Rindrianie's Blog

Tentang Kehilangan

Konon, setiap manusia di muka bumi memiliki ketakutannya sendiri.

Takut gelap. Takut menjadi jomblo selamanya. Takut bertubuh gendut. Takut tidak punya uang. Takut pada kerutan di ujung mata. Takut Ujian Nasional. Takut mati. Takut tidak bisa bangun pagi. Takut hantu dan teman-temannya. Takut bayi yang merengek. Takut pada kecoa. Takut tak bisa bahagia. Takut merasa takut. Takut apa sajalah, kau bisa memilihnya sendiri sesuka hati apa ketakutanmu dalam hidup.

Tapi tentu saja kau tahu apa ketakutan terbesarku.

Ya, aku takut kehilanganmu. Teramat sangat takut hingga memikirkannya pun sanggup membuat tubuhku menggigil, wajahku memucat, air mataku meleleh tak terbendung, dan dalam sekejap nyaris lupa bernapas.

Berlebihan katamu? Mungkin saja, tapi aku tidak mau –dan tidak akan bisa- kehilanganmu. Itu saja. Titik.

“Tapi setiap manusia, pada akhirnya, akan mati, La. Begitu pun aku,” katamu.

“Aku tahu.”

“Jadi izinkan aku pergi.”

“Tapi mungkin kau tak kembali.”

“Mungkin saja. Tapi aku ingin pulang, karena kau adalah rumah bagiku.”

Aku menoleh ke arah lain, tak kuat menatap matamu yang tengah menatap mataku. Memikirkan bahwa besok, atau malam nanti, atau satu jam lagi, atau mungkin beberapa menit ke depan, aku tidak akan bisa memandang mata bening bulat milik Jo itu lagi, membuat hatiku mencelos.

“La?”

Aku tetap menunduk, menatap lantai dan ujung sepatuku, lantas memaksa mataku terpejam. Jika kau tetap pergi, aku tak ingin menyaksikannya.

“Pergilah, Jo,” kataku nyaris berbisik. “Dan tak perlu kembali.”

“Kau sudah berhenti mencintaiku, La?”

“Kau yang tak bisa hidup hanya dengan mencintaiku, Jo.”

Aku beranjak, meninggalkan Jo yang masih mematung tak mengerti.

Aku masih takut kehilangan dirimu. Tapi tak pernah benar-benar memilikimu adalah kehilangan lebih besar yang lebih menyakitkan. Pulanglah pada istrimu, dan biarkan aku jadi pemberani meski memiliki rasa takut.


Note : 281 kata, untuk MFF Prompt #48 : Tentang Kehilangan.

0 Comments

  1. Chrismana"bee"

    Cari lagi aja la, yang lain, yang nggak punya istri 😀

    Reply
  2. Sarah

    wow…. celingkuh ya ternyata, hihihi
    dah lama gak kemari, Teh Orin ganti cat rumah, ciamik. simple tp elegan #apacoba 😀
    selalu suka dg gaya bahasanya, love it 🙂

    Reply
  3. Bibi Titi Teliti

    Oriiiin…
    ketakutan terbesarku adalah, remote dipidi ku abis batre!
    *cemen pisan*…hihih…

    eciyeeee…ganti theme nih yeeeeh 🙂

    Reply
  4. titi esti

    #eaaaaa…. Oriiin… ini tentang orang ketiga to

    Reply
  5. Gusti 'ajo' Ramli

    Wah sepertinya ada yg memanggil namaku…. Hehehe

    Reply
  6. Baginda Ratu

    Hiyaaaahhh… curcolan pihak ketigaaaa…. 😆

    Reply
  7. idang

    Aku takut kelaperan *cetek* hahahaha tp sekarang walo kerjanya makan mulu, milih makanannya diusahakan yg menyehatkan 😀

    Reply
  8. Evi

    Yes! Walaupun jomblo bukan alasan berhubungan dengan pria beristri

    Reply
  9. Arman

    wah sama suami orang…

    Reply
  10. jampang

    yah…. mungkin belum berjodoh dengan suami orang 😀

    Reply
  11. rina susanti

    tamplan baru nich blognya heheh

    Reply
  12. anindita hendra

    sedangkan aku takut kalau nggak punya uang hehe…

    Reply
  13. Tri Widy Astuti

    wah, kalau aku takut kehilangan suami dan anak-anak…:)

    Reply
  14. rinasetyawati

    kehilangan yang insya Allah akan memberi ketenangan…

    Reply
  15. Lianny Hendrawati

    wah themenya baruuuu.
    Kehilangan memang menakutkan yaa

    Reply
  16. anisa Nasir

    Wawah

    Reply
  17. ranny

    kehilangan yang menyakitkan tapi ada setitik kelegaan *halaah apaan sih* 😀

    Reply
  18. linda

    jo? jonas brother? 😀

    suka pembukaannya

    Reply
  19. Lidya

    ayo jangan main api ::)

    Reply
  20. Putri

    waduuhh hehee

    Reply
  21. Pingback: Sembuh! | Rindrianie's Blog

  22. opiphost

    keputusan La bagus tuh teh, bdw, tampilan blognya baru ya teh 🙂

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: