Rindrianie's Blog

Tulisan Bersyarat

Sahabat tentu sudah akrab dengan dunia per-Giveaway-an, bukan? Atau cukup familiar dengan berbagai macam lomba dan kontes menulis, bukan? Tidak tahu? Belum pernah? Ya ampyuuuun, pliss deh ah kabur sebelum ditimpuk berama-ramai

Tulisan bersyarat yang saya maksudkan dalam judul di atas, adalah tulisan yang diikutkan dalam semacam kontes itu, tulisan-tulisan tersebut pasti bersyarat bukan? Harus bertema anu lah, harus mengandung kata-kata tertentu lah, harus berjumlah huruf sekian lah, harus begini harus begitu lah, bla…bla…bla…

Sulit tidak?

Errrr….  sulit juga menjawabnya. Karena -bagi saya- betul-betul 50 : 50, alias sulit sekaligus mudah. Lho kok bisa? Berikut penjelasannya (hedeeh…so serius ^^)

SULIT

Pertama, karena saya harus meng-adjust syarat-syarat yang telah ditentukan tadi, dengan ‘gaya’ atau cara menulis saya. Misalnya saja saat saya mencoba menulis dongeng anak Sarikata beberapa waktu lalu. Aseli pusing karena banyak ide yang saya miliki, tapi saya belum pernah menulis dengan gaya mendongeng atau bercerita untuk anak-anak. Hasilnya? sudah bisa ditebak lah yaa… Kisah Tiko dan Cici maupun Surat Ujang untuk Pak Presiden sama sekali tidak seperti dongeng yang diharapkan panitia lomba.

Kedua, saya tidak bisa menulis dengan bebas. Misalnya saja saat menulis cerpelai-nya Bang Aswi atau menulis Flash Fiction yang bersyarat jumlah katanya harus tidak lebih dari 150 dan 400 kata itu. Saya harus berkali-kali mengedit, hingga mengganti kalimat atau kata, agar cerita super pendek itu memenuhi syarat tanpa harus kehilangan maknanya. Tapi bagi saya, Somad dan Ketika Ayah Pergi adalah tulisan bersyarat saya yang cukup memuaskan. Tidak bermaksud menyombongkan diri ya, saya hanya sedang mengapresiasi si ‘saya’ yang telah berani mencoba untuk menulis tulisan bersyarat yang sulit ituh 🙂

Ketiga, batas waktu alias deadline. Sebagai penulis amatiran, si deadline ini cukup menakutkan saya. Cukup banyak event lomba menulis yang akhirnya saya lewatkan karena deadline ini. Saat saya sudah banyak menemukan referensi, memutuskan akan menulis dengan point of view siapa, eh….ternyata waktunya sudah habis. Tetewwww… (- -‘).

Nah, sekarang bagian MUDAH.

Pertama, menulis jadi mudah karena temanya sudah ditentukan, hanya tinggal mempersempit dan mencari alur atau point of view-nya saja. Saya yang terkadang tidak memiliki ide sama sekali untuk menulis, merasa sangat terbantu jika ‘disuruh’ menulis dengan segala macam syarat a-b-c itu, semacam guidelines bagi saya untuk menulis, walaupun baru berupa kerangka kasar-nya saja.

Kedua, batas waktu dan deadline. Iyaaaa, deadline ini juga memudahkan saya untuk tidak menghiraukan jika sang ‘mood’ tidak datang. Deadline juga sanggup membuat saya menulis dengan keterpaksaan yang manis demi mengikuti sebuah lomba. Deadline itu menjadi tanda bagi saya kapan saat saya harus mulai menulis.

Mmm.. sudah, bagian MUDAH ternyata cuma 2 point 😀

Ada satu point lagi yang menjadi semacam pemicu saya untuk mencoba menciptakan ‘tulisan bersyarat’, yaitu untuk menambah jam terbang saya (jiakkkk..). Iya, maksudnya sebagai ajang latihan saya dalam menulis. Yahh, siapa tahu suatu saat saya bisa menjadi penulis profesional, bukan? heuheuheu..

Well, ada 3 giveaway dari sahabat blogger yang ingin saya ikuti, artinya akan ada 3 tulisan bersyarat yang ingin saya tulis, walaupun hingga saat tulisan ini dibuat saya masih belum tahu apa dan bagaimana menuliskannya hihihi…

Happy writing, Pals 😉

0 Comments

  1. bundamahes

    kalow saya lebih cenderung ke : ada Giveaway berarti ada tulisan baru di blog berarti saya semakin bisa memuluskan niat Post A Day-nya WordPress 😀

    Orin : Weits…keren uy ci Bubun mo ikutan Post A Day *prok…prok…prok…*

    Reply
  2. smzahra

    wew ada 3 giveaway lagi?? Giveaway apa aja tuh, mba Orin.. 🙂

    Orin : Infonya udah ya SIti, sekarang tinggal ‘action’nya nih hihihi. semangaaaat

    Reply
  3. Bibi Titi Teliti

    Duuuuuh…
    Sepertinya mood swing aku masih belum memungkinkan aku untuk bisa seperti Orin tuuuuuh…
    Emang sih, mood gak boleh dipiara, tapi gimana doooong..hiks…

    Sampai sejauh ini sih, berusaha menghidari kontes yang bersifat cerita fiksi…hihihi…mati gaya bow…
    Dan dalam mengikuti kontes apa pun, entah kenapa, aura emak emak ku selalu keluar…hihihi…jadi gak bisa jaim, jujur ajah, sesuai kata hati 🙂

    Selamat mengikuti Giveaway nya ya Riiiiin…
    Moga menang 🙂

    Orin : huahaha…aura emak2 itu sudah mendarah daging berarti Bi.
    Moga menang??? mulai nulis aja bloooom huhuh. Tengkyu eniwey Bi 😉

    Reply
  4. Mabruri Sirampog

    ayo2 semangat bun…
    tpi kalau saya ko masih belum mau ya ikutan kontes2an.. belum PD kayanya.. 😀

    selamat berkarya bun dan semoga sukses dalam kontesnya..
    salaam

    Orin : Lahh, saya jg ngga PD kok mas Mab, yg penting ikutan aja dulu heuheu

    Reply
  5. dhila13

    happy writing too, mba 🙂

    Orin : Cheers, Dhila 😉

    Reply
  6. melly

    Tulisan bersyarat itu menurutku susah. tp setidaknya mempermudah kita mencari ide..

    pokoknya aku menghindari kontes yang membuat otakku lemah..hihi

    Orin : Sepakat Mel 😉

    Reply
  7. nia/mama ina

    Say…3 giveaway yang mana aja? aku udah ikutan apa belum yachhh???? (naluri banci kontesnya keluar kalo denger kata-kata itu hihihi….)

    Orin : hahaha…udah kirim postingan kyknya mba Nia mah… Giveawaynya April-Mei Bayu, setahun blog Susindra-nya mba Sus, sama Vania’s May-nya mba Tia 😉

    Reply
  8. isnuansa

    Syarat dan keputusan juri yang tidak bisa diganggu gugat itu yang bisa menulis jadi (lebih) susah. Tapi kalo menang, hasilnya sepadan lho. 🙂

    Orin : Nah, itu dia mba Is, sampai skrg blm pernah menang! hahaha curcol 😛

    Reply
  9. Arif Riyanto

    Menulis bagi saya, bergantung mood juga. salam kenal 🙂

    Orin : hehehe, iya mas, saya jg 🙂

    Reply
  10. grandchief

    Kalau tulisannya bersyarat makin susah nulisnya tapi karena ada hadiahnya biasanya lebih semangat :mrgreen:

    Orin : Nah, kalo hadiahnya ga dapet2 gmn dunk mas? hihihi… Terima kasih sudah mampir yaa 🙂

    Reply
  11. Agung Rangga

    Hehe…
    Semangat kak buat kontesnya… 😀
    Kalau saya sih lebih suka ikutan topiknya post a day… 😆

    Orin : Itu malah lebih hebat Dek, blm bisa aku post tiap hari 😀

    Reply
  12. tunsa

    saya suka semangat mbak…hahaha..meski blm tau apa yg akan ditulis, majuuuu terusss…
    ayo,…
    aku semangati aja yak? hihi…

    Orin : Wedew, ayo ikutan jugaaa 😛

    Reply
  13. Asop

    Cepat tulis sebelum habis masa pemasukan naskah. 😆

    Orin : Ups, ketauan nih belom nulis satu pun qiqiqiqi

    Reply
  14. nh18

    Jujur …
    Saya rada sungkan untuk membebankan pembaca dengan syarat-syarat …
    Kemarin waktu saya buka kesempatan untuk menjadi penulis tamu di blog saya … saya berusaha untuk tidak merepotkan …

    Salam saya Orin

    Orin : Itu eiylekhan sekali Om 😉

    Reply
  15. Ade Truna

    baru tadi pagi mendpt ilmu menulis dr Ali Muakhir, pemegang rekor MURI dgn 350 produk buku… Beliau mengatakan…menulislah dgn tulus dan moody 🙂

    Orin : “Menulislah dengan tulus dan moody”? I like this much, kang Ade 😉

    Reply
  16. @brus

    orin susah bangetttt … 😉
    saya belum pernah mampu ikut ‘tulisan bersyarat … padahal ingin sangat … hikss … 🙁

    Orin : Ayo semangaaaat, kita coba sama2 Brus 😉

    Reply
  17. choirunnangim

    waduuuui… ikut 3 club…
    sebuah tawaran semestinya diambil..

    tapi kok sya malah belum..
    jadi malu sendiri..

    Orin : Saya juga baru sampai di ‘niat’ mas, realisasinya belum he he

    Reply
  18. monda

    Kalau tema kontesnya fiksi atau puisi pasti udah nyerah duluan deh. Yang lain bolehlah..tapi seringnya sih tertunda melulu sampai akhirnya pendaftaran ditutup

    Orin : Wahh.. Orin malah suka kalo fiksi Bun he he. Ups, jadi inget deadline giveaway nih huhuhu

    Reply
  19. Sugeng

    Baru beberapa saja sih aku ikut sebuah hajatan sahabat bloggerm, kalau dihitung jari tangan sebelah msih sisa. Tapi menurutku yang paling susah adalah ikut ceperlai Bang Aswi. Karena dibatasi oleh karakter huruf yang cuma 150, padahal kalau nulis komenter di blog sahabat bisa lebih dari itu.
    Jadinya aku harus mengedit sana-sini agar bisa memenuhi syarat tersebut 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Orin : Sama kok Mas, aku jg baru sedikit, tapi lagi seneng jadi banci kontes hihihi. Iya ya, cerpelai itu lumayan sulit 🙂

    Reply
  20. hanif mahaldy

    enaknya lagi tuh, ada hadiahnya bagi tulisan bersyarat. hehe.

    Orin : Tapi ‘syarat’nya harus menang dulu mas heuheuheu

    Reply
  21. husin

    jangankan menulis…menikah juga ada syaratnya kan ya…? wakkkaa rada gak nyambung ya….

    Orin : hahaha…. betul sekali mas Husin 😉

    Reply
  22. Lyliana Thia

    hihihi… semoga tambah semangat menulisnya Tante Oriiin 😀

    Orin : Ups, blm nulis cerita buat Vania niiih huhuhuhu

    Reply
  23. Prima

    hahahahahha…. aku punya dikit tips, Lihat dulu peserta lain, setelah ada bayangan, kemudian mulai berkreasi sendiri… hiihihihihih… *sok iye banget sih prim

    Orin : Tapi keren jg tipsnya Prim, aku ikutin ah hihihihi

    Reply
  24. Kakaakin

    Hah? 3?
    Yang mana ajah? *banci kontes*
    kamu duluan ya… ntar aku nyontek link-nya
    hehehe…

    Orin : Haiyaa…justru aku pengen nyontek Kaka lhooo hihihihi

    Reply
  25. Fahrie Sadah

    Tulis tulis tulis….

    Orin : tulis..

    Reply
  26. lozz akbar

    nurut saya itu tema ibarta tali kekang dan deadline ibarat cambuk agar pedati kita bisa berjalan.. hiyahahaha sok berfilosofi diriku
    Orin : Eits… mas Lozz berbakat jadi filsuf berarti hohoho

    Reply
  27. 'Ne

    hehe bener Teh, ada susahnya tapi juga ada mudahnya..
    yang jelas kalo ikutan jadi ada postingan, dan ada kemungkinan dapet hadiah 😆

    Orin : Ehem… yg pernah dapet hadiah.. *ngiri dot com*

    Reply
  28. Pakde Cholik

    Saya juga sedang belajar mbuat tulisan bersyarat nich nduk. Makanya lagi rajin nyari dan ikut kontes/lomba menulis.
    Semakin sering kita menulis akan semakin bagus tulisan kita lho.

    Sukses yaa

    Salam hangat dari Surabaya

    Orin : Sepakat Pak Dhe, semakin sering menulis, semoga semakin berkualitas tulisannya ya 🙂

    Reply
  29. bintangtimur

    Sekarang udah selesai belum tulisannya?
    Saya juga baru ikutan nulis posting yang ada kisi-kisinya, weits, rasanya memang beda… 😉

    Orin : baru selesai satu Bu hihihi… rival nih kita *wink…wink…*

    Reply
  30. Susan Noerina

    Yup, gw juga jadi banci kontes untuk nambah jam terbang Say. yah itung2 untuk mengasah ketajaman penulisan kita lah 🙂

    So, menang ga menang yang penting eksis hehehe

    Orin : Iyaa…kalo udh banyak ikutan kontes, siapa tau bisa terbang beneran ya Teh..*lho?* hihihihi

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: