Rindrianie's Blog

Tom

Untuk ke sekian kalinya, Thomas dihukum berdiri di luar kelas karena tidak mengerjakan PR matematika. Tanpa merasa bersalah dia membuka pintu, menutupnya kembali nyaris tanpa suara, bahkan sempat tersenyum pada Ibu Laura yang menatapnya kesal, kemudian berdiri diam persis di samping pintu. Dia akan berdiri di sana hingga pelajaran matematika berakhir.

“Dihukum lagi?”

“Begitulah, ini hobiku.” Thomas sedikit tergelak, anak lelaki itu sudah ada di sana, seperti biasanya. Di depan kelas Thomas, ada tangga menuju laboratorium bahasa dan ruangan-ruangan lain di lantai dua. Anak lelaki itu selalu duduk di anak tangga terbawah saat Thomas dihukum berdiri di lorong seperti saat ini, menemani Thomas. “Kamu bolos lagi?”

“Tentunya. Aku ingin menjadi pelukis, untuk apa belajar Bahasa Inggris?”Β Thomas dan anak itu tertawa, terus tergelak begitu keras hingga ibu Laura keluar kelas.

“Kamu kenapa tertawa sendiri, Thomas?” Thomas menutup mulutnya menahan tawa dengan kedua tangan, lantas melirik ke arah tangga, si anak itu sudah menghilang.

***

Hari ini Thomas tidak membawa tugas menulis puisi dari Pak Anton. Maka dengan suka cita dia berdiri di luar kelas selama pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung.

“Kenapa lagi?” Si anak lelaki itu sudah duduk di tempat biasanya, anak tangga terbawah dan sedikit bersembunyi di balik tembok.

“Biasalaaah, siapa juga yang mau jadi pujangga bikin puisi segala?” Thomas menjawab tak peduli, si anak lelaki terbahak, “Sssttt…jangan keras-keras, jangan sampai Pak Anton dengar.”

“Oh, sorry.”

“Ngga apa-apa, cuma aku tidak mau dianggap gila karena ngobrol sama kamu, Tom.” Anak lelaki itu hanya mengangguk-angguk. “Kamu bolos lagi?” tanya Thomas.

“Siapa sih yang suka belajar?” jawab anak lelaki itu spontan, kali ini Thomas tidak bisa menahan tawanya. Lagi, mereka berdua terbahak dengan keras hingga Pak Anton keluar kelas.

“Ngobrol sama siapa kamu tadi, Thomas?” Pak Anton menatap Thomas tajam, kemudian melihat sekeliling. Tapi seperti sebelumnya dan selalu, Tom sudah menghilang.

***

Note : 298 kata, fiksi sedikit (atau banyak? :P) absurd ini ditulis khusus untuk MFF, prompt #23 : People.

0 Comments

  1. Sigit Raharjo

    Benang merahnya sudah sering sih, tapi cara penyampaiannya beda dan kerren. Suka
    ___
    Wah? Terima kasih banyak OmSig πŸ˜‰

    Reply
  2. nurlailazahra

    ide ceritanya selalu menakjubkan πŸ˜€
    ___
    hehe…tengkyu Sarah πŸ™‚

    Reply
  3. herma1206

    kereeeen mba… πŸ˜€
    ___
    terima kasih^^

    Reply
  4. Arman

    imaginery friend atau syaiton? πŸ˜€
    ___
    bebas mas, pilih aja mana yg suka hihihihi

    Reply
  5. sulunglahitani

    sayangnya masih kejutannya masih kurang, belum dijelaskan siapa sebenarnya anak tersebut.
    satu lagi, mbak. Ada typo tuh. Dihukum tertulis di hukum πŸ™‚
    ___
    selain terbatasi jumlah kata, emang sengaja sih Lung, biar milih sendiri aja si anak mau jadi apa *ngeles dot com* hihihi.
    Tengkyu koreksinya ya, udah aku edit πŸ˜‰

    Reply
  6. linda

    seandainya katanya bisa lebih 300, bagus tuh mbak dijelasin soal si tomnya ini kenapa dia ada pas thomas dihukum
    ___
    hehehe…berpotensi jd cerpen ya Lin πŸ˜€

    Reply
  7. gerhanacoklat

    hiiiiy sereeeem
    ___
    heuheu…serem ya Kak πŸ˜€

    Reply
  8. jampang

    selalu keren, mbak πŸ˜€
    ___
    tengkyu BangRif πŸ™‚

    Reply
  9. puteriamirillis

    ceritanya tom itu tuyul malas ya riin hihi…:)
    ___
    Hoh? tuyul? ahahahaha πŸ˜›

    Reply
  10. LJ

    si Tom ini pasti temennya Lissa ya Rin.. πŸ˜›
    ___
    ahahahaha…bisa jadi sih Mak πŸ˜›

    Reply
  11. Elsa

    hiiiiii……….
    merindiiiiiing………
    ___
    hehehe

    Reply
  12. marsudiyanto

    Si Tom ini pastinya murid khusus di sekolah itu, ambil paket yang kelas tengah malam…
    ___
    hahahaha…bisa jadi begitu ya Pak Mars πŸ˜€

    Reply
  13. fannywa

    Yaa Mbak lanjutin dong, kan penasaran, haha..
    ___
    selamat penasaran yaa hehehe

    Reply
  14. noorma

    aku hanya bisa takjub kalo baca FF temen2..
    ___
    ayo ikutan Noorma πŸ˜‰

    Reply
  15. titi esti

    Kasih jempol aja deh….
    ___
    nuhun jempolnya, Teh πŸ™‚

    Reply
  16. ded

    Anak teman saya yang sekolah di australia hanya mempelajari jahit menljahit, yang lain tidak. Jadi seorang anak belajar sesuai dengan minatnya, klo dia tdk mau belajar matematik atau bahasa inggris jangan dipaksa.
    ___
    hehehe…siap uda, ga boleh dipaksa ya πŸ™‚

    Reply
  17. Ayu Citraningtias

    Aku lebih milih kalo si Tom ini setan penghuni bawah tangga yang mati karena jatuh dari tangga sekian tahun yang lalu. karena Tom merasa klop dengan Thomas, mungkin sifat bandelnya sama, akhirnya menampakkan diri kepada Thomas… wkwkwkk bikin cerita sendiri ini mah.
    ___
    ahahahahaha…sok bikin sekuelnya Yu πŸ˜€

    Reply
  18. abi_gilang

    Jadi Si Tom itu siapa ??? Inget dulu waktu kuliah di bandung suka denger cerita serem di radio (lupa namanya), diakhir cerita sering ada kata2 “…jadi mahluk itu siapa … ?”
    ___
    siapa saja boleh kang, sok hoyongna saha? *halah* qiqiqiqi

    Reply
    1. istiadzah

      pasti suka dengerin radio ardan tiap tengah malem jumat ya… πŸ˜€
      ___
      Iyaaa…Ardan ya, aku ingetnya Oz mulu.

      Reply
      1. abi_gilang

        Nah iya bener radio ardan (baru inget) :mrgreen: .

        Reply
  19. redronal

    kalo ada satu paraghrap lagi..tambah nampol ini ceritanya Orin..:D
    ___
    jadi nanggung ya, nal? hihihi

    Reply
  20. eksak

    Gue suka gaya penulisannya! Ngalir dg keren! πŸ˜‰
    ___
    Tengkyu Sak πŸ˜‰

    Reply
  21. miss rochma

    tom dan thomas. jangan-jangan itu khayalannya thomas? entahlah.
    ___
    bisa jadi bisa jadiiii hehehe

    Reply
  22. mamayara

    iya sama… saya juga heran dg sistem pendidikan kita..

    anak hobi sastra dipaksa mtk.. nggak bisa lalu dibilang bodoh….

    anak suka mtk dipaksa bikin puisi… nggak bisa dibilang bego….

    anak suka ilmu sosial disuruh pratikum dilabor…nggak sanggup dibilang nggak becus…

    wahai para pembuat keputusan soal pendidikan sesungguhnya yang bodoh… bego …dan nggak becus itu siapa sih… ? anda atau mereka…???

    maaf, Rin..malah bikin tornado disisi *curhat emak yg syg anak
    ___
    Mungkin, tujuan awalnya anak dikenalkan ke semua ilmu dulu ya Mam, tapi ya tetep sih, labellling bodoh-bego-ga becus dan kawan2 itu seharusnya memang tidak pernah ada.

    Reply
  23. jiah al jafara

    Tom tom pel ya? :p
    ___
    bisa jadi bisa jadiiii hihihihi

    Reply
  24. Evi Sri Rezeki (@EviSriRezeki)

    Arrrgggh… nanggung nih, Mbak. Kurang satu paragraf penutup yang nendangnya πŸ˜€
    ___
    hehehehe…

    Reply
  25. istiadzah

    tadi abis nonton insidious, jadi kebawa2 pas baca ini kebayangnya si Tom itu makhluk gaib. tapi begitu udah selesai baca, bisa jadi Tom ini adalah teman khayalannya Thomas. who knows???
    ___
    Boleeeeeh, bebas mau pilih yg mana mba Is hihihihi

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: