Rindrianie's Blog

Tentang Liburan (part 2-habis)

Dilanjut ya temans cerita liburan improvisasinya, yang belum baca laporan sebelumnya sila cek di sini.

Saya habiskan dalam satu postingan ini saja ya, tidak enak ternyata punya ‘utang’ postingan beginih hihihihi. Jadi postingan ini akan sedikit paaaanjang dan laaaaaama mengalahkan choki-choki halah πŸ˜›

Sebelum beranjak ke hari ke-2, berikut beberapa foto yang tempo hari terlewat belum dipajang. Tentang akang matahari yang berfoto di salah satu museum karena teringat almarhumah kakeknya yang seorang pengatur sinyal manual di stasiun Karawang. Tentang Lawang Sewu yang seru sebagai obyek foto. Tentang seorang anak lucu berkostum china di Sam Poo Kong yang menggemaskan. Juga tentang Mesjid Agung Jawa Tengah yang mengagumkan.

_DSC0128

_DSC0085

_DSC0324

Lucuk beud ya..

_DSC0341

Ada beberapa hal yangΒ unfortunate di hari ini, tapi diskip saja lah ya, saya hanya ingin mengendapkan ingatan-ingatan manisnya saja πŸ™‚

Hari ke-2, Jum’at 25 Januari 2013

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, batal ke tujuan utama berlibur di Karimun Jawa membuat kami semua kecewa. Ada satu teman yang betul-betul ingin langsung pulang saja di Jum’at ini, ditolak secara aklamasi oleh yang lainnya sih he he. Jadi pagi-pagi, setelah sarapan seadanya, kami berlima (minus sang teman yang bete berat tadi) jalan kaki menuju Kota Lama.

Sempat terjadi perdebatan di antara kami tentang istilah Kota Lama ini, kan biasanya Kota Tua ya. si Neng Iqoh menunjukkan peta pariwisata yang dia punya bahwa dalam bahasa Inggris memang disebut sebagai “Old Town”, nah salah siapa coba ‘old’ itu artinya bisa tua dan lama debatgapenting.

Di antara banyak foto yang saya (dan akang matahari) ambil di kawasanΒ Outstadt ini, saya paling suka foto berikut, seolah berada di dua dunia tsaaaah.

_DSC0457

Dan percayalah, seandainya tidak banyak motor dan mobil berseliweran, berada di kawasan ini betul-betul seperti kembali ke abad 19-an, menyenangkan πŸ™‚

_DSC0588

Di kawasan ini terletak gereja Blenduk yang terkenal itu. Ada 2 bus rombongan turis bule yang merupakan peserta cruise datang berkunjung. Kami sih tidak ikut masuk, cukup puas menikmati dari luar saja. Di sampingnya ada taman kecil, saat kami ke sana, rupanya ada yang sedang pemotretan pre-wed, saya dan akang matahari jadi kabita deh ikut-ikutan foto qiqiqiqi.

_DSC0566

_DSC0580

734883_4374632759309_907512996_n (2)

tersesat mode : ON

tersesat mode : ON

_DSC0640

Tadinya sih berharap masih bisa pulang ke Bekasi dengan kereta api, tapi yang tersisa cuma yang ekonomi dengan resiko umpel-umpelan dan jauh dari kata aman dan nyaman. Saya lupa detailnya bagaimana, sepulang dari setasiun Tawang menuju penginapan ini, keputusan kami berakhir dengan menyewa mobil seharga 150 ribu untuk pergi ke…Ambarawa! hohohoho.

Jadi, setelah check out, beli oleh-oleh khas semarang, sholat Jum’at di jalan dan makan siang, sekitar setengah 3-an kami tiba di museum kereta api Ambarawa. Si akang matahari senang banget nih, secara dia pernah akan ke sini tapi tidak jadi dengan mantan gebetannya bertahun lalu halah hihihihi…

_DSC0652

Jadi, ini adalah kereta api uap yang memakai kayu bakar itu lho temans, yang bunyi tuit-tuit gujes-gujes (hedeeehh… sangat tidak oke nih deskripsinya hihihihi), atau kalau ada yang masih ingat, si kereta api ini ada di video klipnya Katon Bagaskara yang lagu Negeri di Awan. Sayang, saat kami datang ternyata si museum sedang dalam renovasi dan sudah tidak dibuka untuk umum selama beberapa hari. Jadi tidak bisa melihat koleksi-koleksi lokomotif kereta api uap yang cantik-cantik itu.

Tapi kemudian kami nekat masuk ke pagar yang sedikit terbuka, bertemu dengan Bapak-bapak petugas stasiun di sana, dan akhirnya diperbolehkan naik si kereta api dari stasiun Toentang setelah kereta tersebut mengangkut rombongan turis -yang kami lihat di gereja Blenduk paginya itu- yang memang sudah booking sejak jauh-jauh hari. Aaaaahhh…senangnya…. Berangkaaattt.Β Tiketnya? Setelah tawar menawar, sang tiket yang harusnya 50 ribu per orang untuk perjalanan sekitar 7 kilometer dengan kecepatan 20 km/jam, menjadi 200 ribu ber-enam hihihihihi.

Menunggu di stasiun Toentang

Menunggu di stasiun Toentang

Sang kereta datang :)

2 gerbong penuh dengan om dan tante turis πŸ˜€

Lokomotif B 2502 buatanΒ Maschinenfabriek Esslingen ini adalah salah satu dari tiga lokomotif yang tersisa di dunia, dua lainnya ada di Swiss dan India. Sementara rel bergerigi yang diperlukan sang kereta api uap semacam ini ada di Ambarawa dan Sawahlunto, harus dicoba juga nih kalau berwisata ke tempatnya eMak LJ di Bukik hehehehe.

_DSC0739

Suasana di dalam gerbong

Suasana di dalam gerbong

Awalnya, kami ingin berkunjung juga ke Rawapening dan Bandungan, tapi sudah terlalu sore jadi tidak memungkinkan. Akhirnya kami memutuskan untuk ke Yogyakarta saja dengan naik bus.

Hari ke-3, Sabtu 26 Januari 2013

Nah…hari ke-3 yang menjadi hari terakhir dari rangkaian liburan kali ini cukup mengesalkan. Dari Ambarawa, tiba di terminal Jombor Yogya sekitar jam 8 malam. Karena memang tidak berniat ke sini sebelumnya, kami tidak booking hotel di manapun, selama di TransYogya dari Jombor menuju Malioboro sudah menelepon hostel ini itu tapi sudah full booked semua.

Akhirnya harus berpisah 3 penginapan, dan ini dia awal malapetakanya tsaaaah. Asumsi saya dan akang matahari, kami akan main-main dulu di Yogya hingga siang, baru naik bus malam ke Bekasi. Maka sekitar jam 8-an kami berdua sudah jalan kaki di sepanjang Malioboro, lantas sarapan pecel di depan Pasar Beringharjo, sempat masuk ke pasarnya juga tapi langsung keluar lagi khawatir belanja belanji, walaupun teteup ya beli kaos Jogist juga hihihi. Harapannya setelah berkumpul semua, kami segera menuju Prambanan sebelum Yogya bertambah panas.

_DSC0801

Sepanjang wara wiri itu saya whatsapp-an sama Iqoh, heran kok anak ini dan teman-teman masih di penginapan saja, kalau mau tidur mah di rumah weh atuh ya :P. Lantas sekitar jam 10an, Iqoh mengabari sudah ada di halte TransYogya, kami menyusul ke sana dan terkaget-kaget karena teman-teman sudah lengkap dengan backpack masing-masing. Hlo???

Jadi rupanya set-an mereka ke terminal bus dulu beli tiket baru ke Prambanan. Lah, miskom deh, wong kami berdua masih menitipkan tas di penginapan πŸ™ Selanjutnya adalah momen-momen mengesalkan. Kembali ke penginapan – menunggu TransYogya yang lama sekali – harus transit di halte Ahmad Dahlan untuk berganti TransYogya yang menuju Jombor – sampai di Jombor jam 12 siang! Blah…

Si bus itu berangkat jam 2, dengan kondisi TransYogya yang armadanya baru sedikit dan jalanan Yogya yang sudah macet, tidak mungkin ke Prambanan. Wassalam deh, perjalanan kali ini berakhir di Jombor. Padahal saya sudah senang sekali ingin keliling-keliling Yogya, wong saya ke sana itu kelas 3 SMP, bahkan waktu itu tidak sampai ke Borobudur. Trus sekarang cuma jalan-jalan di Malioboro 2 jam doang gitu??? Wajar kan ya saya kesal stadium akut? hihihihi.

Etapi jadi ada alasan untuk merayu akang matahari liburan ke Yogya sih, berdua aja deh, jadi ga rusuh begitu ya kedipkedip.

Biar saya tidak bete, kita nonton video Katon saja yuks halah.

Masih ada kah yang ingat “Anak Seribu Pulau”?

0 Comments

  1. Tebak Ini Siapa

    Fotonya bagus bagus mbak
    Lucky youuu mbak, pas kereta di ambarawanya jalan. Maooo T.T
    Sini mbak ke Jogja lagi πŸ˜›
    ___
    Iya Na, alhamdulillah bisa naik kereta *jogetjoget*
    Kapan kamu ad di Yogya Na?

    Reply
    1. Idah Ceris

      Anaknya emang lutcuu, nggemesin pula. :lol
      Mobilnya parkir sembarangan tuh ya. #mungkin ding. πŸ˜€

      Kalau tau Teh Orin mau ke Jogja, saya sama una pasti nungguin ya, Na.
      Kitah berduah (aku n una) baru jalan2 di jogja juga, Teh. πŸ™‚
      ___
      Asyiiik…bener ya Dah kalo ke yogya lg ta’ hubungi lho he he

      Reply
  2. mama hilsya

    iyah putunya baguuuus…
    jadi inget jaman jd potomodel dulu :).. bergaya di spot2 persis seperti diatas…
    aah, memori…
    ___
    Tengkyu Teh.. aku ga bisa jd potomodel, kudu dipaksa heula hihihihi

    Reply
  3. mama-nya Kinan

    aih mbak orin…laksana photo prewed..keren…:)
    btw ini tho yang cerita mbak orin naik kereta kayu itu hmmm rasanya gimana yah penasaran juga nieh…:)
    wah tujuan utamanya ke karimun java yah..bukannya lagi ombak mbak bulan bulan seperti ini…??? hmm tapi semoga tidak mengurangi rasa indahnya liburan bersama yah mbak πŸ™‚
    ___
    Seru mba rasanya, kyk kembali ke zaman dulu, apalagi lewat sawah dan rawa2 gitu kan πŸ˜€

    Reply
  4. Pelangi

    Ada info quiz nih!!!

    Untuk minggu ini hadiahnya “POWER BANK”. Lumayan buat nge-charge baterai dimana aja. Ikutan yuk… untuk lebih jelas ke http://wp.me/p2VPch-hq aja!

    Reply
  5. Agung Rangga

    wuaaa, pengen banget naik kereta uapnya teh! XD
    ___
    Sok kapan2 ke sana Gung, seru deh πŸ˜‰

    Reply
  6. Aninda

    fotonya keren-keren teh.. padahal naik kereta ekonomi sekarang udah ga umpel-umpelan lho.. kan cuma jual tiket duduk, ga ada yg berdiri. hehehe
    ___
    Oh gitu ya Nin, jarang naik kereta nih jd ga tau hehehe

    Reply
  7. LJ

    liburannya tetep sukses..! yang kurang2 bisa dijajal lg bedua ajah..

    si boboho itu emang nggemesin.. mirip sama AM #mirip dr hongkong :))

    foto2nya keren semua, Rin.. mesjid dan kota tuanya, jempol.
    ___
    bhuahahaha…bilangin AM aah, dianggap mirip sm Boboho qiqiqiqi

    Reply
  8. Zizy Damanik

    Foto-fotonya baguuusss… Puas jalan-2nya nihhhh
    ___
    Makasih mba Zy πŸ˜‰

    Reply
  9. Myra Anastasia

    suka sm foto2nya.. ayo jalan2 berdua aja.. pasti lebih romantis.. hihi..
    ___
    kalo berdua kek hanimun ya mba hihihihi

    Reply
  10. Arman

    kalo pergi rombongan emang bisa jadi miskom ya…. enakan emang perginya gak terlalu rame2.. hehehe

    foto2nya bagus2 lho rin… πŸ™‚
    ___
    enaknya pergi rame2 kalo pas sewa mobil aj ya mas, share-nya jadi sedikit hihihi.
    Tengkyu mas, cuma pake lensa fix jadi ga bisa motret landscape, pdhl oke2 bgt πŸ™

    Reply
  11. saidah

    Iya nih foto2nya bagus teh orin, akhir2 ini sering blogwalking baca cerita liburan dan jalan2 temen2 mulu…kynya aku jd mau juga inih *ambil celengan buat nabung* πŸ˜€ kemana kek gitu ya yg banyak temen2 bloggernya biar bs kopdar sekalian huahahahaha
    ___
    Ayo Daaaang, jalan2. Mau ke Bekasi? biar sekalian kopdar kita. etapi di sini mah ga ada apa2 ya hihihihi

    Reply
  12. Lidya

    ada kereta api harina semarang-badnung rin malam. ada kelas bisnis ada kelas executive nanti turunnya dicikampek. lebih murah juga tarifnya. biasanya sih gak terlalu penuh penumpangnya
    ___
    Waktu Orin di sana nge-whatsapp Teh Lidya ga bisa mulu @_@

    Reply
  13. dey

    itu anak kecil lucuuuuuuuuuuuuuuu ……
    foto2nya cakep2 bener, apalagi foto si akang matahari yang di stasiun toentang, pacar ketinggalan kereta ya .. hehehe
    ___
    pdhl si kereta yg di ujung itu lg diem aja bu, rusak keknya hihihihi

    Reply
  14. dea

    xixixii waaa fto nya jernih banget teh ..
    yang anak kecil itu iya lucu banget hahahaha kaya boboho πŸ˜€
    ___
    Iyaa…dia emang lucu bgt, udh gitu narsis, jadi pas kita bilang “difoto ya Dek”, dia lgsg senyum gitu tuh ampe matanya ilang hihihihihi

    Reply
  15. yuniarinukti

    Critanya nih sedang keliling-keliling di Jawa ya Mbak..
    Lihat Kota Semarang jadi ingat kawasan Ampel dan jalan Gula Surabaya, bangunannya sudah bocel-bocel gak mulus lagi, tapi semakin banyak bocelnya kesan ‘tua’ nya makin terasa ya mbak..
    ___
    Ngga kok mba Yun, cuma ke Semarang-Ambarawa-Yogya doang, itupun sebentar2 aja hehe

    Reply
  16. titi esti

    hihi.. penampakan si akang matahari ternyata mirip mirip Orin ya.. bener bener cocok *OOT*salahfokus —- kaboooorrr —-
    ___
    Eh? baru liat si AM Teh? pdhl dia sering bgt da dipajang di sini hihihihi

    Reply
  17. danirachmat

    jadi pengeeeeen banget jalan-jalan RIiiiin… T.T
    ___
    Ntar kalo Aaqil udh gedean dikit jalan2 bertiga Bul pasti seru Dan πŸ˜‰

    Reply
  18. ahsinmuslim

    keren!!!semarang memang menyuguhkan banyak peninggalan sejarah. semakin cinta saya pada negeri ini
    ___
    Iyaa…ga akan habis dijelajahi deh ya nusantara tercintah ini πŸ˜€

    Reply
  19. fiaz

    huaaa udah lama ga liburan, jadi ngiri
    ___
    ayo liburaaaan, biar tetap fresh^^

    Reply
  20. Evan

    KEREEENN BANGET Teh Orin.. *Mupeeeng..
    lumayan bisa jadi referensi kalo tar liburan,, nuhun ya teh
    ___
    hehehe…alhamdulillah atuh kalo bisa jd referensi mah Van πŸ˜€

    Reply
  21. Rawins

    semarang emang asoy kok buat jalan jalan
    cuma satu yang belum keturutan juga
    naik sepur klutuk di ambarawa…

    Reply
  22. rrina

    seru euy liburannya….jadi mupeng…idem rin, saya juga ke yogya terakhir kelas 3 smp acara dari sekolah hihihi

    Reply
  23. mechtadeera

    Liburannya tetep seru kan Rin… jd lebih banyak tempat yg dikunjungi meski gak sampai puas.. tapi ntar2 lagi masih bisa berdua…semoga liburan mendatang lebih sukses… eh, aku yg deket malah blom pernah ke museum KA ambarawa itu.. *maluuu*

    Reply
  24. monda

    bisa gitu Rin naik keretanya tawar2an? he..he…
    ini yang rutenya sampe stasiun Jambu itu bukan ? terus lokonya pindah ke belakang ngedorong gerbong untuk nanjak

    Reply
  25. yeye

    Liat foto2nya jd pengen jln2 deh, sayang msh punya gembolan hehehe
    Btw aku suka foto yang dirimu mejeng d pintu2 itu rin πŸ˜€
    ___
    Eh? yg mejeng di pintu2? itu bukan aku Yeeeee…. entah taun kapan aku sekurus itu mah qiqiqiqi

    Reply
  26. Bams Triwoko

    Woww… liburannya seruuu… !!
    Main ke Jogya lagi dunk… nerusin wisata kuliner… πŸ™‚
    – Selamat weekend… Salam dari Jogya –

    Reply
  27. Pakde Cholik

    Selamat pagi sahabat, Semoga kesehatan,kesejahteraan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan untuk anda sekeluarga. Semoga hari ini lebih baik dari kemarin. Amiiin

    Saya sampaikan kabar gembira bahwa anda termasuk salah satu pemenang dalam Giveaway Misteri di Balik Layar.
    Silahkan menyimak pengumumannya di BlogCamp.
    Selamat dan sukses selalu.

    Salam hangat dari Surabaya

    Reply
  28. marsudiyanto

    Kalau mau menelusuri lebih dalam lagi, Jawa Tengah punya banyak tempat yang layak dikunjungi, selain yg sudah terkenal seperti Borobudur, Prambanan, Jogja dll…
    Di sekitar Semarang saja ada banyak. Salah satunya di perbukitan Semarang-Kendal-Pekalongan.
    Ada kebun teh juga.
    Juga sekitar Wonosobo

    Reply
  29. Bang Aswi

    untung nulis set-an nya pake strip, kalau nggak ya kaaacaru!
    btw, liburan sebete apa pun akan tetap dikenang sebagai liburan yang menyenangkan, percaya deh. alhamdulillah sosok itu sudah mencicipi jogja dengan bersepeda jadi terpuaskaaan! ^_^

    Reply
  30. vizon

    Lain kali, kalau ke Jogja, jangan lupa hubungi orang Jogja, biar dapat guide gratisan sekaligus bisa kopdar dengannya, sehingga tidak manyum sepanjang hari cuma di Malioboro dowank.. πŸ˜€

    Reply
  31. Bibi Titi Teliti

    Jalan jalan nya seru rin..
    Potonya juga keren keren…

    Tapi kenapa atuh berani beranian bepergian tanpa booking2 hotel dulu..
    Kepisah2 gitu asa teu pararuguh..

    Jangan diulangi lagi yah rin..*ini kenapa jadi galak*..hihihi..

    Reply
  32. Ely Meyer

    Wow … foto fotonya keren, jadi pengen ke sana juga nih πŸ™‚

    Reply
  33. ainulharits

    Koq solo cuma dilewati to mbak… kan bisa mampir ke tempatku.

    Reply
  34. Esti Sulistyawan

    Hahaha initoh terusannya, pantes gak ngabar2i
    ternyata oh ternyata

    Mungkin krn banyak orang jadi harus membicarakan banyak hal ya Teh

    Kalo dari Ambarawa trus nginep di Bandungan bisa juga lo. Paginya bs jalan2 di Bandungan dlu. trus siangnya brgkt ke prambanan nonton ramayana, malam bs nginep jogja, minggu pagi masih bs jeng2 di Jogja, mudah2an lain kali lebih oke liburannya Teh, ini kan improvisasi yak

    btw, si ayu serius pisan ngliat petanya πŸ™‚

    Reply
  35. BunDit

    Meski gak jadi ke karimun Jawa…tp sepertinya tetep seru kok.. Foto2 nya bagus2 euy… pake kamera apa nih *halah nanyanya itu mulu πŸ˜€
    ___
    mihihihi…liburan kali ini kameranya pake Nikon D90 Bun (kamera kecilnya rusak semua kebanjiran :P), tapi cuma pake lensa fix, makanya ga bisa wide huhuhu.

    Reply
  36. prih

    Oriiinnn, punten pisan aya tamu agung ti ibukota Orin, AM, neng Iqoh dkk ke USA, tukang kebun tidak tahu dantidak menyambut. Semoga kunjungan singkat meski diluar rencana Karimun ini tetap berkesan. Salam
    ___
    Duh…gpp bu Prih, maafkan Orin blm bisa bersilaturahim…

    Reply
  37. smzahra

    Ntar kalau jalan2 ke Sum-Bar, st ikut ya, mba Orin… hehehehehe… :p

    Reply
  38. bintangtimur

    Weits, jadi Orin nggak ke Prambanan karena harus balik dulu ke hotel dan nge-pak perlengkapan?
    Ah, ah, tenang Rin, bulan madu ke sekian dengan Akang Matahari masih bisa dilaksanakan lain waktu, jadi nggak gurung gusuh teu pararuguh kayak kalo kita pergi berombongan…
    Eh, jangan-jangan sekarang malah lagi liburan nih!
    πŸ˜‰

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: