Rindrianie's Blog

“What other people think of you is none of your business”

Begitulah salah satu twit dari Paulo Coelho -satu dari sekian penulis favorit saya- hari ini.

Twit ini mengingatkan saya saat kami -saya dan suami tersayang- melakukan perjalan ke Bandung akhir pekan lalu. Dalam sebuah angkot jurusan entah apa -kami sering nyasar dan salah naik angkot hehehe- yang kosong, seperti biasa ada 2 orang pengamen yang mendatangi angkot kami. Penumpang angkot hanyalah kami berdua di bagian belakang, dan seorang mbak lain di depan sebelah pak Supir.

Saya bahkan lupa para pengamen itu menyanyikan lagu apa, yang jelas saya memberikan uang seribu rupiah, yang diterima dengan sumringah oleh mereka. Dan, sesaat sebelum angkot kami melaju karena lampu lalu lintas telah berganti hijau, salah satu dari mereka berkata begini :

“Hatur nuhun Teteh, semoga pacarannya langgeng.”

Omaigat, hanya karena kami saling berpegangan tangan (ya iyalaaah, masa pegangan hidung! hihhihihi), kami ‘dicurigai’ sedang berpacaran?? ckckckck…

Pada saat itu, saya lumayan ‘rusuh’ karena statement tersebut. Dalam arti, sedikit tidak terima dianggap pacaran, kami sudah menikah lho, begitu kurang lebih maksud hati saya. Tetapi suami saya malah tertawa-tawa dan meng-Amin-i pernyataan si abang tukang ngamen.

Kembali ke Twit Om Coelho di atas, kurang lebih suami saya pun berkata sama, bahwa kita tidak perlu lah memusingkan apa yang dikatakan orang lain terhadap kita, cuek aja. Yang walaupun masih tetap bete, saya bisa menerima nasehat tersebut.

Tidak terbayangkan ya, jika saya selalu terpengaruh oleh apa yang orang lain katakan terhadap saya. Saya akan sibuk oleh sesuatu yang tidak penting seperti itu. Toh semua orang bebas berkata apa saja terhadap siapa saja tentang apa saja, bukan? Dan kita -saya maksudnya- pun bebas-bebas saja untuk ‘menulikan’ telinga dan menganggapnya sebagai angin lalu yang sekedar ‘numpang’ lewat. Sepanjang yang saya lakukan benar, tidak merugikan orang lain, atau melanggar hukum, sabodo teuing (baca : bodo amat :P) dengan semua komentar orang-orang lain itu.

Persis seperti yang dinasehatkan Om Coelho 🙂

  • Photo note : Seorang kakek -yang (sepertinya) tidak akan memperdulikan apa kata orang- bersantai menonton lalu lalang kendaraan di jalan Pulogadung-Bekasi.

Leave a Reply

%d bloggers like this: