekah) … sungguh luar biasa dan di luar logika…selain itu terlihat dgn kasat mata dan hati yg paling dalam ikut merasakan bahwa Masjidil Haram itu benar-benar di jaga langsung oleh-NYA. (3 KM radius dari Ka’bah adalah ‘tanah haram)

    Subhanallah … Kebenaran dari Engkau Ya Allah … Tuhan Yang Maha Besar … kalau ada kesalahan dari komen ini … itu pasti dari saya … Ya Allah, Mohon ampunan-Mu ..! Amin Ya Rabbal Alamin..!

    btw semoga menang ya πŸ˜€

    Orin : Iya @brus, makanya waktu itu aku sedih dan marah bgt, krn ini beneran temen deket, dan aku sayang sm dia, hiks.

    om @bruuus, doakan aku jg bisa menikmati Ka’bah dan keajaibannya suatu saat nanti ya. Aamiin..

    Reply
  25. nia/mama ina

    Kalo masalah TUHAN ngga bisa dipikir secara logika……jd susah untuk dijadikan bahan diskusi…..

    smoga emang yach kontesnya….aku ngga ikutan ahh….agak susah utk ngebahas soal yg satu ini hehehe….

    Orin : Tapi harusnya bisa lho mba, aku pernah baca buku yg ditulis mualaf profesor matematika (org Amerika), dia memilih Islam justru karena menurutnya sangat logis. Nah, Orin pgnnya gituuuu.

    Reply
  26. entik

    sukse untuk kontesnya ya jeng..

    aku juga belum punya ilmu yang mendalam untuk diskusi masalah ini…

    Orin : Tengkyu Ibuuu. Iyaa, memang hrs banyak belajar..

    Reply
  27. nia/mama ina

    maksudnya smoga menang……koq jd emang sech hihihihi…..

    Orin : keselip jari ya mba Nia? hihihi…

    Reply
  28. julie

    kasian banget ya dia

    Orin : Iya Kak

    Reply
  29. fanny

    hehe..kata siapa tidak memenuhi syarat ? hehehe..ini lagi dinilai ulang lho. hi hihi…

    Orin : Oh? jadi memenuhi syarat buat menang yah? *ups, kepedean* hihihihi

    Reply
  30. kettyhusnia

    sharing yang menarik Mbak,..:)
    semoga saya tetap bisa memantapkan diri dengan keyakinan saya meski tidak /belum membaca buku ini…:)

    Orin : InsyaALLAH tetap mantap ya mba. Orin pgn baca bukunya biar punya ‘amunisi’ kalo2 ada yg kyk temen orin ini, biar bs berargumen gituh he he

    Reply
  31. nurlailazahra

    duh aku merinding teh mbacanya, semoga teman teteh itu bisa kembali menemukan jalan pulangnya…….

    Orin : Aamiin…semoga ya Sar..

    Reply
  32. vira

    hii salam kenal iya dari vira .. πŸ™‚
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

    Orin : Terima kasih sudah berkunjung Vira. Salam kenal jg yaa^^

    Reply
  33. Yunda Hamasah

    Ini gaya lain mereview buku, kalu menurutku justru bikin orang jadi makin penasaran dengan isi buku.
    Sucses ya ngontesnya πŸ˜‰

    Orin : he he, ini karena Orin blm baca bukunya Ummi, jadi emang blm tau deh mesti ngereviewnya gmn πŸ˜€

    Reply
  34. ahsinmuslim

    sampai sekarang yahudi masih gencar-gencarnya melakukan perang pemikiran untuk mengobrak-abrik iman umat muslim. kalau kita tidak waspada bukan tidak mungkin kita akan terjerembab dalam lubang yang sama. semoga Allah SWT sselalu membimbing kita menuju jalanNya yang lurus. Amin
    salam kenal ya dari ahsin di solo.

    Orin : Aamiin.. Terima kasih sudah berkunjung Ahsin πŸ™‚

    Reply
  35. irfan handi

    ikut mendoakan agar kontesnya sukses. amin.

    Orin : tengkyu Fan πŸ˜‰

    Reply
  36. IbuDini

    Ada sebagian orang yang kecewa dalam kehidupannya yang mungkin kurang beruntung atau tuhan tidak pernah berpihak padanya…nah disitulah ia mengatakan..apakah tuhan itu ada untuk kita.

    Sukses utk kontesnya Rin…aku baca ini jadi inget sama temen sekantorku yang selalu mengatakan tuhan itu tidak utk dia.

    Orin : Itulah mba Imung, aku pgnnya punya ilmu untuk menghadapi orang2 spt ini, kasihan bgt kan mereka2 ini..

    Reply
  37. .:: setiaONEbudhi ::.

    wuaahh
    Jdi pngen ngontest juga nih teh,
    Tapi nuju rarungsing..
    Hahahahah

    Orin : Justru lg rarungsing mah kudu ngontes One hehehe

    Reply
  38. maminx

    wah kalau saya debat dengan temen seperti itu pasti kelimpungan juga teh. ilmu agama saya seadanya gini, bakal kurang fasih ngebalas sanggahan-sanggahan dia.

    emang perlu ya teh memerdalam agama tuh. Jadi pengen buku nya itu teh. beli ah, hehe

    sok atuh teh cari/hubungi temen ateis nya itu. siapa tau masih bisa di kasih masukkan πŸ˜‰

    Orin : Iya Minx, kangen jg sm sang teman, tapi firasatku sih dia baik2 aja sekarang *halah* he he.

    Reply
    1. maminx

      teh ada undangan ya di lapak aku πŸ˜€

      Reply
  39. Nchie

    ngontes..ngontes..
    moga menang nya..

    Orin : hihihi…semangat semangaat πŸ˜‰

    Reply
  40. alinaun

    semoga temen mbak bisa menemukan apa yang dicari, ya mbak

    Orin : Semoga ya Lin πŸ™‚ Tengkyu udh berkenan mampir^^

    Reply
  41. Gaphe

    pengalaman pribadi plus promosi buku juga nih yee… hehehe… semoga menang kontesnya yaaak!!

    sorry Rin, lama nggak mampir.. dulu mampir pas ada giveaway aja. maklum banci kontes yang lagi sibuuk >.<

    Orin : Sibuk operasi gigi ya mas Phe? *ups* hihihihi

    Reply
  42. Susindra

    Sama, mbak. Kalo aku diajak ngomong gitu ga bisa berkutik. Sudah berhubungan dengan hak pribadi tertinggi gitu.
    Dulu aja pernah berdebat sama teman yang seagama tapi berbeda pendapat dengan “berteman dengan teman tidak seagama” saja saya langsung diam setelah 3x disanggah.
    Semoga saja teman mbak Orin segera menemukan apa yang dicarinya agar kembali ke fitrahnya.

    Orin : Betul mba, kita tdk bisa mencampuri terlalu jauh untuk urusan ini ya. Aamiin, semoga saja sudah kembali ke jalan yg seharusnya..

    Reply
  43. Dhenok Habibie

    mbak Yin, miss u so much.. hahahahaha..

    baru ikutan ateis to, punya dhe udah berdebu tu mbak saking lamanya. hehe.. sorry kemaren gk ikut kontes batik.. πŸ™

    Orin : muach…muach…Dhe hehehehe..
    hahaha, iya nih baru kelar, pdhl draftnya mah udh debuan jg πŸ˜›

    Reply
  44. Cahya

    Ha ha…, saya bisa dibilang termasuk orang yang ateis lho :D.

    Orin : Wow, kenapa begitu bli? πŸ˜‰

    Reply
  45. kakaakin

    Miris banget sama orang2 yang masih mencari… πŸ™

    Semoga sukses dan dapat novel baru ya, Rin… πŸ™‚

    Orin : Mudah2an skrg sudah nemu ya Ka.. he he, Aamiin (pdhl yg kmrn aj novelnya blm selesai dibaca hihihihi)

    Reply
  46. riez

    Semoga temennya bisa kembali ke Tuhannya

    Orin : Semoga ya Riez..

    Reply
  47. Puteriamirillis

    jangan2 temennya teteh itu kakak mentor pu hahahaha….:P

    Orin : hmm…keknya bukan deh Pu, dia bukan anak UI kok

    Reply
  48. omman

    Hidup tidak BerTuhan ibarat Hidup Ditengah Lautan … Terombang Ambing Tanpa Ada Pegangan … Subhanallah!

    Orin : Sepakat, tidak ada pegangan ya..

    Reply
  49. sayyidahali

    sifat manusia memang selalu ingin tahu, termasuk dalam mencari siapa tuhan dan seperti apa tuhan,,kalau memang ia ingin mencari kebenaran insya Allah, Allah temukan. tapi kalau memang ia ada rasa protes, entahlah gimana nasibnya.. do’akan sajalah mudahan dia kembali ke jalan agama..
    do’anya seorang saudara tanpa sepengatahuannya, insya Allah makbul

    Orin : Amiin…InsyaALLAH sang teman sudah kembali ke jalan yg seharusnya πŸ™‚

    Reply
  50. irmarahadian

    semoga temen teteh cpet dapat hidayah y….:)

    Orin : Terima kasih doanya ya mba πŸ™‚

    Reply
  51. yuniarinukti

    Kalau menurutku Agama itu tergantung keyakinan masing-masing orang aja, mana yang dipercaya ya itu yang diyakini..
    Ibarat kita beli baju, orang lainberkomentar bahwa baju yang akan kita beli itu nggak pantes, tapi kalau kita yakin memakainya, pasti akan terlihat cantik..

    Reply
  52. Danu Akbar

    Berkunjung kesini lagi deh..
    blm ada post barunya ya?

    Reply
  53. fanny

    oot : rin, aku ndak bisa kalo minggu. karena ke gereja. lain kali aja ya.

    Reply
  54. Mbah Jiwo

    Layak dibaca itu buku, coba nyari deh ya…

    Reply
  55. lozz akbar

    saya sering loh mbak Orin berdebat dan menyusup di forum-forum atheis. kesimpulan saya cuma satu buat mereka..

    Jika saja iblis masih percaya adanya Tuhan meski dia durhaka. lah terus untuk orang atheis layaknya disebut apa?

    Jangan bercakap dengan mereka mungkin itulah yang saya lakukan sekarang selama mereka tidak menganggu saya. Tapi jika sudah keterlaluan, wah entahlah kayaknya saya sudah siap asah pedang hahaha

    Reply
  56. ysalma

    Semoga “pencarian” temannya berbuah kebenaran,
    dan postingan neng Orin berbuah kemenangan πŸ™‚

    Reply
  57. catatan kecilku

    Jadi penasaran nih… apa ya isi buku Menjawab Ateis Indonesia itu..?
    Semoga menang giveaway-nya ya.. πŸ™‚

    Reply
  58. Puji Irwanto

    jadi takut teh kalo ketemu ama orang atheis.
    takutnya aku terjerumus menjadi golongan mereka. Pernah saya masuk ke forum atheis di facebook, wah malah bikin otak saya jadi keruh

    Reply
  59. Bibi Titi Teliti

    Oriiiiiin…
    Setiap orang memang akan mengalami masa masa pencarian seperti itu…dan menurutku jauh akan lebih baik berbuat itu daripada sekedar menjalankan aja tanpa meyakini…jatuhnya kan jadi muna…

    Mungkin itu sebabnya ada rukun iman ya…karena kita memang harus meng – imani dan meyakini, dan hal seperti itu bukan sesuatu hal yang bisa dipaksakan…

    Reply
    1. Necky

      alhamdulillah…ternyata erry bisa serius euy…..hehehehe….*piss ya teh*

      Reply
  60. Ila Rizky Nidiana

    pencarian jati diri ya? hmm.. dulu aq malah pernah ngrasa kalo semua agama sama, percaya kalo dewa itu ada, percaya kalo reinkarnasi itu ada, dsb dsb.. (efek film yang ditonton pas kecil kali ya, heuheu…)

    sampai akhirnya benar-benar meyakini islam lah yang paling paripurna. sama seperti salman al farisi, yang juga mencari Tuhan dalam dirinya, dia juga berpindah-pindah agama dari penyembah api sampai bertemu islam untuk mencari kebenaran itu,

    sampai suatu ketika dia bertemu dengan pendeta yang mengatakan bahwa ada seorang pembawa kebenaran bernama Muhammad dengan tanda lahir tertentu, dan ciri-ciri lain yang disebutkan pendeta itu memang benar adanya. dan setelahnya dia beriman sampai akhir hayat. dulu aq baca buku ttg salman ini pas SD kelas 6. πŸ˜€

    Reply
  61. Evan

    hmm..
    semoga cahaya hidayah itu selalu ada dalam hati kita ya teh.. jadi inget potongan bait do’a yang suka dibacain pas upacara bendera tiap senen di SMA..
    “Ya Allah.. janganlah engkau sesatkan hati kami setelah Engkau beri pentunjuk.. masukkanlah kami dengan rahmat-Mu ke dalam golongan orang-orang yang engkau cintai..”

    Reply
  62. [L]ain

    padahal hidup perlu pembimbing. Dan itu tuhan.

    Reply
  63. tunsa

    masya Allah…saya prihatin setelah baca pembukaan artikelnya mbak…berarti ada kemungkinan besar banyak teman yang berpikiran demikian di bumi ini. mungkin gara2 kebanyakan nonton film ato baca buku khayalan ya.. πŸ™

    Reply
  64. Necky

    alahmdulillah gara2 baca artikel ini ternyata saya belum daftar kontes padahal udh buat linknya di artikel….hahahaha…nuhun atuh teh orin… semoga sukses dengan kontesnya ya…tetap semangat

    Reply
  65. andre

    kayaknya bagus tuh bukunya….

    Reply
  66. Una

    Waaa semoga temennya segera menemukan Tuhan ya.
    Jadi isi bukunya sebenernya apa sih mbak? Huehehe…

    Orin : Aku blm baca bukunya Una, jd ga tau isi detailnya he he

    Reply
  67. Faril

    makin serem lagi karena skarang ada banyak website dan blog atheis Indonesia.. isinya ya mengolok2 pendapat keagamaan..
    di forum facebook juga ada…
    makin hebat cara mereka membelokkan orang yang beragama..

    terlebih lagi kemaren sempet membuka website faithfreedom Indonesia..isinya sampah semua asal ngejudge.. pas saya ninggal komentar di sana,,saya langsung kena banned..hohoho

    Orin : Keberadaan mereka memang untuk memperkuat iman kita ya πŸ™‚

    Reply
  68. Abed Saragih

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: