Rindrianie's Blog

Ujian

Ujian kali ini berupa “peringatan” keras seorang teman tentang artikel atau quote yang seringkali saya kirim atau forwardkan ke beliau. Isi dari peringatan tersebut kurang lebih beliau meminta saya berhenti mengirimi artikel/quote lagi kepadanya, bahwa beliau bisa mencari sendiri informasi-informasi tersebut, bahkan beliau mengatakan saya tidak perlu memikirkan -dalam arti teringat akan email beliau- dirinya dengan mengirimkan artikel/quote semacam itu.

Harus saya katakan, pilihan kata dan kalimat beliau cukup ‘keras’ walaupun masih termasuk santun, dan hal inilah yang mengagetkan saya, karena saya mengira selama ini aktivitas mengirimkan (atau mem-forward) sesuatu itu bermanfaat bagi teman-teman saya yang menerima. Dan yang lebih mengejutkan lagi, beliau bahkan ‘menuduh’ saya dengan mengatakan pada atasan kami, bahwa dengan aktivitas mengirimkan artikel tersebut otomatis saya tidak bekerja dengan baik, hiks 🙁

Demikianlah, ternyata niat baik saja masih jauh dari cukup. Cara dan metode yang tepat pun harus dipikirkan dengan baik. Dan dalam kasus ‘ujian’ saya ini, tidak semua target kebaikan kita, bisa menerima kebaikan tersebut. Waktu istirahat yang seringkali saya pakai untuk membrowsing semua artikel-artikel itu pun ternyata bisa saja menjadi sebuah fitnah (semoga saya tidak berlebihan menggunakan istilah ini he he).

Mengalami ujian seperti ini, terbayangkan oleh saya perjuangan Rasululloh SAW dulu, atau rasul atau nabi atau orang-orang yang menebar kebaikan, betapa tak terbayangkannya ujian yang beliau-beliau terima dalam proses tersebut ya. Peringatan keras sang teman saya ini tentunya merupakan hal sepele yang tidak ada artinya dibandingkan ujian-ujian para beliau itu, bukankah percobaan pembunuhan sekalipun seringkali menimpa mereka? Subhanalloh…

Anyway, walaupun terselip rasa kecil hati, saya mensyukuri peristiwa yang terjadi hari ini. Karena Beliau Sang Maha Cinta begitu menyayangi saya. Alhamdulillah..

Leave a Reply

%d bloggers like this: