Rindrianie's Blog

Uang oh Uang…

Warning : Postingan tentang curhat yang tidak penting


Kenapa ya, uang itu selalu berpotensi membawa masalah? 🙁

Cerita berawal saat sidang skripsi beberapa waktu lalu itu. Kami bertiga patungan membelikan makan siang dan snack untuk para penguji. Saya kebagian tugas mengurus snack, seorang teman -sebut saja A- yang memesankan makan siang, sementara teman satu lagi -si B- akan bertugas mencari kado untuk ibu dosen pembimbing kami itu nanti.

Singkat cerita, saya membeli si snack itu memakai uang saya terlebih dulu.  Begitu kami bertemu, masing-masing menyerahkan uang patungan, dan kemudian A pun membayar pesanan makan siang yang baru datang kemudian dengan uang tersebut. Nah, ternyata uangnya berlebihan. Tapi karena sedang rusuh, terlupakan lah sementara soal uang sisa yang entah milik siapa itu. Uang ini disimpan B. Jumlahnya tidak banyak, hanya Rp. 54.000 saja.

Beberapa hari kemudian, B pun menanyakan kembali pada saya dan A (kami berkomunikasi melalui email), milik siapa kira-kira uang tersebut, karena B merasa sangat yakin tidak ada uang miliknya di sana. Setelah saya ingat kembali, ternyata saya tetap menyerahkan uang patungan tanpa dikurangi dulu jumlah uang yang sudah saya bayarkan untuk pembelian snack, jumlahnya sama dengan uang sisa tersebut. Sementara A bilang, uang sisa itu pasti uangnya karena beliau ingat sempat menukar uang 100 ribu-an dengan 50.000-an dari uang patungan itu, tapi baru terambil 50.000 saja, jadi yang 50.000 uang dia, dan yang 4.000 mungkin uang saya.

Tapi, baik saya maupun A sama-sama tidak ingat persis, walaupun memiliki keyakinan yang sama bahwa uang tersebut adalah milik kami. Pagi ini, bercanda saya katakan “yowis kita bagi dua aja” semacam itulah, tapi ternyata pernyataan itu telah membuat A marah, yang kemudian membalas email dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat yang kurang pantas, dan meminta B untuk memberikan saja si uang itu ke anak yatim.

Duh, saya merasa sedih sekaligus marah. Bukan, bukan karena uang itu tidak kembali pada saya dan akhirnya disedekahkan, tapi karena telah rusaknya hubungan baik saya dengan A hanya karena uang 54.000 itu. Ya, saya menyesal sekali sudah mengatakan bahwa mungkin uang itu adalah hak saya, padahal mungkin saja saya memang salah ingat. Kalaupun iya uang tersebut milik saya, kenapa sih tidak langsung diikhlaskan saja dari awal? Walaupun tidak bisa dipungkiri, saya juga tersinggung dengan pernyataan-pernyataan negatif A.

Yahh…bukan penyesalan namanya kalau bisa dirasakan di awal. Pengingat bagi diri ini untuk lebih berhati-hati di kemudian hari. Dan semoga saya bisa meminta maaf sekaligus memaafkan A, sehingga kami berdua bisa berteman baik lagi seperti sedia kala.


Nah, curhat selesai hehehe. Berhati-hatilahterhadap uang ya teman ^^

And, Happy Thursday ya 😉

0 Comments

  1. Lidya

    curhat diterima, silahkan kembali ke tempat 🙂
    oops jangan marah juga ya Orin.
    bahasa lisan dan email kadang suka ditafsirkan beda ya

    Orin : hehehe…nuhun Teh udah membaca curhatannya. Iya sih, tapi tadi beneran kesel lho baca emailnya, iiiihh…jd pgn minum *hlo?* hihihi

    Reply
  2. Cahya

    Itu bumbu sebuah hubungan, dinikmati saja untuk saat ini :).

    Orin : Bumbu yg sedikit pahit Bli 🙁 tapi memang harus dinikmati ya ^^ Semangats..

    Reply
  3. monda

    memang ada kok yang sensitif kalau omong2 duit gitu Rin,
    mudahan sih cuma emosi sesaat aaj, dan baikan lagi..mumpung bulan puasa nih

    Orin : Aamiin…mudah2an begitu ya Bun 🙁

    Reply
  4. Sofyan

    hehehe,,,,saya juga pernah mengalami kejadian seperti itu juga Kak..tapi akhirnya bisa akur lagi setelah ada yang mengalah dan menjelaskan semuanya….

    Orin : Mudah2an nanti aku jg akur lg ya Sof..

    Reply
  5. Dhymalk DhykTa

    curhat nih ye..hehe
    kita memang kudu mesti saling memahami, keadaan seperti diatas biasa terjadi didunia persahabatan, tetapi hrs saling memberi pengertian agar ukhuwah ttp tersambung

    Orin : hihihi….iya nih curhat, maafkan ya 😀 Aamiin…semoga saja msh tetap bisa bersahabat^^

    Reply
  6. Belajar Photoshop

    itulah manusia klau udah berhadapan sama yg namanya uang 🙁
    saiia sendiri gag bisa komeng gmn2 takut ngelawan kenyataan yg biasa saiia hadapi ;(

    Happy Thursday juga dee klu gitu 🙂

    Orin : Itu nominalnya baru sedikit, gimana kalo banyak ya, hiks..
    hehe…met hari kamiiiis 😉

    Reply
  7. Asop

    Aneh deh, pas Mbak bilang dibagi dua aja, kenapa si A marah ya? ❓
    Kalo si A memang berjiwa besar, setidaknya dia bakal menanggapi perkataan Mbak dengan santai dan candaan, bahkan dia bisa saja mengikhlaskannya. 😐
    Tak usah sampai merusak hubungan pertemanan begitu. 🙁

    Orin : Itulah Sop, wajar kan kalo aku merasa tersinggung *membela diri*, coz kesannya aku yg kepengen uang, pdhl kan cuma mencoba memperjuangkan hakku aja *halah*. Eniwey, emang ujian buatku kok ^^

    Reply
  8. achoey el haris

    Uang bukan segalanya
    Tapi tetep kita butuh uang 😀

    http://elharis.blogdetik.com

    Orin : Sepakat kang ^^

    Reply
  9. melly

    Bener mba, uang bisa jd masalah.
    pengalamanku sendiri sih..karena uang keluargaku jd agak sedikit gak akur.
    karena uang aku pernah berselisih paham dengna kakakku
    karena uang sahabatku hampir dikeluarkan dr kerjaannya.
    karena itu salah paham soal uang bersama.
    duh

    Orin : Begitulah Mel, harus ekstra hati2 terhadap masalah satu ini ya…

    Reply
  10. si.tukang.nyampah

    uang emang nggak ada temennya…saya jg ilang temen 1 gara2 uang (yg sebenernya bukan uang dia juga). nggak nyesel sih…tapi ya, jadi pelajaran aja.

    Orin : Iya ya, tidak perlu disesali, diambil pelajarannya aj..

    Reply
  11. mechta

    mungkin sedang sama-sama sensi, Rin… Yah, semoga dengan berlalunya waktu, akan terjalin kembali silaturahmi itu dengan lebih baik…

    Orin : Iya ya Auntie…diriku msh belum sepenuhnya bisa menaham marah nih ternyata >_<

    Reply
  12. Mabruri Sirampog

    makanya bun, saya sangat berhati-hati sekali bila suatu persahabatan yang sudah terjalin, trs suatu waktu permasalahan menjurus pada masalah finansial…
    Takutnya ya itu, takut merusak hubungan bila tidak sama2 berjiwa besar..

    Alhamdulillah tetep ada bun dari peristiwa itu, bisa jadi pelajaran untuk bisa lebih hati-hati lagi ke depannya.

    Orin : Betul Mab, betul2 harus berhati-hati jika sudah menyangkut ke masalah finansial..mudah2an ga terjadi lagi besok2 mah Aamiin..

    Reply
  13. niQue

    saya juga pernah mengalaminya, dan ingat, jika sekarang sudah menyesalinya, lain kali jangan kejadian lagi 🙂

    dulu saya pernah ada kejadian kurang lebih seperti yang orin alami, tapi setelah itu belajar, biar gimanapun klo masalah uang, mengalah aja, rugi ratusan smp juta juga ya udahlah, demi persahabatan, tapiakhirnya putus juga persahabatan di antara kami, tapi setidaknya bukan karena uang, jadi lebih tenang 🙂

    Orin : Iya Kak, pdhl biasanya Orin bisa melupakan piutang teman2 yg nominalnya jauuuuh lebih besar dari peristiwa ini, entah knp kali ini kok ngotot bgt si uang itu punyaku, hiks.. Aamiin, semoga ga terjadi lg.

    Reply
  14. anny

    hehe Orin jadi inget lagunya Nicky Astria jaman baheula 😀

    Orin : Iya ya Teh, itu lagunya Nicky Astria zaman baheula, baru ngeh hihihhi

    Reply
  15. hilsya

    waduuh…
    ya udah didengerin aja si eneng lagi curhat.. sama ini mah, perkara bahasa tulisan nu sok ngaririweuh..

    sekarang dah lega kan?
    udah minum es buah..hehe

    Orin : Iya ya Teh, bahasa tulisan soh ngaririweuh >_< hehehe…skrg mah udh normal lag 😉

    Reply
  16. edratna

    Hal yang berkaitan dengan uang sebaiknya memang dicatat dengan rapih..dan biasakan juga ada bon pembelian sebagai bukti. Dengan catatan yang rapih akan memudahkan jika ada kekurangan atau kelebihan.

    Uang, berapapun besarnya bisa menimbulkan masalah, dan merenggangkan hubungan baik antara saudara atau teman. Mudah-mudah an nanti kembali akur lagi sama teman-temannya.

    Orin : Terima kasih nasehatnya Bu… betul2 menjadi pelajaran bagi saya nih. Aamiin…InsyaALLAH nanti akan kembali baik^^

    Reply
  17. situsonline dofollow

    Namanya aja duit…! alias uang…!tanpa uang tau apa yang terjadi…?

    Orin : Harus ekstra hati2 ya 🙂

    Reply
  18. ded

    Usahakan Mb, bisa baikan lagi. Alangkah indahnya jika uang bisa mempersatukan kita, jangan sebaliknya…..Semoga berhasil

    Orin : Aamiin…InsyaALLAH ya Da, harusnya sih bisa baik lg lah ya, karena lg sama2 sensi aja kyknya..

    Reply
  19. Masbro

    Hmm.. padahal sudah enak kan dibagi dua. Moga2 aja deh hubungan Mbak dengan temannya (si A) akhirnya baik baik saja..

    Orin : Aamiin…mudah2an begitu Masbro…terima kasih doa baiknya ya 😉

    Reply
  20. Erdien

    Uang memang salah satu “senjata” bagi kehancuran manusia di bumi ini 🙂

    Orin : jadi harus diperlukan dg ekstra hati2 ya Pak 😀

    Reply
  21. dede6699

    manisnya uang 🙂 heheee…
    Wah bisa jd bgini yah, smga bisa baikan lg dan berteman kmbali smanis dulu..hehee

    Orin : manisnya bisa jadi racun ternyata De hehehe… Aamiin, semoga membaik nanti 😉

    Reply
  22. giewahyudi

    Awalnya uang kan dicari untuk mengatasi masalah, kalau uang malah jadi masalah ya mbok dikasih ke saya aja, hehehe

    Orin : hahaha…yowis ta’ kasih ke mas Gie aja nanti uangnya :p

    Reply
  23. sichengger

    uang pada zaman sekarang adalah segala bagi sedikit orang
    namun bagaimana kita menyikapi semua itu
    namun dengan ini kita jdikan pengalaman yg sangat berharga
    kita harus beradaptasi dengan semua ini

    Orin : Aamiin…semoga kita (terutama saya) bisa belajar dari kejadian ini.

    Reply
  24. Ely Meyer

    semoga waktu akan merekatkan kembali pertemanan kalian ya 🙂

    Orin : Aamiin…semoga begitu 🙂

    Reply
  25. bunga

    Uang akan menbawa bencana kalo kita tidak pintar mengunakan nya..salam ya

    Orin : Betul, harus pintar-pintar mengelolanya ya ^^

    Reply
  26. bundadontworry

    dalam berteman memang selalu ada aja bumbu2 yg kayak gini Rin
    jadi, gak usah terlalu dipikirin lah……… 🙂
    dinikmati aja yaaa……
    salam

    Orin : hihihi…iya ya Bun, siap…dinikmati aja 😉

    Reply
  27. arman

    emang kalo udah masalah uang dan teman, sebaiknya kita lebih merelakan uangnya saja lah, daripada merusak hubungan pertemanan. 😀

    biasa kalo gua patungan apa2 ama temen, kalo ada sisa gak pernah dibagikan lagi. pokoknya ada sisa selalu disumbangin aja. atau kalo lagi makan di restoran, ya sisanya ditambahin jadi tips aja. pokoknya jangan pernah sisa patungan mau diitung2 lagi. 😀

    Orin : Iya mas Arman, makanya sempet nyesel knp ga disumbangin aj ya dr awal? Ada2 ajah nih emang hehehe

    Reply
  28. lovetiffa

    bentar lg khan idul fitri, saling meminta maaf sj, Orin.

    Orin : Iya Tif, pastinya ya ^^

    Reply
  29. kettyhusnia

    yap, harta memang bisa memporakporandakan semua yg telah indah mbak,.
    itulah mengapa sebuah keluarga bisa pecah hanya gara2 harta berupa uang..tetap semangat ya mbak, kudoakan semua masalahmu selesai dengan damai
    maaf baru berkunjung 🙂

    Orin : Aamiin…terima kasih doa baiknya mba ^^ Tak apa, dirimu pasti semakin sibuk bulan puasa begini ya mba 🙂

    Reply
  30. Dhenok

    uang mah sensitif banget ya mbak yin?? dhe juga kalo sudah menyangkut uang dan khalayak ramai lebih baik diem saja, daripada ntar ujung2nya ribet.. semoga segera ketemu dengan si A mbak, lebaran pas banget tuh untuk saling memaafkan.. 🙂

    Orin : Iya Dhe…repot bin rebet deh hehehe… Aamiin. InsyaALLAH segera baikan kok ^^

    Reply
  31. yatirachmat

    Waaaahhh….kalo soal uang paling sensitif lah. Bunda juga baru-baru ini punya pengalaman yang paling pahit dengan seorang teman baik (pr.). Maksud bunda ingin menolong dia coz dia dari kel. yang dibawah standard dan banyak anak. Modal dagang pun bergulir dari bunda. Tapi………..setelah 6 bulan berjalan, modal balik 1/10-nya pun gak sampe. Keuntungan? Boro-boro euy aya pembagian keuntungan tea. Riweuh geus lah ari masalah artos mah. Kalo milik bunda pasti kembali entah darimana datangnya, Allah pasti memberi ganti keikhlasan bunda.

    Orin : Begitulah Bun, memang ujian hidup ya. Terima kasih inspirasinya Bun, jadi ada nulis nih hehehe

    Reply
  32. Evan

    hahhaaa… kalo saya sama temen-temen suka bahasnya “saya punya utang gak ma kamu??” pasti saling tanya maklum kadang suka kecampur2.. tp bisa jadi itu jadi awalan yg tepat jg buat mengingatkan utang tmn kita sama kita.. coz setelah ditanya begitu pasti akan ditanya balik,, “kalo aku ada utang gak???”
    kalo ada ya tinggal bilang aja “ada sekian puluh ribu”…
    kan jadi enak tuh nagihnya, hehehee 😀

    Orin : Iya Van, kadang suka gitu jg, seringnya krn sama2 lupa yawda sama2 mengikhlaskan ya hihihihi

    Reply
    1. Evan

      hehee.. iya saling mengikhlaskan deh akhirnya 🙂

      Orin : Sebaiknya memang begitu ya Van 😉

      Reply
  33. @zizydmk

    Kalau sudah urunan ini itu memang suka lupa tadi pakai uang siapa dan siapa.
    Biasanya kalau saya dan teman-teman, kita urunan semua di awal, baru dibelanjakan. Sisanya dibagi lagi, rata.
    Yah memang yg namanya materi bisa merusakkan apa yang ada…. mudah2an bisa segera baikan lagi yaa…

    Orin : Harusnya begitu ya mba Zee, jd tertib 🙁 Iya mba, jd pelajaran buat saya..

    Reply
  34. Akhmad Muhaimin Azzet

    duh, ikut sedih jika gara-gara uang, hubungan menjadi “rusak”; semoga pengalaman berharga ini menjadikan kita lebih hati-hati lagi.

    Orin : Iya pak ustadz, sedih bgt 🙁 Betul, jadi pengalaman berharga bagi saya..

    Reply
  35. BunDit

    masalah uang memang sensitif, saya juga pernah mengalaminya dengan temen kos saya dl hehehe. Emang harus hati2 ya mbak 🙂

    Orin : Iya Bun, ekstra hati2 he he..

    Reply
  36. susisetya

    kata ibu saya masalah uang meskipun seperak suka jadi masalah besar, jadi kita memang harus hati-hati…. 🙂

    Orin : Iya mba Susi, harus ekstra hati2 ya ^^

    Reply
  37. Lyliana Thia

    Bukan cuma masalah uang sj yg sering jd spt ini yah Rin..
    Mudah2an hubungan dgn si A lekas membaik ya Rin, amin

    Orin : Iya sih mba, setiap pertemanan pasti adaaaa aj ujiannya ya 🙁

    Reply
  38. @brus

    Orinnn – karena 0h karena … ada uang abang sayang tak ada uang abang ditendang … 🙂

    Orin : kecian amat ci abang om @brus hahahaha

    Reply
  39. Ikkyu_san

    hmmm biasanya memang persahabatan menjadi retak gara-gara uang. Tapi untung dalam kasusku, aku tidka pernah mengingat bahwa pernah ada “transaksi uang” dalam setiap hubungan. Entah kalau pihak sananya. (karena biasanya kasus dipinjam uang)
    Karena trouble uang itu pasti akan sirna jika memang ada “cinta” di dalamnya.

    EM

    Orin : Hmm…msh blm ketemu lg sm si teman itu mba EM, mudah2an ada “cinta” jg nih di antara kita *halah*

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: